My Girl #8

my-girl

My Girl

Author : elship

Main Cast :

Kim Myungsoo (L)

Bae Suzy

Cast :

Choi Sulli (Jinri)

Kang Jiyoung

Jung Soojung (Krystal)

Kim Jongin (Kai)

Oh Sehun

Choi Minho

Genre : romance

Type : Chaptered

Disclaimer : Tokoh utama dan tokoh lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Namun untuk semua cerita, karakter, setting, alur, adalah milik author sepenuhnya.

Annyeonghaseyo ^^ myungzy shipper mana nih? Aku author freelance di sini, dan ff ini adalah ff pertamaku, lagi belajar jadi author hehe, sekiranya mohon maklumi jika typo bertebaran dan ceritanya membosankan. Tapi aku akan berusaha kok untuk membuat cerita yang lebih bagus J . jangan lupa RCL ne, kalau kalian mau kritik juga gak apa, apapun deh yang penting abis baca langsung di comment ne J Suzy pov Sudah sebulan sejak kejadian itu. Aku masih belum percaya Myungsoo oppa membentakku, dia bahkan mengeluarkan kata-kata yang kasar kepadaku. Aku memang tau dia membenciku dan walaupun aku sudah berusaha untuk membencinya, hatiku seakan menolaknya. Sejak kejadian itu aku jadi jarang melihatnya, sesekali aku berpas-pasan dengannya namun aku masih takut untuk menegurnya setiap melihat wajahnya aku jadi teringat dengan kejadian itu. Oppa ottokhae? aku merindukanmu. “Suzy-ah, kenapa kau melamun?” Suara Krystal membuyarkan lamunanku. “ah, ani Krystal-ah, aku hanya berpikir” Jawabku. “geure?” Tanya Krystal dan aku hanya mengangguk sambil tersenyum. Istirahat kali ini kenapa aku merasa malas ke kantin yah? Aku lebih memilih untuk naik ke atas atap gedung ini.mungkin di sana aku bisa melepaskan bebanku selama sebulan belakangan ini. Aku berjalan menaiki tangga, membuka pintu dihadapanku. Saat pintu terbuka angin yang berhembus membuat wajahku menjadi sejuk. Aku bardiri di ujung atap dan menatap sekeliling, huaa hatiku terasa lebih rileks di sini. Author pov Seorang namja yang sedang tertidur di dalam sebuah ruangan tiba-tiba terbangun karena dia jatuh ke lantai. “auch, appo” Ringis namja itu. Namja yang tadi terbangun akibat terjatuh itu mencoba untuk mengatupkan matanya lagi namun ia malah tak bisa tertidur. “aishh, aku lebih baik ke kantin saja, siapa tau Minho mau mentraktirku” Gumam namja itu, kemudian keluar dari ruangan tersebut. Namun langkahnya terhenti saat melihat seorang yeoja yang sedang tertidur pulas sambil duduk bersandar di dinding. “aigo, aku kira cuma aku yang mengantuk, teernyata ada orang lain juga ckck” Namja itu berdecak memperhatikan yeoja yang sedang tidur tadi, namun matanya menyipit saat melihat wajah yeoja tersebut. “Suzy” Lirihnya. Dia berjalan ke arah Suzy perlahan agar tak membangunkannya kemudian dia berjongkok duduk dihadapan Suzy. “Suzy-ah, mianhae” Ucapnya seraya mengecup singkat bibir Suzy. “ini mungkin karmaku karena dulu telah membencimu, sekarang aku malah tidak ingin membiarkanmu merasakan kesakitan. Kenapa dulu aku sangat membenci yeoja ini?” Batin namja itu. Namja itu kemudian berdiri dan berbalik hendak untuk meninggalakan tempat tersebut tapi langkahnya terhenti saat ada yang menahan tangannya. “oppa..” Lirih Suzy. Tubuh namja itu menegang saat mendengar suara Suzy, saat ini dia masih belum merasa pantas untuk berhadapan langsung dengan Suzy. “Myungsoo oppa…kajima” Ucap Suzy yang sukses membuat Myungsoo tersontak kaget dia menoleh ke belakang melihat Suzy sudah berdiri menahan tangannya dengan mata yang tertutup rapat. “Suzy-ah, mianhae. Oppa tak bermaksud membentakmu, oppa hanya kehilangan kendali, mianhae Suzy-ah mianhe..” Myungsoo melihat wajah Suzy sangat ketakutan dan dirasakannya tangan Suzy menggenggam erat tangannya. Myungsoo yang sudah tak tahan melihat wajah ketakutan Suzy berniat untuk melepaskan genggaman Suzy, namun Suzy tak mau melepasnya. “oppa kajima, jebal” Lirih Suzy. “aku takut oppa” Lanjut Suzy dengan mata yang masih tertutup. “ara Suzy-ah, oppa tau kau takut. Maka dari itu oppa harus pergi. Setelah kejadian itu kau tau kenapa oppa meghindarimu? Ya, karena sejak kejadian itu setiap kau bertemu oppa kau selalu ketakutan Suzy-ah. Jebal ne, lepaskan tanganmu, oppa akan pergi supaya kau tak takut lagi” Ucap Myungsoo halus. “ani oppa, aku takut bukan karena oppa. Aku takut karena kalau oppa meninggalkanku disini, kau tak akan kembali lagi oppa. Aku takut kau tak kembali padaku oppa” Lirih Suzy yang disertai dengan buliran-buliran bening yang sudah membasahi pipinya. Mendengar perkataan Suzy Myungsoo diam tak bergeming, dia seolah dihantam ribuan jarum di kepalanya. Dia tak bisa mencerna baik perkataan Suzy. Setelah beberapa menit Myungsoo mencoba untuk memahami perkataan Suzy, dia kemudian maju mendekati Suzy dan merengkuh wajahnya. “Suzy-ah, buka matamu” Ucap Myungsoo sambil mengangkat wajah Suzy untuk menghadap ke wajahnya. Perlahan Suzy membuka matanya, dilihatnya dua bola mata indah yang selama ini ia rindukan. “oppa..” Gumam Suzy. “Suzy-ah, mianhae, oppa