My Girl #10

my-girl

My Girl #10

Author : elship

Main Cast :

Kim MyungSoo (L)

Bae Suzy

Cast :

Choi Sulli (Jinri)

Kang Jiyoung

Jung Soojung (Krystal)

Kim Jongin (Kai)

Oh Sehun

Choi Minho

Genre : romance

Type : Chaptered

Disclaimer : Tokoh utama dan tokoh lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Namun untuk semua cerita, karakter, setting, alur, adalah milik author sepenuhnya.

Annyeonghaseyo ^^ myungzy shipper mana nih? Aku author di sini, dan ff ini adalah ff pertamaku, lagi belajar jadi author hehe, sekiranya mohon maklumi jika typo bertebaran dan ceritanya membosankan. Tapi aku akan berusaha kok untuk membuat cerita yang lebih bagus J . jangan lupa RCL ne, kalau kalian mau kritik juga gak apa, apapun deh yang penting abis baca langsung di comment ne J

___

“Suzy-ah, kau harus cepat-cepat 15 menit lagi kita berangkat” Nyonya Bae yang sedari tadi sudah berpakaian rapi dan sedikit polesan diwajah cantiknya itu terlihat sedang menunggu anak semata wayangnya yang sampai sekarang belum keluar juga dari kamarnya itu.

“ne omma tunggu sebentar” Sahut Suzy dari dalam kamar.

“ah, ottokhae? apa aku harus kabur saja? Bagaimana ini?” Batin Suzy.

Drrrrtttt drrrrttt~

“yeoboseo” Suzy mengangkat handphonenya yang berdering.

“Suzy-ah eoddi?”

 

“aku di rumah. Kai ottokhae? hari ini aku akan bertemu dengan pria yang dijodohkan denganku. Aku tidak mau, apa aku lari saja?” Suzy kelihatan sangat gelisah.

“tidak usah Suzy-ah. Kalau kau lari ommamu akan sedih, apa kau mau melihat ommamu sedih?”

 

“aniyo” Ucap Suzy menggeleng-gelengkan kepalanya.

“maka dari itu, hari ini saja kau turuti kata ommamu, setelah kau melihat calonmu itu baru kau memutuskannya. Aku akan mendukung apapun keputusanmu Suzy-ah”

 

“gomawo Kai-ah. Kalau begitu aku bersiap-siap dulu” Suzy menutup sambungan teleponnya dan segera memakai dress selutut yang telah dipilihan oleh ommanya.

Hari ini Suzy terlihat sangat cantik dari hari-hari biasanya, dress berwarna putih selututnya dengan bagian punggung yang agak terbuka membuat kesan sexy namun terlihat lebih pure. Rambutnya yang dibiarkan tergeraidan make-up naturalnya menambah kecantikan yeoja itu di malam ini.

Nyonya Bae dan Suzy sekarang sedang dalam perjalanan menuju tempat pertemuan keluarga mereka dan keluarga yang akan dijodohkan dengan Suzy.

“omma, kapan mereka akan datang?” Seorang namja yang duduk berhadapan dengan ibunya terlihat sangat tidak sabar menanti kedatangan orang-orang yang sedari tadi ia tunggu.

“sabarlah aegi, mereka masih dalam perjalanan. Kau akan bertemu dengannya sebentar lagi” Ucap wanita paruh baya itu dengan seulas senyum di wajahnya.

“oh, anakku kau sungguh tidak sabaran. Bukankah beberapa hari yang lalu kau mati-matian menolak perjodohan ini? Bahkan kau sampai mengurung diri, apa yang membuatmu berubah eoh?” Cerca ayah namja itu dengan seringainya kepada anaknya.

“kalau dari awal aku tau bahwa Bae Suzy yang akan dijodohkan denganku, aku tidak akan bersusah payah menolak perjodohan ini” Ucap namja itu santai, kedua sudut bibirnya terangkat menatap selembar foto yang dari kemarin dia terus memandangnya.

Sementara Nyanya Bae dan Suzy baru saja turun dari mobil mereka, mereka memasuki lobi hotel tempat mereka bertemu. Kedua keluarge tersebut lebih memilih bertemudi hotel daripada rumah masing-masing atau di sebuah restoran mewah, karena menurut mereka pertemuan ini adalah pertemuan pribadi dan agar kedua anak mereka bisa dapat mengakrabkan diri secara langsung ditempat mereka bertemu nantinya.

Lantai 20 adalah tujuan Nyonya Bae dan Suzy saat ini, mereka berada di dalam lift yang isinya hanya mereka berdua.

“huh, kenapa tempatnya jauh sekali” Gerutu Suzy.

“sabarlah chagi, sebentar lagi kita sampai” Ucap Nyonya Bae mengelus punggung anaknya itu.

Suzy hanya mempoutkan bibirnya, sedaritadi dia terus menerus menekuk wajahnya sebenarnya dia sangat malas untuk menghadiri pertemuan yang menurutnya tidak penting ini, namun karena Kai yang sudah membujuknya dan apalagi ommanya yang sudah bermohon untuk ikut dia jadi terpaksa datang ke tempat ini.

Perlahan pintu sebuah kamar terbuka menampakkan dua orang wanita yang kira-kira dilihat dari wajahnya umurnya tidak beda jauh, namun pada kenyataan mereka adalah seorang ibu dan anak.

“eoh, itu mereka datang” Wanita paruh baya yang sedang duduk tadi melihat ke arah ointu dan mendapatkan tamu yang sedari tadi mereka tunggu akhirnya tiba.

