My Girl #12B FINAL

my-girl

My Girl #12B FINAL

Author : elship

Main Cast :

–          Kim MyungSoo

–          Bae Suzy

Cast :

–          Choi Sulli (Jinri)

–          Kang Jiyoung

–          Jung Krystal (Krystal)

–          Kim Jongin (Kai)

–          Oh Sehun

–          Choi Minho

Genre : Romance, Friendship

Type : Chaptered

Disclaimer : Tokoh utama dan tokoh lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Namun untuk semua cerita, karakter, setting, alur, adalah milik author sepenuhnya.

WARNING >> PG-19

SORRY FOR TYPOS

Annyeonghaseyo ^^ myungzy shipper mana nih? Aku author baru di sini, dan ff ini adalah ff pertamaku, lagi belajar jadi author hehe, sekiranya mohon maklumi jika typo bertebaran dan ceritanya membosankan. Tapi aku akan berusaha kok untuk membuat cerita yang lebih bagus J . jangan lupa RCL ne, kalau kalian mau kritik juga gak apa, apapun deh yang penting abis baca langsung di comment ne J

___

Tangan Suzy yang sedari tadi tak henti-hentinya mengeluarkan keringat, jari-jemarinya saling beradu satu sama lain, matanya yang tidak dapat fokus memandang ke depan, jantungnya begemuruh tak beraturan, nafasnya berderu kencang.

Gugup, gelisah…itulah yang dirasakan Suzy sekarang, dia berada di suatu ruangan kecil, berbalut gaun putih mewah yang menjuntai ke bawah bagian belakangnnya yang sedikit terbuka dapat mengekspos punggung putih mulus milik Suzy. Rambut yang tertata rapi dengan helaian kain transparan yang bertengger indah di kepalanya membuat Suzy terlihat bak bidadari dari surga, ditambah dengan make up yang terkesan natural itu menambah nilai kecantikannya.

“Suzy-ah, kau sudah siap?” Tiga orang yeoja yang tiba-tiba masuk ke dalam ruangan itu menambah rasa gugup Suzy, mereka memakai gaun yang sama dengan Suzy namun dengan model yang lebih sederhana.

“hmm…..aniyo” Ucap Suzy lemah menggeleng-gelengkan kepalanya.

“wae? Heisshh, kau masih gugup saja?” Seorang yeoja berambut panjang lurus itu mengibaskan rambutny ake belakang dan menghampiri Suzy yang masih terlihat gelisah di tempat duduknya.

“ya Bae Suzy…kau mau lari eoh?” Satu lagi yeoja berambut pendek sebahu itu mengangkat gaunnya yang sedikit kepanjangan itu dan berjalan ke arah Suzy dengna wajah kesal.

“Suzy-ah, ini adalah harimu. Kau jangan gugup begitu” Yeoja terakhir yang mengikat satu rambutnya dan disibakkan ke samping itu berjalan pelan mengikuti kedua  yeoja yang menghampirinya itu.

“tidak bisa eonni….” Rengek Suzy.

“aigoo, anak ini…tenanglah Suzy-ah” Ny. Bae yang tiba-tiba saja masuk ke dalam ruangan itu membuat empat orang yeoja yang tadi menoleh ke arah sumber suara.

“ominim…” Ketiga yeoja tadi membungkukan badannya dan memeberi salam.

“aigoo, Krystal-ah, Sulli-ah, Jiyoungie…nomu yeppo” Puji Ny.Bae kepada tiga yeoja tadi.

“ah, gomawo omonim..” Ucap Sulli malu-malu.

“aniyo, hari ini Suzy yang paling yeppo omonim” Lanjut Krystal.

“tapi hanya untuk hari ini, selebihnya tantu saja kita..hhahha” Tambah Jiyoung dan berhigh five ria bersam Krystal dan Sulli, sementara Suzy hanya mempoutkan bibirnya.

“Suzy-ah, kau tenang saja ne. Omma juga gugup di saat-saat seperti ini, kau harus tenang, dan keluarkanlah semua pikiran yang membebanimu” Ny. Bae menghampiri anaknya itu dan menggengam tangannya erat seakan memberi kekuatan kepada anaknya.

“hmm, gomawo omma…” Ucap Suzy menganggukkan kepalanya mantap.