berjanji mulai sekarang oppa tak akan membentakmu ne. Oppa tak akan berteriak dihadapanmu, oppa juga tak akan meninggalkanmu, arasso?” Ucap Myungsoo tegas. “ne oppa, keunde kau tidak perlu meminta maaf lagi padaku oppa” Balas Suzy dengan senyumannya. “memangnya kenapa Suzy-ah? Aku memang salah” “ani, walaupun kau salah kau tak boleh meminta maaf padaku, karena aku tak suka orang-orang yang aku sukai meminta maaf padaku” Jawab Suzy. “aniyo, kau jangan meminta maaf kepadanya. Dia tak suka orang-orang yang dia suKai meminta maaf kepadanya, sebesar apapun kesalahannya”  ucapan Kai kemudian terlintas dipikiran Myungsoo. “ah geure? Jadi kaumenyukaiku?” Tanya Myungsoo dengan senyuman nakalnya. “geuromyeon, sekarang orang yang aku sukai bukan hanya Sehun, Kai, Sulli, dan Krystal. Namun, aku juga menyukaimu, Jiyoung eonni dan Minho oppa” Jawab Suzy sambil tersenyum lebar. “jinjja? berarti kau hanya sekedar menyukaiku tak lebih?” Tanya Myungsoo dengan raut wajah kecewa. “ani, manhi…aku sangat menyukaimu oppa, bukan sekedar meny…hmpphh” Kata Suzy lantang namun terpotong saat Myungsoo melumat bibir Suzy. Suzy awalnya meronta, namun Myungsoo tak bergeming dari tempatnya tetap melumat bibir mungilnya. Myungsoo mengeratkan tangannya yang entah kapan sudah bertengger manis di pinggang Suzy. Kemudian tangan yang satunya dia pindahkan dari pipi Suzy beralih ke tengkuk Suzy dan menekannya untuk memperdalam ciumannya. Suzy hanya diam melihat perilaku Myungsoo yang beda dari biasanya, bahkan ciumannya kali ini jauh lebih bernafsu dari ciuman pertamanya, Myungsoo yang kesal karena Suzy tak kunjung membalas ciumannya kemudian mengigit bibir bawah Suzy dan Suzypun membuka mulutnya, mau tak mau Suzy membalas ciuman Myungsoo. Berbeda dari sebelumnya, ciuman mereka kali ini tak memperlihatkan tanda-tanda akan berhenti. Suzy maupun Myungsoo tak berniat untuk melepaskan ciuman mereka, mereka masih sangat menikmatinya. ~KRINGGGGG KRINGGGG Tiba-tiba sebuah ponsel yang berbunyi membuat ciuman mereka terhenti, Myungsoo meraba sakunya, namun tak ada yang bergetar. “haiisshhh,, siapa itu menganggu saja” Dengus Myungsoo yang melihat Suzy mengangkat teleponnya. “oh, oppa wae?” Tanya Suzy. “…” “hah, jinjja? oppa, aku tak menyangka kau bisa mengucapkan kata-kata itu juga kepadaku” Ucap Suzy terharu. “…” “arasso oppa, kau memang yang terbaik. Aku tak menyangka kalau perasaan itu terbalas juga. Kau harus mentraktirku yah” Ucap Suzy sambil mematikan handphonenya. “nugu?”  Tanya Myungsoo. “Minho oppa” Jawab Suzy sambil menarika tangan Myungsoo dan kemudian keluar dari atap. “wae? Kita mau kemana?” Tanya Myungsoo lagi. “ke kantin oppa, hari ini Minho oppa akan mentraktir kita sepuasnya” Jawab Suzy. “memangnya ada acara apa?” “sekarang ini Minho oppa sedang bahagia karena telah mengutarakan isi hatinya yeoja yang dicintainya, dan yeoja yang dicintainya barusan mendapatkan berita bahwa perasaannya selama setahun ini terbalaskan” Ucap Suzy. Myungsoo yang mendengar Suzy tiba-tiba berhenti dan melepaskan tangannya “oppa, kenapa kau berhenti, kita harus bergegas, sebelum Kai menghabiskan makanan di kantin. Palli” Teriak Suzy kemudian menarik tangan Myungsoo lagi, Myungsoo hanya diam mengikuti Suzy. ___ Dari kejauhan terlihat sepasang kekasih yang sedang berjalan menghampiri sahabat-sahabatnya di kantin. “Minho opaaaa” Pekik Suzy saat melihat keberadaan Minho sambil melambaikan tangannya, Minho mebalasnya dengan senyum. “oppa aku lapar” Ucap Krystal sambil bergelayut manja di lengan Minho saat sampai di meja sahabat-sahabatnya. “ya! Jung Soojung, apa yang kau lakukan, menjauh dari namja itu” Pekik Kai. “waeyo? Kenapa aku harus menjauh dari namjaku?” Ucap Krystal yang berhasil membuat semua orang di meja tersebut melotot ke arahnya kecuali satu orang yang hanya cengengesan. “mwo? Namjamu? Hei sadarlah, mungkin kau terlalu lama bermain bersamanya jadi kau sampai lupa namjamu yang sebenarnya” Pekik Sehun sambil berdiri. “aniyo, aku tak lupa. Kalian memang namjaku, tapi itu dulu. Sekarang namjaku satu-satunya hanya Minho oppa, ya kan oppa?” Kata Krystal sambil tersenyum manja ke arah Minho. “ne, sekarang Krystal sudah menjadi yeojaku, jadi kalian tak perlu repot-repot lagi menjaganya, karena aku yang akan menjaganya mulai sekarang dan seterusnya, arasso?” Ucap Minho tegas sambil mencubit pipi Krystal. Myungsoo yang mendengar itu kaget membulatkan matanya tak percaya yang terjadi. “apa ini? Bukankah Minho menyuKai Suzy? Tapi sekarang kenapa dia bersama Krystal?” Batin Myungsoo. “ya, oppa kau harus mentraktirku. Kau sudah janji” Ucap Suzy. “arasso, pesanlah apa yang ingin kau makan” Jawab Minho. “assa” “oppa, kau mematahkan hatiku. Kau meninggalkanku dan lebih memilih soojung..hikss” Ucap Sulli. “anio, Sulli-ah, oppa tak meninggalkanmu, kau masih bisa menjadi dongsaeng oppa seperti Suzy” Ucap Minho sambil mengelus rambut