“annyeonghaseyo, maaf kami terlambat” Ucap Nyonya Bae sopan kepada tiga orang dihadapannya itu. Dia memberi kode kepada Suzy untuk mendekat kepadanya.

“ini anak saya, Bae Suzy. Suzy-ah beri salam” Lanjut Nyonya Bae saat Suzy berada didekatnya. Suzy membungkukkan badannya dan memberi salam kepada kedua orang tua yang ada didepannya itu.

“anyyeonghaseyo, choneun Bae Suzy imnida” Ucap Suzy sopan.

“aigoo, kau tumbuh dengan baik Suzy-ah” Ucap lelaki kekar yang berdiri dihadapannya itu.

“aegi-ah, sapalah calon istrimu ini” Wanita tadi menyuruh anaknya untuk berdiri dan menyapa tamu mereka dengan sopan.

Namja itu berdiri dan membalikkan badannya untuk memberi salam, karena dia sedari tadi hanya duduk membelakangi Nyonya Bae dan Suzy.

“annyeonghaseyo, choneun…” Suara namja itu terpotong saat terdenganr pekikan dari Suzy.

“omo! Oppa…….” Suzy memekik melihat wajah namja yang dihadapannya itu, matanya mebulat tak percaya melihat namja itu ada di sini.

“Suzy-ah…” Namja itu tersenyum melihat Suzy, sementara Suzy hanya mematung ditempatnya berdiri sekarang.

___

“Kai-ah, hari ini pertemuan Suzy dengan calon suaminya itukan?” Tanya yeoja imut berambut pendek yang duduk disamping Kai.

“eoh” Balas Kai.

“menurutmu apa Suzy akan menerima perjodohan ini? Teru bagaimana dengan Myungsoo oppa?” Tanya yeoja itu lagi.

“Sulli-ah, kau tidak usah mengkhawatirkan Suzy” Ucap Kai mengusap pelan pipi Sulli, sementara Sulli hanya tertunduk malu dengan wajahnya yang merona.

“tentu saja aku harus khawatir, bagaimanapun juga dia akan menikah dengan orang asing. Apa kau rela memberikannya kepada namja yang tidak kau kenal eoh? Bagaimana kalau Suzy menerimanya?” Cerocos Sulli menutupi kegugupannya akibat ulah Kai.

“memangnya kenapa kalau dia menerimanya? Bukankah itu bagus?” Ucap Kai, Sulli hanya bingung dengan ucapan Kai yang menurutnya aneh itu.

“jadi yang berpikir bahwa dia akan menerimanya? Kau tau darimana eoh?”

“tentu saja Suzy akan menerima perjodohan ini, dia pasti akan menyesal kalau tidak menerimanya” Ucap Kai dengan senyuman penuh arti sementara Sulli dibuat tambah bingung dengan ucapan aneh Kai itu.

___

“jadi kalian sudah saling kenal?” Tanya Nyinya Bae kepada Suzy, namun Suzy seakan tidak ada dalam ruangan itu dia masih shock dengan apa yang ada dihadapannya saat ini.

“ne omonim. Dia adalah hoobaeku di kampus. Dia juga sahabat Kai” Ucap namja itu.

“Kai? Kau mengenal Kai, Myungsoo-ssi?” Tanya Nyonya Bae heran.

“dia anak kedua kami Hyorin-ah”

“mwo? Jadi Kai itu anak kalian juga? Aigoo Kim Yura, ternyata selama ini anak kita berteman dengan baik yah” Ucap Nyonya Bae kepada Nyonya Kim.

“tentu saja, mungin kita terlalu sibuk sampai-sampai tidak mengetahui hal penting seperti ini” Ucap tuan Kim membalas perkataan Nyonya Bae.

“Suzy-ah, kenapa sedari tadi kau diam saja?” Nyonya Kim membuka suaranya saat melihat Suzy hanya menunduk dan mengatupkan bibirnya rapat-rapat.

Myungsoo, yang duduk disamping Suzy menoleh ke arah Suzy melihat Suzy hanya duduk mematung ditempatnya.

“Suzy-ah” Sahut omma Suzy.

“ah ne?” Suzy yang merasa dipanggil mendongakkan kepalanya meliahat ommanya yang memanggilnya.

“kau kenapa?” Tanya ommanya.

“aniyo omma, aku ke toilet dulu. Permisi” Izin Suzy kepada semua orang.

“kau tak ke toilet huh?” Suara berat yang muncul dari belakang Suzy membuatnya tersentak kaget, suara yang beberapa hari ini ia rindukan, namun dia tidak tau apa ia harus menjawab pertanyaan dari orang yang mengeluarkan suara itu atau tidak.

“Suzy-ah..” Myungsoo berjalan mendekati Suzy yang berdiri di depan balkon hotel itu, namun Suzy tidak menyahut sama sekali.

“kau terlihat cantik malam ini” Ucap Myungsoo dengan senyum yang lebar menatap Suzy.

“Suzy, kau masih belum mempercayaiku eoh?” Hening, hanya suara hembusan angin yang menerpa wajah cantik Suzy yang terdengar sesaat setelah Myungsoo melemparkan pertanyaan itu.

“kau tau? Saat aku mengetahui bahwa wanita itu adalah kau, aku sangat bahagia. Mungkin inilah cara agar kau bisa memaafkanku dan mempercayaiku lagi, dan mungkin inilah satu-satunya cara agar aku bisa bersamamu lagi. Suzy-ah, aku mohon maafkanlah aku dan sekali saja beri aku kesempatan, aku akan membuktikan kalau aku benar-benar tulus mencintaimu” Perlahan air mata Myungsoo keluar dari mata tajamnya itu, entah mengapa buliran-buliran bening itu memaksa untuk keluar saat Myungsoo memohon kepada Suzy.