“Suzy-ah, acaranya akan di mulai” Tuan Kim, appa dari Myungsoo memanggil Suzy dan lainnya untuk segera keluar dari ruangan itu karena acara akan dimulai.

“Suzy-ah, ingat kata omma….fighting” Ucap ny. Bae sebelum keluar dari tempat itu dan Suzy hanya menganggukkan kepalanya.

Suzy keluar dari ruangan itu dengan deguban jantung yang sangat kencang, sebentar lagi..yah sebentar lagi dia akan menjadi istri dari Kim Myungsoo “kau sudah siap Suzy-ah?” Tanya tuan Kim yang berdiri disamping Suzy, karena appanya sudah tidak ada jadi tuan Kim lah yang menggantikan posisi appa Suzy untuk mengiringinya “ne, aku sudah siap” Ucap Suzy lantang.

“kajja…” Ketiga yeoja tadi sudah berdiri di depan Suzy, mereka memang bertugas menjadi pengiring wanita Suzy.

Perlahan pintu gereja terbuka menampilkan tiga sosok yeoja yang berjalan beraturan sambil menaburkan bunga-bunga di sepanjang jalan, melihat itu tiga namja yang berdiri di samping sang mempelai pria hanya berdecak kagum melihat kecantikan yeoja mereka masing-masing. Selang beberapa detik, seorang yeoja yang menjadi bintang utama untuk acara ini melangkahkan kakinya masuk ke dalam gereja didampingi oleh tuan Kim, matanya lurus memandang ke depan, Myungsoo yang sudah berdiri di atas altar itu menoleh ke arah Suzy dan tidak dapat menyembunyikan kekagumannya itu, mulut Myungsoo bergerak “yeppo” tanpa bersuara dan Suzy yang melihatnya hanya menunduk malu.

“jagalah Suzy” Ucap Tuan Kim pelan sebelum menyerahkan tangan Suzy ke Myungsoo “tentu appa” Jawab Myungsoo, kemudian mengambil tangan Suzy dan menghadap ke arah pastur.

>>SKIP

Tepuk tangan riuh para undangan mengakhiri ucapan janji suci kedua mempelai itu, sekarang mereka telah resmi menjadi sepasang suami istri. Ny. Bae dan Ny. Kim sangat terharu melihat kedua anak mereka yang telah menikah “akhirnya keinginan Junghoon terpenuhi” Ucap Ny. Bae di sela isakan kecilnya.

“aigoo, mereka sudah resmi juga” Ucap Kai menatap kagum ke arah hyungnya itu.

“ya! Kisseu….palli” Teriak Krystal yang dihadiahi jitakan kecil dengan Minho “appo oppa” Ringis Krystal, sementara Minho hanya tersenyum melihatnya.

Suzy mendengar pekikan Krystal sontak kaget karena Myungsoo membalikkan badannya untuk menghadap ke samping, Myungsoo mengibaskan kain transparan yang menutupi wajah Suzy sedari tadi “oppa…banyak orang” Lirih Suzy “terus?” Tanya Myungsoo acuh, dia kemudian memajukan perlahan wajahnya ke Suzy, Suzy yang semakin gugup tiba-tiba menutup matanya…setelah beberapa detik menutup matanya itu, Suzy tak kunjung merasakan bibirnya bersentuhan dengan bibir Myungsoo.

PLETAAK~

“aigoo, pabo” Myungsoo menyentil pelan dahi Suzy dengan senyum nakalnya, Suzy membuka matanya dan menatap tajam ke arah Myungsoo.

“ya Kim Myungsoo….kau memepermainkan Suzy eoh?” Pekik Sehun keras. Namun yang diteriaki hanya terekekeh melihat ekspresi Sehun, begitu pula dengan para undangan lainnya, mereka merasa Suzy dan Myungsoo adalah pasangan yang lucu.