Sulli. “jinjja? arasso. Kalau begitu kau juga harus mentraktirku karena kau sudah mengambil sahabatku, dan kau juga sudah membuat separuh jiwa dari namja-namja ini hilang, hahah” Canda Sulli. “arasso” Myungsoo yang sedari tadi terdiam memperhatikan Suzy yang makan sambil tertawa bahagia, apa yang dipikirkan yeoja ini. “Suzy-ah, kenapa kau kelihatan bahagia sekali? Padahal yang jadian kan bukan kau” Ucap Jiyoung. “ani eonni, aku bahagia karena akhirnya ada juga namja yang akan menjaga uri Krystal. Diantara kami bertiga Krystallah yang paling manja, bahkan dialah yang paling susah untuk Kai dan Sehun atur, namun dengan namja tegas dan lembut seperti Minho oppa aku yakin Krystal akan tetap aman. Jadi aku bahagia sekali” Jawab Suzy. “jinjja, aku pikir kau bahagia karena ada Myungsoo” Balas Jiyoung. Mendengar itu  Suzy langsung tersedak dan Sehun dengan cepat memberikan minumnya”ya, kalau makan hati-hati, ada loh orang yang mati saat sedang tersedak” Ucap Sehun. “mian” Kata Suzy, kemudian melihat Myungsoo yang juga sedang melihatnya, Suzy kemudian tersenyum ke arah Myungsoo dan melanjutkan makannya. ~DRRRTTTT DRRRTTTT From : myung-oppa To : Suzy Ikut aku! Suzy membuka pesannya kemudian mendongakkan kepalanya melihat Myungsoo sudah berjalan meninggalkan kantin. “ah, chamkan, aku ke toilet dulu” Izin Suzy, dan di beri anggukan oleh Kai dan Sehun. Dia berjalan mengikuti Myungsoo ke taman belakang sekolah “waeyo oppa” Tanya Suzy. “Waeyo? Kau sedang bercanda denganku eoh?” Pekik Myungsoo kepada Suzy, namun dia tak berhadapan dengan Suzy dia membelakanginya. “maksud oppa? Aku tidak mengerti” Tanya Suzy bingung. “kau taukan Minho menyukaimu, terus kenapa dia bersama Krystal sekarang? Bukankah kau juga menyukainya?” Myungsoo kemudian meninggikan suaranya karena kesal. “op..oppa…kau mengetahuinya?” Ucap Suzy bergetar. “tentu saja aku mengetahuinya, bahkan sebelum mengatakannya padamu dia sudah memberitahuku itu. Dan aku berpikir kau dan dia..” Jawab Myungsoo namun ucapannya terpotong akibat suara Suzy yang sedang terbahak-bahak. “oppa….kau lucu sekali, sebelumnya kau mengira aku bersama Sehun, sekarang bersama Minho oppa. Hahaha, apa kau sedang cemburu eoh?” Suzy tidak dapat menahan tawanya akibat ulah Myungsoo yang menurutnya sangat kekanak-kanakan itu. “mwo? Kau…ya! kau menertawaiku eoh” Myungsoo berbalik dan kemudian memicingkan matanya kesal ke arah Suzy. “mianhae oppa, keunde kau sangat lucu. Ini bahkan sudah yang kedua kalinya kau salah paham denganku. Pikiranmu memang sangat pendek” Ucap Suzy di sela-sela tawanya. “neo…” Perkataan Myungsoo tertahan melihat tangan Suzy yang meraih tangannya. “oppa, apa kau mau tau suatu rahasia?” Tanya Suzy menatap intens mata Myungsoo. “eoh..” Myungsoo hanya menganggukkan kepalanya. “aku, aku entah sejak kapan…aku rasa aku menyukaimu oppa…ah, ani Aku rasa aku sudah jatuh cinta kepadamu saat aku melihatmu bermain piano saat itu, namun aku baru menyadari beberapa hari setelahnya. Dan saat malam di villa itu, aku menyadari bahwa aku sangat sangat sangat mencintaimu a-ku men-cin-ta-i-mu” Jelas Suzy panjang lebar dengan memelankan suaranya diakhir kalimat. Mata Myungsoo membulat tidak percaya dengan apa yang sudah didengarnya “MWO!!! Kau..kau.. apa??” Tanya Myungsoo memastikan bahwa yang didengarnya itu bukanlah sebuah kesalahan. “aishh, oppa apa kau tuli? Aku sudah menjelaskannya panjang lebar” Suzy menghentakkan kakinya kesal. “aku mungkin salah dengar Suzy-ah, bisakah kau mengulangnya?” Ucap Myungsoo dengan wajah memelas. “aniyo. Aku tidak akan mengulangnya, siapa suruh kau tidak mendengarkanku dengan baik” Gerutu Suzy kemudian berbalik dan meninggalkan Myungsoo sendiri. “ya! Bae Suzy, kenapa kau pergi eoh, katakanlah sekali lagi. Aku hanya ingin memastikannya, ya! Ya! Suzy……!!!” Teriak Myungsoo melihat Suzy meninggalkannya. Sesaat wajah Myungsoo berubah menjadi bahagia, kedua sudut bibirnya terangkat ke atas membuat lengkungan. “gomawo Suzy-a” Batin Myungsoo. ___ “Jiyoung-ah, kapan kau akan menyusul kami?” Tanya Minho. “menyusul? Maksudmu?” Jiyoung bertanya balik. “astaga eonni, kau jangan berpura-pura. Maksuda Minho oppa kapan kau akan meresmikan hubunganmu dengan Sehun?”  Ucap Krystal lantang. Sehun yang mendengar itu langsung tersedak dan wajah keduanyapun memerah. “ya! Apa yang kau katakan Krystal-ah” Pekik Sehun. “ah, aniyo. Kami tak seperti itu” Tambah Jiyoung. Semua yang melihat tingkah Jiyoung dan Sehun hanya tertawa. ___ “Kai-ah, sekarang kita sudah kehilangan satu yeoja kita ottokhae?” Ucap Sehun. “tenang saja kita masih mempunyai dua” Balas Kai. “eoh, yobeoseyo Myungsoo oppa” Pekik Suzy mengangkat telepon dari Myungsoo.   “…”   “ah, aku sudah makan oppa, kalau oppa?”   “…” “kayaknya kita harus mencari yang baru Kai-ah” Ucap Sehun. “ani, kau saja yang cari, aku masih ada Sulli kok. Aku tak mungkin membagi Sulli kepadamu juga” Ucap Kai menjulurkan lidahnya ke arah Sehun. “aishhh jinjja. aku mau mencari ke mana?” Gerutu Sehun frustasi. “gak usah jauh-jauh Sehun-ah. Ada Jiyoung noona, otte?” Kata Kai menepuk pundak Sehun kemudian berlalu meninggalkannya. “Jiyoung noona” Ucap Sehun sambil mengusap-usap dagunya sambil berpikir kemudian tersenyum penuh arti. “Sehun-ah, besok aku mau kencan sama Myungsoo oppa, kau bantu aku memilihkan bajuku ne” Ucap Suzy mengagetkan Sehun yang sedang melamun. “aishhh yeoja ini. Kan yang mau kencan kamu kenapa harus aku yang menyiapkannya. Shireo!” Gerutu Sehun kesal. “ya! Kenapa kau tega sekali kepadaku eoh? Ayolah Sehun-ah ne ne” Manja Suzy dengan menunjukkan puppyeyesnya. Kalau Suzy sudah begini Sehun tak bisa menolak lagi apapun alasannya. “huh, baiklah aku akan menyiapkannya. Dasar.” Gerutu Sehun. “assa! Gomawo Sehun ne” Ucap Suzy sambil memeluk Sehun dari belakang. ___ “mian oppa..” Ucap seorang yeoja saat dia menginjakkan kakinya ke Lotte World. “gwenchana Suzy-ah” Namja itu mendesah pelan melihat siapa yang berada di samping Suzy. “cah, kita bermain apa pertama?” Namja yang sedari tadi berdiri di samping Suzy itu terlihat sangat antusias, Sehun. “Suzy, kita naik itu yah” Pekik Sehun girang saat melihat roller coaster yang berada di depannya. “call, oppa ayo….” Suzy yang tak kalah girang menarik tangan namjanya itu untuk mengikutinya, sementara namja yang ditarik tangannya itu hanya mengikuti Suzy dengan muka masam, ini bukanlah kencan yang dia harapkan. “uwaaaaaaahhhhhhhhh” Teriakan Sehun dan Suzy memenuhi area tersebut, mereka terlihat sangat bahagia. “Myungsoo oppa, gwenchana?” Tanya Suzy saat turun dari permainan, dia melihat muka Myungsoo yang masam. “ne gwenchan Suzy-ah” Ucap Myungsoo dengan senyum yang dipaksakan. Myungsoo pov Huh, kenapa bocah itu mengikuti kami ke sini? Aku kan mau berdua saja dengan Suzy. “yebeoseyo..” Aku mendapat ide agar bocah itu tidak menggangguku. “…” “kau ke Lotte World sekarang ne, bantulah aku” Ucapku memelas pada chinguku ini, yah semoga saja dia bisa membantuku. “…” “geure? Gomawo, cepatlah kemari ne. Oh ya kalau kau sudah sampai kau jangan bilang-bilang aku yang menyuruhmu ne” Ucapku mengakhiri panggilanku. Haha, Oh Sehun seentar lagi kau tidak akan menggangguku. Author pov “Myungsoo….” Pekik seorang yeoja yang berada tak jauh dari Myungsoo. “oh, Jiyoung-ah kau di sini?” Tanya Myungsoo dengan wajah bingung, sebenarnya sih itu cuma akting. “ne, aku hanya ingin bermain di sini, tidak disangka-sangka aku bertemu kalian” Ucap Jiyoung melihat Suzy yang berada di samping Myungsoo. “oh, Jiyoung noona, kau di sini?” Sehun yang baru saja dari toilet kaget melihat Jiyoung bersama Myungsoo dan Suzy. “ah ne Sehun-ah. Aku pikir tadinya hanya Myungsoo dan Suzy saja yang ada, ternyata kau ikut mereka juga yah?” Tanya Jiyoung. “hmm, Jiyoung-ah kau ikut bersama kami saja ne” Ajak Myungsoo, Suzy hanya mengangguk sambil tersenyum ke arah Jiyoung. Sudah banyak permainan yang empat orang ini naiki. Dan sampai sekarangpun tidak ada tanda-tanda dari mereka lelah. “Noona, kita masuk ke rumah hantu ne” Pekik Sehun saat mereka berjalan melewati rumah hantu. “baiklah, aku juga sudah lama tidak masuk ke dalam rumah hantu” Setuju Jiyoung. “Suzy…” Sehun berbalik ingin mengajak Suzy juga, namun di belakangnya sudah tidak ada orang. “eoh? Suzy ke mana?” Tanya Sehun bingung. “Sehun-ah, ayo kita masuk” Jiyoung yang kelihatannya sudah tak sabar ingin sekalio masuk menarik-narik lengan Sehun. “chamkan noona, Suzy dan Myungsoo hyung menghilang”Ucap Sehun dengan wajah polosnya, Jiyoung yang menyadari itu berbalik ke arah Sehun seraya tersenyum lembut. “biarkan saja mereka Sehun-ah, mereka butuh waktu berdua” Ucap Jiyoung. “keunde…” “sudahlah Sehun-ah, kau jangan memikirkan mereka, Myungsoo dan Suzy akan baik-baik saja, kajja kita masuk saja” Jiyoung memotong perkataan Sehun dan menariknya masuk ke rumah hantu. “geure, kajja” Ucap Sehun mengikuti Jiyoung. ___ “oppa, apa tidak apa-apa kita meninggalkan Sehun?” Tanya Suzy dengan wajah khawatir. Suzy dan Myungsoo sekarang sedang duduk-duduk di kursi taman yang berada di Lotte World, di tempat itu sangat jarang ada yang datangi. “gwenchana, lagipula ada Jiyoung yang menemani Sehun” Ucap Myungsoo. “keunde…” “aku hanya ingin berduaan denganmu Suzy-ah” Sebelum Suzy melanjutkan perkataannya Myungsoo langsung saja memotongnya sambil menoleh ke Suzy dan melemparkan senyumnya. Selama beberapa menit mereka duduk, hanya keheningan yang mengelilingi mereka. Sekarang Suzy dan Myungsoo sudah berduaan sesuai dengna harapan mereka, tapi sedari tadi mereka berdua malah tenggelam dengan pikiran mereka masing-masing. Suzy pov “Suzy-ah kau harus menanyakannya, apapun alasannya. Kau harus mengetahunya mengapa dia melakukannya, sekarang dia mengatakan bahwa dia menyukaimu. Jangan sampai kejadian yang waktu itu terulang” Perkataan Krystal sedari tadi memenuhi pikiranku. Aku tidak