“Suzy-ah, mianhae” Myungsoo yang pertahanannya roboh jatuh berlutut dihadapan Suzy, Myungsoo tidak tau apa lagi yang harus ia lakukan untuk meyakinkan Suzy, hanya ini satu-satunya cara yang terlintas dibenaknya saat ini.

“oppa” Suzy tersentak kaget melihat Myungsoo yang tadinya berdiri disampingnya sekarang malah berlutut dihadapannya.

“Suzy-ah, beritahu aku apa yang harus aku lakukan agar kau mempercayaiku. Apa aku harus melompat dari gedung ini agar kau bisa mempercayaiku eoh?” Tanya Myungsoo dengan suara tercekat.

“oppa…mianhae” Ucap Suzy merengkuh Myungsoo dan membuatnya berdiri.

“kita mulai dari awal lagi”

___

Pagi yang cerah membuat suasana hati penghuni salah satu rumah di sebuah kompeks perumahan mewah itu juga cerah.

“omma, pagi” Ucap yeoja cantik yang sudah berdandan rapi kepada ommanya yang sedang memasak sarapan pagi di dapur dengan riang.

“eoh, Suzy-ah..tidak biasanya kau bagun sepagi ini” Nyonya Bae kaget melihat perubahan drastis anaknya yang satu ini. Pasalnya anaknya itu tidak akan bangun jika tidak ada yang membangunkannya, namun pagi ini sungguh aneh, dia malah bangun lebih cepat dari orang yang biasa menjadi wekernya.

“omonim, aku data…omo! ya Bae Suzy!” Seorang namja yang baru saja memasuki dapur rumah itu berniat memberi salam kepada nyonya Bae dibuat kaget bukan main oleh kehadiran Suzy saat itu di meja makan.

“eoh, Sehun-ah. Pagi” Sapa Suzy menunjukkan eyesmilenya pada Sehun.

“apa yang terjadi padamu eoh? Kau sakit? Kenapa kau bangun sepagi ini?” Ucap Sehun memegang dahi Suzy, namun suhunya satndar standar saja.

“ya! Kenapa aku harus sakit eoh? Apa salahnya kalau aku bangun pagi? Aku bangun telat kalian mengomeliku, aku bangun pagi kau mengira aku sakit. Huh, apa kau mau aku tidak bangung-bangun eoh?” Jelas Suzy sambil mempoutkan bibirnya.

“aigoo, masih pagi-pagi sudah marah. Mian mian, aku hanya kaget melihatmu bangun sepagi ini” Ucap Sehun mencubit kedua pipi bulat Suzy sambil terkikik, Suzy malah makin mempoutkan bibirnya.

“hahhaha, aku makin ingin mencubit pipimu kalau kau begitu” Tawa Sehun menggema didalam dapur rumah Suzy.

“ya! Oh Sehun!” Pekik Suzy.

“Krystal!” Suzy melihat Krystal yang baru saja masuk ke dalam kampusnya memekik girang.

“eoh, Suzy-ah. Huaaa apa kau salah makan eoh? Tidak biasanya kau datang jam segini” Sahut Krystal saat menoleh dan mendapatkan Suzy.

“Sehun-ah, semalam dia makan apa eoh?” Lanjut Krystal bertanya pada Sehun yang daritadi hanya diam berdiri disamping Suzy.

“ya! Kalian berdua sama saja, huh memangnya apa salahnya aku tidak terlambat” Gerutu Suzy.

“arasso, aku hanya bercanda. Malahan bagus kalau kau sudah tidak terlambat lagikan” Ucap Krystal menggandeng lengan Suzy.

“ne, ayo kita masuk” Jawab Suzy dengan girang.

“ckck, dasar yeoja” Gumam Sehun menggeleng-gelengkan kepalanya menatap kedua sahabatnya itu berjalan di depannya.

“Sulli-ah, Kai kalian sudah datang?” Tanya Sehun yang baru saja masuk ke dalam kelasnya.

“ah, ne tadi pagi Kai menjemputku” Jawab Sulli malu-malu.

“ya! Kim Jongin, kau punya waktu menjemput Sulli dan tidak menjemputku eoh? Rumahku dan rumahmukan hanya berbeda beberapa rumah, kenapa kau tidak menjemputku juga” Pekik Krystal.

“hoh, kenapa aku harus menjemputmu eoh. Suruh saja Minho oppamu sana, bukankah dia yang namjachingumu” Balas Kai.

“haisshh, dasar kenapa kau membawa-bawa minho oppa eoh? Rumahnya kan jauh dari rumahku jadi tidak sempat menjemputku kalau pagi” Ucap Krystal kesal.

“siapa suruh rumahnya jauh” Ucap Kai menjulurkan lidahnya ke Krystal.

“ya! KIM JONGIN!” Suzy yang baru saja masuk ke dalam ruang kelasnya langsung meneriakkan nama Kai dengan lantang, membuat para siswa yang ada dalam ruangan itu menoleh kearahnya, tak terkecuali keempat sahabatnya itu.

“aishhh, mati aku” Gumam Kai.

“Ya! Neo, berani-beraninya membodohiku eoh! Kau tau betapa kagetnya aku semalam, neo! Kau akan mati hari ini KIM JONGIN!” Suzy berjalan cepat ke arah Kai dengan mengepalkan kedua tangannya sementara Kai sudah bersiap-siap akan lari.