“oppa, nappeun” Ucap Suzy, dia kemudian menjinjitkan sedikit kakinya dan menarik leher Myungso CUP~ mata Myungsoo dan semua para tamu undangan sontak membulat, tak terkecuali para sahabat-sahabat mereka itu, bibir Suzy kini menempel manis di bibir tipis Myungsoo. Suzy melumat pelan bibir Myungsoo, sementara Myungsoo masih terdiam karena keterkejutannya itu. Suzy melepas ciuman mereka “oppa kau tidak mau mebalasnya?” tanya Suzy dengan wajah ditekuk, seketika Myungsoo kembali ke alam sadarnya dia menggeleng dan tersenyum “aniyo” Ucap Myungsoo sebelum kembali menyapu bersih bibir manis Suzy.

“daebaakk~” Decak Sulli kagum.

“aku tidak percaya Suzy akan mencium Myungsoo terlebih dahulu” Lanjut Minho, mata mereka semua masih belum beralih dari Suzy dan Myungsoo yang terlihat menikmati ciuman mereka itu.

___

“oppa aku lelah” Ucap Suzy kemudian menyandarkan kepalanya di jok mobil, sekarang mereka tengah berada diperjalanan pulang. Bukan ke rumah Suzy ataupun Myungsoo, tapi ke rumah baru mereka yang diberikan oleh orang tua mereka sebagai hadiah pernikahan.

“kau jangan tidur dulu” Balas Myungsoo yang masih fokus menyetir, sesekali dia menoleh ke Suzy.

“tapi aku lelah sekali oppa”

“jangan tidur ku bilang”

“Suzy-ah…kau tidur?” Tanya Myungsoo namun tidaka dapat balasan dari Suzy, Myungsoo menoleh sedikit dan mendapatkan Suzy tengah tertidur pulas.

“kau pasti sangat lelah” Myungsoo mengelus lembut kepala Suzy, dia kemudian fokus ke jalanan di depannya lagi.

Setelah sampai di rumah mereka, Myungsoo segera turun dari mobil dan mengeluarkan barang-barang mereka, dia kemudian membawanya masuk ke dalam rumah. Saat tengah berada di dalam rumah dia menurunkan semua barang-barangnya dan menatapnya seolah berpikir.

“hmm, ini semua? Kenapa aku rasa ada yang kurang yah?” Gumam Myungsoo pada dirinya sendiri sambil mengetuk dahinya berkali-kali, “omo! Suzy!” Myungsoo menepuk dahinya saat mengingat Suzy yang ia tinggalkan di dalam mobil tadi, dia kemudian berlari keluar dan menuju ke tempat mobilnya parkir.

“Suzy-ah, mianhae….eiisshhh Myungsoo pabo!” Lirih Myungsoo pelan, dia kemudian mengangkat Suzy ala bridal style untuk masuk ke dalam rumahnya. Dibaringkannya Suzy di atas ranjangnya itu, dia merasa kalau Suzy kurang nyaman tidur dengan pakaiannya sekarang, tapi dia juga tidak tega membangunkan Suzy yang sudah terlelap untuk mengganti bajunya.

“huu, anak ini kalau sudah tidur lupa untuk bangun..ckck” Decak Myungsoo.

“ahh, gerahnya…lebih baik aku mandi dulu baru menggantikan baju Suzy” Ucap Myungsoo pelan, dia kemudian menanggalkan pakaiannya dan langsung masuk ke dalam kamar mandi.

Setelah 20 menit berada dalam kamar mandi, akhirnya Myungsoo keluar dengan handuk kecil yang melilit di pinggangya.

“ah, segarnya….eoh..” Mata Myungsoo mengarah ke tempat tidur. Kini Suzy bukan lagi baring di atas tempat itu melainkan terduduk dengan wajah yang kusut.

“Suzy-ah wae?” Tanya Myungsoo menghampiri Suzy.

“baju ini tidak nyaman oppa…tidurku jadi terganggu” Rengek Suzy kepada Myungsoo.

“aigoo, aku kira juga apa..sudah sana kau mandi saja dulu, toh kau terlanjur sudah bangun”

“mm, ne” Suzy melangkahkan kakinya masuk ke dalam kamar mandi dan menutup rapat pintunya.

Myungsoo yang sekarang telah memakai baju kaos putihnya dengna celana puntung berwarna abu-abu tengah asik membaca buku sambil menunggu istrinya keluar dari kamar mandi.