tau harus menanyakannya sama Myungsoo oppa atau tidak. Aku ingin sekali mengetahui alasannya, yah walaupun aku tau alasannya itu karena di membenciku. Tapi aku berharap bahwa yang aku pikirkan itu tidak benar. Aku takut mengetahui kenyataan bahwa Myungsoo oppa memang membenciku saat itu. Aku harus bertanya, yah. Aku sudah berjanji kepada Krystal untuk menanyakannya, dan apapun jawabannya aku harus menerimanya. “oppa…” “Suzy-ah…” Myungsoo pov Wae? Mengapa aku merasa canggung sekali bersamanya? Sebelumnya saat berdua dengan Suzy aku merasa baik-baik saja, tapi kenapa sekarang aku merasa aneh. Apa yang dipikirkan Suzy sampai-sampai sedari tadi dia tidak berbicara? Bukankah ini yang aku inginkan, berdua dengannya. Tapi aku tidak menginginkan keheningan ini. Kai-ah, aku harus apa? Aku benar-benar tidak tau mau melakukan apa disaat-saat seperti ini. Kai…tunggu aku jadi ingat sesuatu. _FLASHBACK ON_ “Hyung, kau tau ini apa?” kai berjalan ke arahku sambil memegang sebuah botol kecil. Aku menegang melihatnya, itu… “mak…maksudmu….i..tuu” Tanyaku terbata-bata. “Hyung! Ini yang membuat suara Suzy serak saat festival waktu itukan? Dan kau tau maksudku menyanyakanmu tentang ini” Kai terlihat sangat serius, apa dia mengetahuinya. “itu…” Aku masih belum bisa membuka mulutku, ada apa dengan diriku ini. Kenapa bisa kehilangan nyali begini, apa susahnya mengatakannya. “Myungsoo hyung! Apa kau tidak bisa bicara eoh? Eku bertanya kepadamu kau mengetahui botol ini kan?” Pekik Kai, aku tersentak kaget, karena seumur-umur baru pertama kali in aku melihat Kai semarah ini. “ne…mianhae Kai-ah hyung…” Aku mengaku saja, toh sudah tebongkar. Aku akan meminta maaf kepada mereka semua. “Hyung, kenapa kau melakukannya? Apa kau segitu membenci Suzy eoh? Dan sekarang, mengapa sekarang kau malah mengatakan kalau kau menyukainya? Apa itu hanya rencanamu saja” Kai menarik kerah bajuku, aku melihat sorot matanya yang tajam. Ya Tuhan mengapa masalahnya bisa sebesar ini, aku tau setelah ini apa yang akan Kai lakukan. “aniyo, saat itu aku memang membencinya Kai-ah, namun sekarang tidak. Aku menyukainya, ani aku mencintainya. Kau taukan aku tidak mungkin berbohong kepadamu” Aku menatap intens mata Kai yang berapi-api, seolah mengatakan bahwa semua yang aku katakan itu benar adanya. “kau percaya padaku kan?” Lanjutku melihat Kai tidak bersuara. “aku mungkin bisa saja percaya padamu hyung. Tapi aku tidak tau Suzy, apa dia percaya dengan yang kau katakan ini atau tidak” Ucap Kai lesuh, sekarang dia sudah melepaskan cengkramannya di kerah bajuku. “gomawo Kai-ah kau sudah mempercayaiku. Aku benar-benar tidak tau mengapa aku melakukan itu dulu. Aku akan mengatakannya dan meminta maaf kepadanya” Ucapku. “katakanlah secepatnya hyung, dan kau harus meyakinkannya” Jawab Kai seraya berlalu dari hadapanku. _FLASHBACK END_ Yaha, aku harus mengatakannya. Aku harus meyakinkannya, aku tidak mau kehilangan Suzy, aku sudah terlanjur mencintainya. “oppa…” “Suzy-ah…” Author pov “oppa…” “Suzy-ah…” Ucap Suzy dan Myungsoo berbarengan, mereka menoleh satu sama lain. “eoh, ada apa Suzy-ah?” tanya Myungsoo. “kau duluan saja oppa” Suzy menyuruh Myungsoo untuk berbicara duluan. “mianhae Suzy-ah” Myungsoo tertunduk lemah saat mengatakan itu. “waeyo oppa?” Tanya Suzy bingung. “mianhae, aku tidak bermaksud melakukannya. Saat festival seni itu aku…” Perkataan Myungsoo tiba-tiba terhenti saat Myungsoo mendengar Suzy bersuara. “arra oppa..” Jawab Suzy lemah. “ne?” Myungsoo mendongakkan kepalanya melihat Suzy. “aku sudah mengetahuinya oppa. Kau yang melakukannya” Ucap Suzy bergetar. “Suzy-ah, mianhae” Ucap Myungsoo merengkuh wajah Suzy. “waeyo? Wae…kenapa kau melakukannya oppa? Apa karena kau membenciku?” Tanyha Suzy lantang dengan mata yang sudah berkaca-kaca. “mian Suzy-ah” Myungsoo hanya mengeluarkan kata-kata yang sama. “oppa, jawab pertanyaanku. Berhentilah berkata maaf” Ucap Suzy tegas. “Suzy-ah, hanya saat itu. Tapi tidak sekarang, sekarang aku sangat mencintaimu Suzy-ah. Kau percaya padaku kan?” Ucap Myungsoo dengan mata sayunya, Suzy yang mendengar perkataan Myungsoo kaget dan langsung berdiri membelakangi Myungsoo. Air mata yang sedari tadi ia tahan sekarang terjun bebas keluar dari mata indahnya. “Suzy-ah…” Panggil Myungsoo. “oppa..kau membenciku eoh? Apa saat itu aku sangat keterlaluan kepadamu sampai-sampai kau sebenci itu kepadaku. Sekarang apa kau masih membenciku?” Tanya Suzy disela-sela tangisnya. Myungsoo mendengar suara Suzy menangis, dia kemudian berjalan ke depan Suzy, dia mengangkat wajah Suzy agar dia bisa menatapnya. “tatap mataku Suzy-a, aku sudah mengatakannya tadi, itu dulu sekarang aku mencintaimu. Aku memang terlalu bodoh Suzy-ah karena membencimu saat itu, aku berjanji aku tidak akan melakukannya, aku tidak akan meninggalkanmu, percayalah.” Myungsoo berusaha meyakinkan Suzy untuk mempercayainya. “keunde, bagaimana aku bisa percaya