“Suzy-ah, mian. Aku tidak bermaksud, ini permintaan hyung, mianhae” Ucap Kai ketakutan.

“tidak ada alasan Jongin-ah!”

~PLAAK

Jitakan keras mendarat mulus di atas kepala Kai “auchh, sejak kapan jitakanmu jadi sekeras ini eoh” Ringis Kai kesakitan.

“sejak kau membodohiku!” Pekik Suzy dengan tatapan membunuhnya.

“ya! Kalian ada masalah apa eoh?” Tanya Sehun yang sudah tak tahan dengan kebingungan yang ia rasakan, Sulli dan Krystal menatap Kai meminta penjelasan atas kejadian tadi.

“arra arra, aku akan memberitahukan kalian” Ucap Kai.

“sebaiknya begitu” Serempak ketiga orang yang kebingungan tadi Sehun, Sulli, dan Krystal memekik keras.

“kalian taukan kalau Suzy dijodohkan oleh orang tuanya” Tanya Kai, dan ketiga orang yang sudah duduk manis itu mengangguk pasti, sementara Suzy yang masih kesal hanya berdecak sebal dan duduk dibangkunya dengna wajah yang ditekuk.

“pria yang dijodohkan dengan Suzy itu adalah Myungsoo hyung” Lanjut Kai.

“MWO??” Ketiga manusia yang tadinya duduk manis memasang wajah polos seketika bangkit dari duduknya menatap tak percaya perkataan Kai.

“ya! Kalian mau merubuhkan kelas ini eoh? Jangan keras-keras teriaknya aisshh” Ucap Kai menutup kedua telinganya.

“kau serius?” Tanya Krystal.

“eoh, dan beberapa hari yang lalu aku sudah mengetahuinya karena ommaku memeberikan foto Suzy kepada hyung, aku juga kaget saat mengetahuinya. Dan dissat aku ingin memberitahukan Suzy, Myungsoo hyung malah melarangku mengetahuinya. Dia takut nantinya Suzy tidak akan datang saat [ertemuan keluarga karena masalah mereka” Jelas Kai.

“masalah? Memangnya mereka punya masalah?” Tanya Sulli polos.

“mm, masalah waktu itu” tanpa dijelaskanpun ketiga orang itu mengerti dengan perkataan Kai, dan mereka hanya mengangguk.

~PLAAK

~PLAAK

~PLAAK

Tiga jitakan sekaligus mendarat di kepala Kai “ya! Kalian…” Pekik Kai.

“itu pantas untukmu karena sudah menyembunyikan masalah pria yang dijodohkan dengan Suzy” Ucap Sehun ketus.

“memangnya apa hubungannya dengna kalian eoh? Toh yang dijodohkan adalah Suzy, jadi kalau aku tidak memberitahu kaliankan seharusnya tidak ada masalah” Dengus Kai kesal.

“tidak masalah? Huh, semalam kami sangat mengkhawatirkan Suzy karena akan bertemu dengna calon suaminya. Kami bahkan gelisah saat memikirkan bagaimana kalau calonnya itu adalah bukan orang yang baik-baik atau orang yang wajahnya jelek” Krystal melipat tangannya didepan dada dan melemparkan tatapan sinis ke Kai.

“huh, imajinasi kalian terlalu tingi. Toh sekarangkan kalian sudah tau kalau calonnya adalah Myungsoo hyung, jadi kalian tidak usah khawatir lagi” Ucap Kai santai.

“KIM JONGIN!” Teriak ketiga orang tadi kepada Kai, sementara Suzy hanya tertawa melihat tingkah sahabat-sahabatnya itu.

___

“Kau yakin akan melakukannya?” Seorang namja bertubuh kekar terlihat sangat kaget setelah mendengar ucapan dari yeoja yang sedang duduk disampingnya itu.

“ne, aku yakin” Jawab yeoja itu.

“tapi, kenapa kau tidak tunggu dia saja yang melakukannya?” Namja itu bertanya balik, terlihat raut kekhawatiran dari matanya.

“kalau aku menunggu dia yang melakukannya aku bisa-bisa berjamur. Sudah tidak ada pilihan lagi, aku yang akan memulainya” Balas yeoja itu dengan mengangkat kedua tangannya sejajar bahu dan mengepalkannya.

“tapi…”

“harus! Kau tau perasaanku bagaimanakan. Ini pertama kalinya sejak kejadian itu” Yeoja itu memotong perkataan namja disampingnya.

“arasso, apapun keputusanmu aku akan mendukungnya” Namja itu hanya bisa tersenyum pahit melihat semangat dari yeoja yang berada disampingnya itu, pasalnya dia tidak yakin dengan apa yang akan dilakukan oleh yeoja itu.

___

Suzy pov

“ya! Itu makananku Oh Sehun” Hum, Sehun mengambil makanan Sulli lagi.

“Sehun-ah, apa kau tak punya makanan sendiri eoh?” Sahutku, aku sudah bosan melihat mereka selalu berebut seperti ini.

“aniyo, lagipula punya Sulli lebih enak daripada punyaku” hah, lebih enak apanya, bukankah itu makanan yang sama. Ckck dasar.

“ya! Hentikan, kalian selalu saja seperti ini” Aigoo, Krystal malah ikut-ikutan masuk dalam pertengkaran mereka, huh kalau sudah begini aku tidak bisa melerainya.