“Suzy-ah, kau mandinya lama sekali” Teriak Myungsoo karena kebosanan menunggu Suzy yang masih berdiam dalam kamar mandi. Tak lama kemudian Suzy keluar dari kamar mandi dengan balutan handuk berwarna pinknya yang menutupi badannya, namun tidak bahunya dan kakinya yang jenjang itu, melihat itu Myungsoo hanya menelan salivanya dalam-dalam. Dilihatnya Suzy duduk di depan meja rias yang berada tepat disamping tempat tidur, punggung Suzy yang sedikit terbuka membuat Myungsoo semakin tergoda.

Suzy tersentak kaget merasakan tangan Myungsoo yang memeluknya dari belakang dan wajah Myungsoo yang dibenamkan dipundaknya pun sukses membuat tubuhnya menegang sempurna.

“op..oppa…” Ucapa Suzy terbata-bata, namun hanya dibalas gumaman tidak jelas dari Myungsoo, karena dia sibuk menelusuri leher mulus istrinya itu.

“oppa…mwo..mwo…haneun..goya?” Lanjut Suzy lagi, Myungsoo mengangkat kepalanya dan melihat pantulan wajah Suzy dari cermin yang menunduk malu, sekilas senyuman nakal Myungsoo terukir di wajahnya “mwo? Menciummu tentu saja, apa lagi” jawab Myungsoo enteng mengeratkan pelukannya dan menjatuhkan dagunya di pundak Suzy.

“keunde…ak..aku ma..mau me..mengering…kan ram…but…ku” Ucap Suzy kali ini dengan jeda yang cukup lama di setiap kosa katanya. Myungsoo kemudian melepas pelukannya dan duduk dipinggir ranjang “kemarilah” Sahut Myungsoo menyuruh Suzy untuk duduk dihadapannya, Suzypun beranjak dari tempatnya dan duduk dihadapan Suzy dengan posisi membelakangi Myungsoo.

“cah, aku akan membantumu mengeringkan rambutmu” Ucap Myungsoo kemudian mengambil hair dryer yang ada di lemari samping tempat tidur mereka, dia lalu menyalakan hair dryer itu dan mulai mengeringkan rambut Suzy.

“go..gomawo oppa” Gumam Suzy pelan, Myungsoo hanya tersenyum mendengarnya, disibak-sibakkannya rambut Suzy agar cepat kering, saat Myungsoo mengambil segulung rambut Suzy dan menyibakkannya ke depan sekali lagi Myungsoo menelan salivanya melihat pundak Suzy yang sangat mulus, tangannya yang bebas perlahan mengusap pelan pundak Suzy.

“oppa…” Suzy yang merasakan tangan Myungsoo yang menjalar di pundaknya itu hanya bergumam pelan, namun Myungsoo tidak menghiraukannya, dia malah mematikan hair dryer yang ada ditangannya yang satu dan melemparnya sembarang arah, Suzy hanya tersontak kaget mendengar suara hair dryer yang dilempar ke atas lantai kamar mereka. Myungsoo membenamkan sebentar wajahnya di pundak Suzy menghirup aroma Suzy yang seakan telah menjadi zat adiktif baginya.

Badan Suzy kembali menegang seraya bibir Myungsoo bebas menelusuri leher serta pundaknya itu, Suzy tidak berniat menolak perlakuan Myungsoo itu dan hanya memilih diam. Myungsoo memeluk pinggang Suzy dan memutar badan Suzy agar bisa menghadap ke arah Suzy. Bibir Myungsoo kini tengah melumat lembut bibir milik Suzy, tangan kanannya yang tadi bertengger dipinggang Suzy kini telah berpindah tempat ke tengkuk Suzy. Suzy hanya diam dengan perlakuan Myungsoo itu, namun perlahan dia menggerakkan bibirnya saat Myungsoo menenkan tengkuknya agar ciumannya makin dalam, perlahan tangan Suzy yang tadinya berada didadanya naik ke atas dan melingkar sempurna di leher Myungsoo.