kepadamu? Mungkin saja sekarang kau melakukannya sama seperti saat kau mengajakku untuk tampil bersamamu” Tanya Suzy ragu, dia masih saja mengeluarkan air mata. “percayalah Suzy-ah, kali ini aku tulus-tulus mengatakannya. Jangan menangis lagi ne, aku tidak suka melihatmu menangis” Ucap Myungsoo sambil mengusap air mata Suzy, kemudian menarik Suzy ke dalam dekapannya. Suzy sedari tadi hanya diam saja di peluk oleh Myungsoo tanpa membalas pelukannya, sekarang otaknya sedang tidak bekerja dengan maksimal. Dia masih bingung dengan Myungsoo. Dia harus mempercayai pikirannya yang mengatakan bahwa Myungsoo masih membencinya atau hatinya yang mengatakan bahwa Myungsoo benar-benar mencintainya. Drrrttt drrtttt~ Keheningan terpecah saat handphone Myungsoo berdering. “eoh, Jiyoung-ah wae?” “…” “arasso, kami akan segera ke sana” Ucap Myungsoo memutuskan panggilannya. “kajja, kita pergi makan. Sehun dan jiyoung sudah menunggu kita” Ucap Myungsoo setelah menaruh handphonenya ke dalam saku. Suzy mengangguk lemah, seraya berjalan mengikuti Myungsoo. Sedari tadi Myungsoo tidak melepaskan genggaman tangannya, dia seolah-olah takut kalau dia melepasnya Suzy tidak akan pernah kembali. “kalian darimana saja?” Tanay Sehun saat Myungsoo dan Suzy duduk dihadapannya. namun mereka berdua hanya diam tidak menjawab pertanyaan Suzy. “eoh, Suzy-ah, kau habis menangis? Matamu kenapa?” Tanya Sehun sambil mengusap pelan mata Suzy. “gwenchana Sehun-ah. Aku lapar” Jawab Suzy sambil melepaskan tangan Sehun dari wajahnya. “baiklah, kau mau pesan apa?” Tanya Sehun. “apa saja” Jawab Suzy lemah. Di dalam sebuah cafe hanya bunyi garpu dan piring yang saling bertemu memenuhi tempat tersebut. Sama halnya di suatu sudut cafe tersebut terlihat tiga anak muda sedang menikmati makanannya, namun hanya satu yang sedari tadi tidak memakan makanannya. “Suzy-ah, kenapa kau tidak makan?” Yeoja yang berada dihadapan Suzy melihat Suzy sedari tadi belum memasukkan sesendok makanan ke dalam mulutnya. “Suzy-ah appo?” Myungsoo meletakkan punggung tangannya ke dahi Suzy. “aniyo” Jawab Suzy pelan. “Suzy-ah, waeyo? Gwenchana?” Sehun yang sudah berada di samping Suzy bertanya dengan wajah yang panik. “aku mau pulang Sehun-ah” Kata Suzy, tanpa memperdulikan Myungsoo yang sedari tadi khawatir dengannya. “baiklah ayo kita pulang” Sehun berdiri membawa Suzy pulang. “noona, hyung kami pulang dulu. Mungkin Suzy tidak enak badan” Pamit Sehun. “Myung-ah, wae?” Yeoja tadi melihat eksperis Myungsoo yang sangat berbeda. “aniyo, Jiyoung-ah. Habiskan makananmu setelah itu kita pulang juga” Jawab Myungsoo pelan. Jiyoung mengetahui bahwa terjadi sesuatu antara Suzy dan Myungsoo, namun dia tidak ingin bertanya lebih lanjut sebelum Myungsoo yang menceritakan sendiri kepadanya. ___ Suzy pov Drrrtttt drrtttt~ Ini sudah kesekian kalinya Myungsoo oppa menelponku, ini juga kesekian kalinya aku tidak mengangkatnya. Aku ingin sekali mendengar suaranya tetapi aku tidak bisa, aku masih takut kalau ternyata dia masih membenciku. Ottokhae? “eoh, Kai” Aku melihat handphoneku yang bergetar lagi setelah tadi sempat berhenti. “yeoboseyo” Ucapku mengangkat telepon dari Kai. “Suzy-ah…gwenchana?”   “mm, gwenchana wae?” Kenapa Kai tiba-tiba bertanya seprti itu? Apa ada hubungannya dengan Myungsoo oppa. “jinjja? tapi sepertinya Myungsoo hyung tidak baik-baik saja”   “eoh, itu…..” Apa yang harus aku katakan kepada Kai? “apa hyung sudah mengatakannnya?”   “ah, ne” “terus kau…apa kau mempercayainya?”   “ne, ah ani…ah mollaa” Aku tidak tau Kai-ah apa harus aku mempercayainya atau tidak, aku tidak mau kalau dia hanya bermain-main saja denganku. Aku sudah terlanjur mencintainya. “ya! Paboya. Kenapa kau tidak mempercayainya? Apa kau tidak mencintainya eoh?” “aku…aku muencintainya Kai-ah, keunde…mianhae aku tidak ingin mengingat masalah ini dulu, aku ingin istirahat Kai-ah” Walaupun aku jelaskan pasti kai tidak akan mengerti. “baiklah, besok kau harus berbicara kepadaku, jalja”   “ne, neodo jalja” Author pov “hyung, sudahlah, kau jangan jadi kalut seperti ini” Kai mengambil botol soju dari tangan hyungnya. Entah ini sudah botol keberapa hyungnya itu teguk, sejak pulang ke rumah tadi dia tidak berbicara apapun malah langsung mengambil beberapa botol soju di lemari es da meneguknya tanpa jeda. “Suzy…dia tidak mempercayaiku Jongin-ah” Ucap Myungsoo dengan keadaan setengah sadar. “hyung…” “aku memang bodoh Jongin-ah, aku bodoh telah menyakitinya saat itu, sekarang aku sangat mencintainya dan dia malah tidak mempercayainya” “aniyo, dia akan percaya kepadamu hyung. Kau tidak usah khawatir” Ucap Kai tegas. “ani, dia tidak akan mempercayaiku lagi, dia membenciku” Sahut Myungsoo kemudian meneguk sojunya lagi. “dia mencintaimu juga hyung! dia hanya butuh waktu untuk menenangkan diri. Sudahlah hyung, kau jangan minum lagi!” Bentak Kai merebut paksa botol soju yang ada ditangan Myungsoo lagi. ___ TBC