“wae wae? Tidak usah mengurus kami, urus saja namjamu sana huh” keke, aku yakin Sehun pasti masih belum rela kalau Krystal punya namjachingu, haha dia seperti anak kecil saja.

“ya! Kenapa kau selalu bawa-bawa Minho oppa eoh? Sebaiknya kau harus segera cari yeoja yang bisa menjinakkanmu, tidak baik kalau kau terpuruk terlalu lama” Ucap Krystal ketus, yah mereka seperti kucing dan tikus.

“Sehun-ah, kembalikan!” Teriak Kai dari kejauahan, aigoo satu lagi anak kecil yang akan bergabung dengan mereka.

“waeyo? Aku mau makan ini bukan punyamu jadi kau tidak punya hak untuk melarangku” Ucap Sehun dingin.

“kau juga tak punya hak, ini punya Sulli, Cepat kembalikan!” Teriak Kai ke arah Sehun.

~BAANG

“aigoo, kalian ribut sekali kayak anak TK saja!”

Omo suara ini…

Author pov

~BAANG

“aigoo, kalian ribut sekali kayak anak TK saja!” Seorang namja tiba-tiba muncul diantara keributan kecil yang dibuat oleh beberapa anak tadi.

“hyung!” Ucap Sehun kaget melihat namja itu.

“wae? Kau seperti melihat hantu saja” Balas namja itu.

“ani, keunyang…kau baru hari ini masuk kampus lagi eoh?” Tanya Sehun, namja itu hanya mengangguk malas dan duduk disamping Sehun.

Sementara Suzy sedari tadi hanya menunduk tidak berani megangkat kepalanya, mata namja yang duduk tepat didepannya itu tidak pernah lepas darinya dan itulah alasan mengapa Suzy tertunduk terus.

“ya Bae Suzy, apa lehermu itu tidak sakit eoh?” Namja itu gerah karena berpikir dengan memperhatikan Suzy di akan mengangkat kepalanya dan melihatnya, namun Suzy malah makin menunduk.

“aigoo, kayaknya ada yang lagi perang nih” Ucap Krystal memancing keadaan.

“ckck, pasangan jaman sekarang selalu bermasalah” Tambah Kai dengan menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Suzy-ah…kau jangan dengarkan mereka, mereka memang rese” Sahut Sulli yang duduk di antara Krystal dan Kai dengan mendaratkan kedua tangannya ke kepala sahabat-sahabatnya itu.

“aishh appo…” Ringis Kai dan Krystal bersamaan.

“kalian pantas mendapatkannya, gomawo Sulli-ah” Ucap Myungsoo menatap sinis Kai dan kemudian tersenyum lembut kepada Sulli.

“Suzy-ah, kau lapar eoh..aku ambilkan makanan ne” Lanjut Myungsoo menoleh ke arah Suzy, dan sebelum Suzy menjawab dia langsung melesat ke konter kantin untuk memesan makanan.

“heh” Suzy mendesah pelan.

“Suzy-ah, kau masih belum berbicara dengan Myungsoo hyung?” Tanya Sehun.

“aniyo..” Jawab Suzy singkat.

“terus kenapa kau daritadi hanya diam saja?” Tanya Sehun lagi.

“aniyo…” Jawab Suzy.

“ya! Kalau kau jawab aniyo aniyo terus aku akan melemparmu ke laut” Pekik Sehun kesal karena jawaban yang diharapkannya tidak keluar dari mulut Suzy.

“mian, Sehun-ah” Ucap Suzy.

“aigoo, anak ini sungguh aneh” Desis Sehun.

“mian, semalam aku sudah berbicara dengannya dan masalah kami juga sudah selesai” Ucap Suzy tiba-tiba.

“terus?? Kau kenapa seperti ini?” Tanya Kai.

“aku malu” Jawab Suzy kemudian tersipu.

“HAHAHAHAHA” Keempat sahabat Suzy sontak tertawa terbahak-bahak mendenganr ucapan Suzy.

“malu? Wae? Kau malu dengan siapa Suzy-ah” Tanya Krystal disela-sela tawanya.

“Myungsoo oppa” Jawab Suzy dengan suara yang pelan namun masih dapat didengar oleh keempat orang tersebut.

“wae wae wae?” Sehun dengan antusiasnya bertanya.

“keunyang, aku tak tau harus bagaimana kalau didepannya. Aku sangan canggung” Jawab Suzy lagi.

“aigoo, Suzy-ah, kenapa kau begini sebelumya kau tidka seperti ini. Lagipula kau sudah lama mengenal Myungsoo hyung, dimana kepercayaan dirimu itu menghilang eoh?” Sekarang giliran Kai yang bertanya, namun Suzy hanya diam tak menjawab pertanyaan Kai.

“huh, mian Suzy-ah, antriannya panjang. Igeo makanlah” Ucap Myungsoo yang baru datang dengan nampan yang berisikan penuh dengan makanan.

“oppa…kau membeli sebanyak ini? Aigoo apa kau mau membuat Suzy mati kekenyangan eoh?” Krystal melototkan matanya melihat nampan yang sekarang sudha berada dihadapan Suzy.

“aniyo, sejak semalam Suzy pasti belum makan. Jadi aku membelikannya yang banyak” Ucap Myungsoo desertai senyum yang cerah diwajahnya.

“ckck, ternyata saat es batu jatuh cinta dia bisa segila ini yah” Gumam Sehun sambil menggelang-gelengkan kepalanya, dan malah dihadiahi tatapan membunuh dari Myungsoo.