Ciuman yang semakin lama semakin dalam itupun tak ada tanda-tanda akan berhenti, Myungsoo menjatuhkan pelan badan Suzy diatas tempat tidur, tangan kirinya sekarang telah di jadikan tumpuan untuk menopang badannya yang menindih Suzy, sementara tangan kanannya masih asik berada ditengkuk Suzy dan sesekali menenkannya agar ciuman mereka makin dalam. Desahan pelan keluar dari mulut Suzy saat Myungsoo turun mencium lehernya berkali-kali, Suzy hanya diam dan sesekali meramas rambut Myungsoo. Semakin lama bibir Myungsoo semakin turun menelusuri badan Suzy, Suzy yang tadinya hanya memakai handuk saja memudahkan Myungsoo untuk menanggalkannya, setelah menarik handuk Suzy dan melemparkannya sembarang arah, kini  Myungsoo sedang berusaha menanggalkan pakaiannya tanpa melepaskan bibirnya yang sedari tadi merasakan tubuh Suzy.

Mata Suzy menutup sempurna, tangannya meremas seprei dengan kuat saat Myungsoo memulai aksinya, desahan demi desahan keluar dari mulut Suzy dan Myungsoo, malam ini terasa sangat panjang bagi kedua insan tersebut. Malam ini Suzy telah sukses memberikan sutuhnya dirinya ke Myungsoo. Sakit…yah itulah yang dirasakan badan Suzy sekarang, namun dia menikmatinya…

“gomawo chagiya” Ucap Myungsoo pelan.

___

“ya..lihatlah pengantin muda itu…ckckck bikin iri saja”

“heh, cepatlah menikah juga kalau kau memang iri Kai-ah”

“omo…andwee..aku tidak mau menikah muda Krystal-ah…andweee”

“wae Sulli-ah, bukankah menikah muda asik? Seperti mereka berdua?”

“ya Oh Sehun, kau masih kecil jangan bicara sembarangan” ~PLETAAK

“Choi Minho…kau berani menjitak uri Sehun eoh”

“aigoo, Jiyoung noona sudah seperti ommanya Sehun”

“KIM JONGIN!!!”

“hahahhaha”

Enam orang tersebut tengah asik bersenda gurau di salah satu meja yang berada di sudut kantin kampus mereka, sampai dua pasang suami istri yang tak lain adalah Myungsoo dan Suzy menghampiri mereka.

“kalian membicarakan kami eoh?” Tanya Myungsoo memicingkan matanya satu-satu ke arah enam orang tadi.

“kau pede sekali oppa, kami sedang membicarakan tentang pernikahan Kai” Jawab Krystal.

“MWO? KIM JONGIN NEO!!!” Pekik Myungsoo kaget, pasalny baru beberapa hari yang lalu dia resmi menjadi istri Suzy, sekarang Kai adiknya mau menyusulnya, andwee, dia masih harus belajar dulu.

“waeyo hyung? Kau saja sudah menikah, kenapa aku tidak boleh” Tanya Kai tidak terima di tolak oleh Myungsoo.

“kau masih kecil, masih harus belajar Kai-ah” Jawab Myungsoo lembut.

“cih, Suzy saja masih kecil tapi kau malah menikahinya” Cerocos Sehun yang dihadiahi tatapan maut dari Myungsoo.

“huh, terserah kalian sajalah…aku tidak memepedulikannya” Ucap Myungsoo cuek.

“cah cah, lihatlah dirimu Kim Myungsoo,,,setelah menikah kau bahkan sudah tidak mau mengurus adikmu ini” Decak Minho kepada Myungsoo, sementara Myungsoo hanya mendengarnya tak berniat membalas.

“Suzy-ah, jadi bagaimana malam pertama kalian?” Ucapan Sulli sontak membuat Suzy yang tadinya baru memasukkan sesendok makanan ke mulutnya sukses keluar kembali dan menyembur ke wajah Kai yang ada tepat di depan Suzy.

“Bae Suzy!!! Kau jorok sekali eoh…aissshhhh” Pekik Kai kesal merasakan wajahnya yang dipenuhi oleh makanan dari mulut Suzy.

“ya! Kau jangan membentaknya, diakan tidak sengaja” Balas Myungsoo memekik ke arah Kai sambil menyodorkan minuman ke Suzy. Kai hanya melongos mendengar Myungsoo, cih mentang mentang sudah menikah, sekarang Suzy selalu saja di bela.

“Suzy-ah, kau belum menjawab pertanyaanku” Lanjut Sulli setelah membersihkan kotoran yang ada di wajah Kai.