Huaaaa….mianhae #bow bareng sehun&myungoppa. Baru bisa ngepost sekarang, jeongmal mianhae, sesuatu telah terjadi…author jadi bingung dengan lanjutannya gimana….tapi author udah usahain segini..kalo ada yg gak puas sama part ini mian yah J untuk nextnya author gak janji deh bakal post cepat seperti sebelumnya, karena semakin hari semakin menumpuk tugas kuliah author hiks #yahmalahcurhat😀 tapi author janji kok bakalan ngepostnya secepat author bisa, jadi yg sabar-sabar yah nunggunya😉 gomawooooo……

Ah satu lagi, buat yg gak sempat dibalas commentnya mian juga yah,author gak punya waktu buat buka wp beberapa hari ini, cuman hari ini ada kesempatan…author super sibuk J maklumi yah😉

Jangan lupa RCL J

73 responses to “My Girl #8

  1. Ceritanya tambah seru thor. Akhirnya suzy dan myungsoo dah bicara msalah di festival itu. Lagian myungsoo jga kterlaluan. Huuffttt
    Pantes aja suzy gak percaya ma dia. Skarang myungsoo dapet karma tuh.
    Tapi moga aja ntar mreka baikan lgi deh.
    Oia… Kok brantakan thor, gak ada spasinya. Ceritanya tambah seru, cuman paragrafnya aja yg gak ada spasinya.