“hyung, berhenti menatapku seperti itu. Kau menakutkan tau, aisshh” Lanjut Sehun sambil bergidik ngeri melihat tatapna Myungsoo.

“Suzy-ah, habiskan ne. Kalau kau tidak habiskan ini nanti kau sakit” Ucap Myungsoo lembut, namun Suzy masih diam mematung ditempatnya.

“Suzy-ah, waeyo? Appo?” Tanya Myungsoo heran melihat Suzy masih diam ditempatnya.

“aniyo oppa, Suzy itu..hmmmm” Toba-tiba mulut Sulli dibungkam erat oleh Suzy.

“aniyo” Sahut Suzy tiba-tiba, Myungsoo hany bingung dengan tingkah kedua yeoja dihadapnnya itu.

“oppa…” Pekik Krystal.

“wae?” Myungsoo yang tadinya serius menatap tingkah aneh kedua yeoja didepannya itu sontak menoleh ke arah Krystal.

“kau mau tau kenapa Suzy sedari tadi diam?” Tanya Krystal, kemudian melirik Suzy dan tersenyum nakal.

“wae?” Balas Myungsoo.

“katanya dai itu ma…..” Baru saja Krystal ingin berbicara namun Suzy tiba-tiba berdiri dan memukul meja.

“aniyo!” Pekik Suzy.

“waegeure?” Tanya Myungsoo herana.

“aniyo oppa….” Myungsoo hanya diam menunggu kelanjutan dari perkataan Suzy, keempat sahabatnya pun ikut diam memperhatikannya.

“aku akan makan” Jawab Suzy dengan lesu dan kembali duduk ditempatnya.

“aneh” Gumam Myungsoo melihat Suzy dengna senyum yang mengembang di wajahnya.

___

“hei, kau yakin akan melakukannya seperti ini?” Seorang namja menahan lengan yeoja yang berjalan didepannya.

“ne” Yeoja itu melepaskan tangan namja itu dan masuk kedalam ruang broadcasting.

DING DONG DENG~

“eoh, ada apa ini? Apa ada pengumuman penting?” Tanya Sulli heran, karena biasanya hanya pengumuman-pengumuman penting saja yang disampaikan melalui ruang broadcasting.

“aku tidak tau harus memulai dari mana, yang aku tau aku berada disini ditempat ini hanya untuk kau dengarkan. Aku memang seorang pecundang yang melakukan hal konyol seperti ini, tapi bagiku hanya ini satu-satunya cara agar kau bisa mendengarku. Karena setiap berada di depanmu lidahku seakan kelu untuk mengucapkan sebuah kalimat yang sejak awak ingin aku katakan. Setelah kepergiannya hanya kau satu-satunya yang dapat membuka kembali pintu itu, sejak pertama melihatmu, saat pertama kalinya mendengar suaramu, terasa jutaan kupu-kupu yang berterbangan di dalam perutku…..”

Suara yeoja tersebut terdengar oleh seluruh mahasiswa yang sedang berada di kampus itu, tak terkecuali Suzy dan keempat sahabat-sahabatnya.

“suara ini..” Gumam Suzy mendengar dengan teliti tiap perkataan yang dikeluarkan oleh yeoja itu.

“sepertinya tidak asing” Ucap Sehun mengusap-usap dagunya sambil mengingat-ingat suara yeoja-yeoja yang dia kenal.

“solma…..eonni” Ucap Suzy kaget, dia langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya karena kaget.

“ setelah mendengar ini mungkin kau akan membenciku, aku sudah siap. Dan setelah mengatakannya aku akan berhenti karena aku yakin kau tidak merasakan hal yang sama. Untukmu, kau yang sedang mendengarkan suaraku ini dengan seksama. Mungkin aku hanya akan mengatakannya satu kali, jadi aku harap kau bisa mendengarnya dengan jelas…”

“nugu” Tanya Sehun heran melihat ekspresi kaget Suzy.

“kau tidak mengenal suara ini?” Tanya Suzy pelan.

“aniyo, tapi memang terasa familiar” Jawab Sehun menggaruk-garuk kepalanya.

“dengarkanlah dengan seksama Sehun-ah, dan jangan sampai ada kata yang kau lewatkan” Ucap Suzy.

“eoh?” Sehun malah tambah bingung dengan sikap Suzy yang aneh, tapi dia mengikuti perkataan Suzy dengan mendengarkan suara yeoja misterius itu dengan seksama.

“a…ku…me…nyu..kai…mu…Oh Sehun-ssi”

Kalimat terakhir dari yeoja meisterius itu sontak membuat semua orang yang mendengarkannya kaget bukan main, termasuk dengan orang yang dituju. Namun hanya satu orang yang tidak terlihat kaget dengan kalimat itu, Suzy.

“omo! Siapa?” Pekik Sehun kaget.

“neo….neoya…” Jawab Suzy santai.

“tapi, tapi yeoja itu nugu?” Tanya Sehun.

“ckck, kau cari sendiri saja siapa yeojanya” Desis Suzy.

“ya!ya…kau tau siapa yeoja itu?” Bisik Sulli kepada Suzy.

“tentu saja, kalian sungguh bodoh tidak mengenali suara ini” Ucap Suzy menggeleng-gelengkan kepalanya.

“aigoo, kau jangan membuat kami penasaran Suzy-ah, cepat beritahau siapa dia” Krystal yang juga ikut-ikutan mendekati Suzy tak tahan dengan Suzy yang seolah menyembunyikannya dari mereka.