“ne?” Suzy hanya bingung tidak tau mau menjawab apa, Myungsoo berdehem sebentar dan mulai bicara “kalian ingin tau malam pertama kami?” Ucap Myungsoo pelan, sangat pelan sehingga semua orang yang berada dimeja itu memajukan kepala mereka untuk mendengar penjelasan Myungsoo.

“MENIKALAH…kalian akan tau rasanya!!! Hahahahha” Pekik Myungsoo tiba-tiba membuat 6 orang tadi terlonjak kaget.

“ya Kim Myungsoo!” Pekik Jiyoung yang hampir terjatuh dari tempat duduknya, “aisshh oppa! Jajengna!” Dengus Krystal sebal, sementara Kai, Sehun, dan Minho hanya menatap Myungsoo tajam.

“oppa, kau keterlaluan” Bisik Suzy “waeyo? Biarkan saja, apa kau mau aku menceritakan kejadiannya secar detail kepada mereka eoh?” Ucap Myungsoo menggerling nakal ke Suzy “oppa!” Pekik Suzy memukul pelan dada Myungsoo dengan wajah yang sudah merona.

___

“Ya Kim Jongin!!!” Teriak seorang yeoja saat melihat di depan matanya tepat Kai sedang mencium bibir mungil Sulli.

“Ahh…Jiyoung noona wae? Kau mengganggu saja tau” Ucap Kai mengacak rambutnya kasar, masalahnya ini dia lagi asik-asiknya menikmati ciumannya itu sampai Jiyoung meneriaki namanya.

“Ya! Sudah berapa kali aku bilang kalau kau mau bermesraan lihatlah waktu dan tempatnya. Jangan ditempat umum seperti ini” Pekik Jiyoung, yah mereka sekarang sedang berada di koridor kelas, dan tak sedikit yang melihat adegan Kai itu, namun bukan Kai namanya kalau merasa terganggu dengan hal itu.

“Noona, berapa kali juga aku harus bilang kalau yang bermesraan itu aku dan Sulli bukan denganmu kenapa kau harus marah?” Ucap Kai dengan nada yang diusahakan selembut mungkin.

“Aigoo pabo~ kau bisa merusak pemikiran orang-orang yang masih polos” Jitakan halus mendarat tepat di kepala Kai.

“Appo noona!” Ringis Kai kesakitan “makanya dengarkan kataku, dan kau Sulli-ah kau harus menahan namjachingumu ini kalau dia berbuat seperti itu di depan umum, kau jangan hanya menerima saja” Jelas Jiyoung tanpa menghiraukan ringisan Kai.

“Ne, eonni mian. Hehe” Balas Suzy dengan disertai tawanya.

“Noona, mataku…” Sehun yang sedari tadi dibelakang Jiyoung menarik-narik lengan Jiyoung.

“Omo mian Sehun-ah” Tangan kiri Jiyoung yang sedari tadi menutupi mata Sehun diturunkan.

“Noona, kenapa kau menutup mataku eoh?” Dengus Sehun sebal.

“Tidak baik menyaksikan perbuatan Kai, Sehun-ah” Ucap Jiyoung.

“Cih, noona…Sehun itu sudah dewasa, apanya yang tidak boleh? Bukankah kalian juga pernah mealakukannya di atap? Bahkan lebih lama dari ya…hhmmmpp ” Pekik Kai kesal, dia merasa seolah-olah perbuatannya itu sangat tidak etis.

“Omo! Ya…neo…..jaga mulutmu kau tidak liat banyak yang melihat ke sini eoh?” Jiyoung membekap mulut Kai dengan tangannya, takut Kai menlanjutkan perkataannya.

“Aisshhh…..noona! Huh…..sudahlah aku capek berurusan denganmu,heh” Kai menyentakkan tangan Jiyoung dan pergi dari tempat itu dengan Sulli.

“Noona, maafkan Kai ne. Dia memang begitu suka emosian” Ucap Sehun kepada Jiyoung yang melihat Jiyoung hanya diam saja.

“Gwenchana Sehun-ah, aku mengerti kok. Dia tidak ada bedanya dengan hyungnya itu” Ucap Jiyoung melemparkan senyumnya ke Sehun.

“Haha..mereka memang sama noona..sama-sama yadong” Ucapan Sehun membuat Jiyoung yang mendengarnya hanya terkekeh geli.