    Like

  2. Daebak thor,hahahahaaa
    Myungsoo ksian,tpi gpp dy jg ud nyesal nglakuin suzy gto.
    Kekekkeee
    Next thor,bnr2 pnasaran.
    Enk jdi suzy,sllu aj ad sehun d smping,aq jg mao:(
    Hehehee
    Fighting!!!!!!

    Like

  3. mian bacanya marathon… baru komen di part ini
    suka ma kim siblings, black & white gitu, sama” yadong juga😀
    bahagianya g kebayang deh klo jdi suzy.. punya sehun ama kai yg siap menjaga & mengawasi dia, dan udah punya namjachingu ky myungsoo… dan ada minhoo pula, lengkap deh ya😉

    Like

  4. Syukurlah, akhir’a Myungsoo sadar.
    Yaah..tunggu apa lagi? MyungZy jadian aja sana, kan sama2 suka hehhe
    Myungsoo ayo yakin kan suzy, kalo myung bener2 cinta ma Suzy.

    Like

  5. kasiann suzy sampe syok gituu , suzy-ah kaju harus percaya sama myungsoo nee’-‘)/ sekarang dia udah gak benci sama kamu koo bahkan sebaliknya skrg dia sayang bgt tuh sama kamuu*okehh next part

    Like

  6. Myungsoo galau gara2 ulah sendiri..wkwk
    Suzy kali ini harus percaya sm myungsoo.. kasian myungsoo, dia udah jujur, ms msih g percaya..
    Hah,.

    Like

  7. Hahha kasian deh myungsoo :p hahha udh jahat sih sma suzy’a :p akhirnya kena resikonya kan :p

    Like

  8. Kasian ya myungppa.. gk dipercaya sma suzy eonni..
    Eonni.. percaya ya sma myungppa, kali ini dia bener” koq..😦 kasian oppa galau ampe segitunya…
    Next part thor..

    Like

  9. Syukurlah suzy telah mengetahuinya..
    Nah skrg nyeselkan myungsoo..
    Sudahlah, suzy hanya butuh waktu.. jdi jgn sedih ne oppa?^^
    Suzy kuharap kau bisa mempercayai soo oppa skli lagi :d

    Like

  10. Ahhh kok jadi complicate gini sihh !!!
    Ayolah suzy percaya aja sma 😧😨myung …
    Penasaran , lanjut baca aja deh hehe !!!

    Like

  11. yah alhasil myungsoo mabok2an 😔 mau gimana lagi?? tapi aku yakin pasti mereka akan selalu bersatu!! next part!! MyungZy jjang!! note: tapi gak bisa ngebayangin kalo myungsoo yang aasli kyk gitu juga,, wkwkwk

    Like

  12. Lagian salah myungsoo juga sih pake acara naruh obat sgla ke dlm minuman’a suzy dy jdi enggak percaya kan skarang ama myung, moga aja mereka cpt baikan deh thor,
    Fighting ne !!!

    Like

  13. Myungzy memang butuh waktu sendiri untuk menenangkan diri, tapi semoga ga lama2, pengen liat Myungzy jadian dan bahagia🙂

    Like

  14. apa mak (?) bilang myung, jangan mainin hati yeoja apalagi suzy.
    sekarang myungsoo di toel si karma kan/?
    *ms: tulung mak tulung/?* *mak: itu masalah lo nak/? /goyang dumang/?* /sensor
    duh suzy percaya lagi sama myungsoo gak ya? /mikir cakep/?
    mudah mudahan iya, ehh pasti iya lah!
    next part

    Like

  15. saat hubungan mereka udah baik lgi eh malah hubungan suzy sma myungsoo oppa renggang gra” kejadian yg dlu. moga mereka cepet baikan

    Like

  16. myung udh insyaf yeth.. kkk jgan mrah lg ma myung.. aigoo
    udah lama nemu ff ini tp krn jaringan q jd sebel mw komen gag bisa”. mupung on pc.. fighting

    Like

  17. Wahh tambah keren thorrr daebakkk
    Eoh semogaa menjalin sebuah hubungan harus saling mempercayaii
    Semogaaa dapat mempercayai omongan myungsoo opaa
    Lanjutaann thorrr love yoouu muaahh :*

    Like

  18. Bagus kalo suzy nggak percaya sama myung biar myung kesiksalah, selama ini myung yang nyiksa suzy (pas festival sama ngebentak) sekarang gantian myung kesiksa karna suzy yang nggak percaya dia haha. Entah kenapa rasanya seneng deh suzy deket dan bergantung banget sama sehun hah

    Like

  19. Waaahhhh wahhhh kok bisa jadi gini thor kasian myungsoo atau suzy yaaa ,, aaaa pokoknya aku ngk mau mereka bertengkar lagi thor

    Like

  20. Author.. aku sampe nangis loh ngebacanya. Sedihnya myungsoo dpt bgt.. daebak author.. Semoga Suzy bisa percaya kalau Myungsoo bnran cinta ma Suzy.. kasian mereka ber2..
    Kai.. Bantu mereka, ne?
    kkk..

    Like

COMMENT FOR WHAT YOU HAVE BEEN READ!!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s