“setelah Sehun mengetahui siapa yeoja itu, baru kalian bisa mengetahuinya” Jawab Suzy datar.

“ayolah Suzy, kami tidak akan membocorkannya ne” Bujuk Sulli yang bergelayut di lengan Suzy.

“aniyo, aku tidak akan mengatakannya. Salah kalian siapa suruh punya otak lemah begitu” Ucap Suzy tegas.

“huh dasar” Ucap kedua yeoja itu dengan kesal, dan menyerah meminta jawaban dari Suzy yang tidak akan  pernah mereka dapatkan.

“aigoo, kau sungguh berani” Namja yang daritadi menunggu yeoja itu di luar ruang broadcasting mengacungkan jempol kepada sahabatnya itu.

“aniyo, aku tidak akan pernah bisa menyampaikannya kalau aku tidak melakukan ini. Mungkin dia akan marah setelah aku melakukan ini” Lirih yeoja itu.

“gwenchana, kau sudah melakukannya dengan baik. Sekarang kita kembali ke ruangan” Ucap namja itu menenangkan sahabatnya yang gelisah.

Tuk..tuk..tuk..tuk.. Sehun yang sedari tadi berpikir keras siapa yeoja yang telah menyatakan cinta kepadanya tidak menyadari bahwa sedari tadi Kai memanggilnya.

“Sehun-ah….ya, Oh Sehun” Pekik Kai pelan menarik pulpen yang dipakai Sehun tadi untuk memukul-mukulu dahinya.

“aishh, wae?” Pekik Sehun, tanpa sadar dia berteriak di dalam ruang kuliah.

“Oh Sehun-ssi, ada masalah apa?” Tanya dosen mereka yang sedari tadi berada dalam ruangan itu.

“anio, jwesonghamnida kyusungmin” Sehun meminta maaf kepada dosennya itu, kemudian melempar tatapan sinisnya ke Kai.

“mian, soalnya daritadi aku memanggilmu tapi kau tidak mendengarku” Ucap Kai memamerkan giginya.

“hmm, ara, wae?” Tanya Sehun malas.

“kau sudah tau siapa yeoja itu?” Tanya Kai antusias.

“kalau aku sudah mengetahuinya aku tidak mungkin maih berada di sini, pabo!” Rutuk Sehun.

“aissh, kenapa otakmu lemah begitu? Suzy mengetahuinya, kenapa kau tidak bertanya padanya saja?” Ucap Kai.

“kau pikir segampang itu eoh? Dia malah menyuruhku untuk mengingatnya sendiri” Jawab Sehun.

“yah, kalau begitu ingat-ingatlah sendiri. Fighting ne” Ucap Kai mengangkat kedua tangannya setinggi bahu dan tersenyum ceria.

“huh, dasar tidak membantu” Gumam Sehun.

“tapi, siapa yeoja itu…suaranya seperti….” Batin Sehun.

“solma…..” Pekik Sehun, dan membuat semua orang diruangan itu menoleh ke arahnya. Termasuk Suzy yang tersenyum melihat Sehun.

“kau sudah taukan, cepatlah pergi sebelum dia berhenti” Ucap Suzy, Sehun melihat Suzy sejenak dan berlari meninggalkan kelas. Suzy hanya tersenyum penuh arti melihat Sehun, sementara yang lain hanya bingung melihatnya termasuk dosen mereka.

“hosh…hosh..hosh.” Sehun terlihat kelelahan berlari sepanajng koridor kampus, namun dia tetap berlari untuk mencapai tempat yang ditujunya.

“Ruang.. Mu..sik” Gumam Sehun di depan pintu besar sambil menyeka peluh yang keluar dri pelipisnya.

“noona!!!” Teriak Sehun membuka pintu besar itu, dan serentak semua menoleh ke arah pintu tak terkecuali noona yang dimaksud oleh Sehun.

“Sehun-ah” Gumam yeoja itu.

“noona, jangan berhenti…” Pekik Sehun yang masih berdiri di depan pintu ruangan itu.

~DEG

Buliran-buliran bening keluar dari mata indah yeoja itu.

“jangan berhenti noona, tetaplah menyukaiku. Karena aku..aku juga MENYUKAIMU…” Lanjut Sehun dan dia meninggikan suaranya di akhir kalimatnya agar semua orang mendengarnya.

Beberapa yeoja yang ada di dalam ruangan tersebut tersipu malu dengan pengakuan Sehun, pasalnya mereka tidak mengetahui kepada siapa pengakuan itu ditujukan, dan terlintas dipikiran mereka kalau noona itu adalah mereka sendiri. Namun hanya satu orang yeoja di dalam ruangan itu yang terisak dalam tangisnnya mendengar perkataan Sehun.

“AKU MENYUKAIMU JIYOUNG NOONA!” Teriak Sehun

TBC

Hai hai, author balik nih,yang udah sabar nunggu gomawo ne ^^….hmmm, gimana part ini? Mian, Myungzy momentnya kurang, soalnya author pengen nyelesaiin dulu kisah cinta sahabat-sahabat Suzy baru deh myungzynya…keke.