___

“Oppa, kau sudah minum vitaminmu?” Krystal kini tengah berada di rumah Minho, dia memang sering mengunjungi Minho kalau lagi bosan, karena Minho jarang keluar rumah jadi dia deh yang mengunjungi Minho.

“Ne Soojung-ah” Jawab Minho tanpa mengalihkan matanya dari buku-buku tebal yang ada dihadapannya itu.

“Oppa, aku tidak suka dipanggil Soojung, Krystal” Krystal mempoutkan bibirnya memanggil Minho menyebutnya dengan nma Soojung.

“Waeyo? Tapi aku lebih suka Soojung”

“Eiisshh, aku tidak mau tau pokoknya Krystal titik”

“Arasseo arasseo Krystal-ah, hmm ya sampai kapan kau mau di sini? Aku harus belajar untuk menghadapi sidang akhir nanti” Minho menoleh ke arah Krystal dan ternyata Krystal sudah menekuk wajahnya karena ucapannya tadi.

“Sampai oppa selesai belajar” Jawab Krystal sekenanya.

“Jung Soojung….”

“Arasseo aku pulang…..” Krystal segera mengambil tasnya dan berlari keluar, dia memang sudah tau kalau Minho memanggil nama lengkapnya itu berarti dia tidak boleh di bantah. Namun saat sudah berada di ambang pintu Krystal berhenti dan kembali lagi ketempat Minho “ah, oppa aku lupa…”

CUP~

Krystal mengecup singkat bibir Minho, sementara Minho hanya tersenyum melihat kelakuan yeojanya itu.

“Annyeong oppa…sampai ketemu besok ne. Fighting!” Sebelum Minho mengoceh karena menciumnya tanpa izin Krystal langsung berlari keluar dan tidak lupa mengangkat satu tangannya ke atas untuk menyemangati Minho.

“Annyeong, kau hati-hati menyetirnya!” Pekik Minho sebelum Krystal menghilang di balik pintu.

“Arasseo….bye….” Ucap Krystal lalu menutup pintu rapat-rapat.

“Ne….Heh, Jung Soojung” Gumam Minho mengembangkan senyumnya.

“Huaa..makin hari Minho oppa makin sibuk, huh bisa-bisa aku kesepian” Gerutu Krystal saat sedang jalan menuju parkiran mobilnya.

Drrrttt~

Handphone Krystal tiba-tiba bergetar dan dilihatnya nama Suzy yang tertera saat melihat kontak yang memanggilnya.

“Wae Suzy-ah?” Dengan malas Krystal mengangkat teleponnya.

“…”

“Eoh sendiri? Myungsoo oppa eodi?”

“…”

“Jinjja? Eishh, baiklah aku akan menginap di sana, lagipula aku juga malas pulang ke rumah”

“…”

“Hmm, arasseo keuno” Krystal memutuskan hubungan teleponnya dan segera masuk ke mobilnya kemudian menancapkan gasnya menuju rumah Suzy.

“Suzy…..” Panggil Krystal ya

“Ne, dia menelponku tadi. Masuklah” Jawab Sulli.

“Eoh….waaahhh rumahnya sangat bagus” Krystal terpanah dengan desain interior rumah Suzy itu, yang d ari luarnya terlihat mewah namun saat masuk di dalamnya hanya ada beberapa perabotan sederhana yang terbuat dari kayu dan menambah kesan alami dari rumah itu.

“Haha..Suzy tidak salah memilih suami, benarkan” Ucap Sulli mencolek pelan lengan Krystal dan diangguki oleh Krystal.

“Dia lagi mandi, kita ke kamar tamu saja. Nanti Suzy akan menyusul”

Sulli kemudian masuk ke dalam kamar tamu yang kebetulan berada dilantai satu, diikuti oleh Krystal.

“Omo! Kalian di sini juga?” Pekik Krystal kaget saat melihat dua orang namja yang tak lain adalah Kai dan Sehun sedang bermain PS di dalam kamar itu.

“Eoh, Sooju gie wasseo?” Ucap Kai.

“Ya Kai jangan panggil aku seperti itu”

“Arasseo..mian”

“Heh, aku kira hanya kita bertiga saja yang ada di sini, ternyata dua namja ini juga ada” Gerutu Krystal seraya menghempaskan badannya di atas tempat tidur.