Oh ya,dari pengamatan author kayaknya Myungzy shipper sudah berkurang nih, gegara rumor Myungsoo yg itu tuh. Aigoo, jangan berhenti dong jadi shippernya Myungzy, ikut author yah yang masih setia ma Myungzy apapun yang terjadi #authorlebayy😀

Jangan Lupa RCL

71 responses to “My Girl #10

  1. mollayo onnie sbenarnya aku suka bahkan cinta bnget sma myungzy…. tpi aku jdi ngerasa mengidolakan orang yg nggak prnah ada. aku nggak marah sma myungpa yg pnya pacar aku ngerti kok. tpi aku kesel aja knpa d saat aku udh cinta bnget sma myungzy jdinya malah kyk gini. onnie tau nggak rsa nya nggak nyaman bnget. pokoknya susah deh d jelasin…. onnie ngertikan

    Like

    • gak boleh gitu dong saeng, harus tetep dukung myungzy…yah walaupu kemungkinan mereka bersama itu cuma 0,sekian sekian % tapi setidaknya dari 0,sekiansekian itu masih ada kemungkinankan. siapa yg tau coba kedepannya gimana, mungkin aja mereka dipertemukan dalam suatu acara, wgm mungkin #kalo itu bener author mah sujud syukur🙂
      ngerti kok, sangat ngerti malah…waktu pertama liat tuh rumor author mah shock berat..malah untuk baca ff myungzy aja udah gak dapet feel, tpi smakin lama semakin dipikir…trus banyk juga source yg mmberikan bbrapa pmbuktian kalo rumor itu false jadi spirit author kmbali lagi dan yah galaunya itu cuma sehari doang…..gak ush dipikirin saeng, slama blum ada konfirmasi dari myungppa kalo dia emang bner kencan yah kita brasumsi ajah kalo rumor itu emang false…
      keep smile aja ^^ n usaha lah untuk tetep perjuangin myungzy :’)

      Like

    • ne….tpi author yakin kok kaalo myungzy shipper itu kuat,gak bakal goyah cuma karena rumor kayak gitu..hehe kan wajar kalo artist dpet rumor kayak gitu🙂

      Like

  2. Sii suzy lucu yaa..kalau ktemu myungsoo oppa malu” gtu..hehee
    Oy, d’tunggu My Stranger Nampyeon part3x ya thorr..n mnta pwx yaa..:D

    Like

  3. suzy kenapa jadi malu malu gitu , kekeke gpp dehh lucuu sihh diaa , ciee sehunn udahh jadian sam jiyoung next partnya myungzy moment banyakkin nee *okehh next part

    Like

  4. Wkwk, suzy kenapa msti malu sm myungso..aigoo kyeopta🙂
    Jiyoung daebak, brani ngungkapin prasaany dluan.. sehuny lelet amat dah..kekek

    Like

  5. Ah.. Bingung mau coment apa?:/ abisnya ff’a keren bnget sih😀
    Fighting thor buat next partnya😀

    Like

  6. wah jiyoung noona keren!! coba kalo itu cowok yang nyatain,, lebih keren… gak bisa ngebayanggin… rasnya pengen teriak.. ff kali ini penuh dengan kejutan thor!! daebakkk,,, keren👍👏give applause!! MyungZy jjang!!😁

    Like

  7. Akhir’a myungzy baikan juga,
    Mereka memulai smua’a dari awal ƪǞƓƚ,
    Wooh jiyeong hebat bnget dy duluan yg nembak cowok wjar sehun kan agak lemot jdi gmna gtu,kalau bkan cwe duluan yg maju dy enggak sdar” yg ada. Fighting ne !!!

    Like

  8. jiyeon gila…biasa tg kyak gitu kan namja knapa ini yeoja bahkan statusnya nunna aigoo sehunie kau lelet sekali…..

    suka sama FF nya Daebak

    Like

  9. Kalo 2 pasang kencan bareng namanya double date, kalo 3 triple date, kalo 4 apa ya, kan mereka ada 4 pasangg,,m huwaa seru kayaknya kalo beneran ada,hehehe

    Like

  10. jinyoung nekat,, sehun sma noona” ye.. kkk cute
    udah lama nemu ff ini tp krn jaringan q jd sebel mw komen gag bisa”. mupung on pc.. fighting

    Like

  11. Huwaa daebak ^^ myungzy minstal sehunjiyoung berarti tinggal kai sulli nih hahha. Jiyong keren banget berani nyatain perasaannya duluan emang sih kalo nunggu sehun bisa bisa dia lumutan haha. Hmm walaupun 5 sahabat ini nantinya pinya pacar berharap mereka tetep deket kayak biasa..

    Like

  12. Aigoo.. Myungsoo smpe berlutut gt.. skg hopelessnya minta Suzy percaya ma dia.. Tp akhirnya mreka mulai dr awal.. joha..

    Waaa.. jiyoung jjang! Nyatain perasaan ma sehun..
    dan sehun jg suka ma jiyoung.. daebak.. tinggal sulli nih.. sulli sm kai kah?

    Like

  13. Terharu sama Myung smpe berlutut gitu ..
    salut sama keberanian jiyoung buat nyatain cintanya ke sehun. sehunnya mah gak peka. gak sadar. tpi lucu sihh .. keren thor

    Liked by 1 person

  14. Akhirnya suzy myungsoo baikan….hayo gantian kai sulli dan sehun jiyoung….
    Eh eh….jiyoung malah yg pertama ngungkapin perasaan nya duluan…gila pake pengumuman lagi…daebak

    Like

  15. woow ,, jiyoung berani bnget nembak lwat radio ,, kalau x ornk lain ga tau siapa ornk x sih ga ppa ,, tp ini sehun triak nma jiyoung di hdpan ornk bnxk ….
    pasti malu bnget tuh jiyoung nanti x …hee

    Liked by 1 person

COMMENT FOR WHAT YOU HAVE BEEN READ!!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s