“Ya! Kita berdua juga bagian dari kalian, jadi kalau kalian bekumpul setidaknya kami juga harus ada kan” Pekik Sehun sebal.

“Arra….ya! Kau begitu saja sudah marah-marah, akukan hanya mengatakannya saja”

“Tapi kau…”

“Sudahlah, kalian itu bertengkar terus. Krystal-ah biarkan saja Sehun, di sedang bad mood” Ucap Sulli memotong perkataan Sehun.

“Jinjja wae?” Tanya Krystal antusias, sedetik kemudian Suzypun masuk ke dalam kamar.

“Kalian bicarakan apa?” Tanya Suzy yang langsung bergabung dengan Sulli dan Krystal di tempat tidur.

“Sehun, dia lagi bad mood” Jelas Sulli.

“Wae?”

“Kalian tidak tau? Heol~”

“Aniyo..wae? Jiyoung eonni? Solma…” Ucap Krystal sambil berpikir.

“Mereka putus?” Suzy melanjutkan perkataan Krystal dengan memekik keras.

“Ya Bae Suzy! Kau mendoakan agar aku putus eoh? Cih, mentang-mentang kau sudah menikah” Teriak Sehun yang mendengar pekikan Suzy.

“ya! Aku hanya menebaknya saja, aku tidak mendoakanmu. Huh pabo!” Balas Suzy tidak mau disalahkan.

“ya ya, Suzy—ah sudahlah, aku bilang jangan meladeni dia. Kau mau tau cerita yang sebenarnya?” Ucap Sulli menghentikan aksi Suzy yang sudah siap-siap akan menerkam Sehun.

“mwo mwo?” Tanya Soojung antusias.

“Pertama, apa kau tau selama mereka jadian ini, Jiyoung noona yang selalu mengantar jemput Sehun” Ucap Sulli.

“huaa, kau enak sekali Sehun-ah setiap hari diantar jemput” Ucap Kai.

“huh, apanya yang enak Kai-ah, dalam hubungan kekasih itu harusnya laki-lakinya yang mengantar jemput yeojanya bukan sebaliknya” Jelas Sulli, Sehun hanya menekuk wajahnya.

“jinjja? Aisshhh, aku sudha bilang Sehun-ah kau harus segera mengambil tes mengemudi” Pekik Krystal.

“kedua, setiap mereka pergi kencan selalu Jiyoung noona yang pertama mengajaknya” Lanjut Sulli memberikan point ke dua.

“jinjja? Ya Oh Sehun…neo namja? Bisa-bisanya kau membuat Jiyoung eonni yang melakukan semuanya!” Pekik Suzy tidak percaya dengan cara berpacaran Sehun dan Jiyoung itu yang dirasanya terbalik.

“shhht, kalian mau tau yang ketiga? Dua bulan berpacaran bahkan lebih, mereka telah berciuman berkali-kali…tapi…..ciuman yang di mulai oleh Sehun hanya ciuman yang di atas atap itu dan saat kencan pertema mereka. Selebihnya Jiyoung noona yang menciumnya lebih dulu” Lanjut Sulli.

“pabo…pabo…Oh Sehun!!” Pekik Suzy dan Krystal bersamaan, tidak percay abahwa sahabatnya yang satu ini benar-benar polos.

“ya! Wae wae? Jiyoung noona saja yang tidak memberiku kesempatan dan dia selalu mengambil langkah lebih dulu, jadi aku tidak punya kesempatan untuk mengajaknya lebih dulu” Pekik Sehun.

“heh, jajengna……ya Oh Sehun, apa kau tidak pernah berkencan sebelumnya?” Tanya Kai, Sehun hanya menggelengkan kepalanya.

“arasseo, aku yang akan mengajarmu. Kalau masalah seperti ini sih Kim Jonginlah bosnya” Ucap Kai angkuh dan diangguki oleh ketiga yeoja lainnya pertanda mereka setuju.

“arasseo” Jawab Sehun.

“baguslah, mulai besok kau akan mendapatkan les pribadi dariku” Ucap Kai menepuk pundak Sehun pelan.

“aigoo, sebentar lagi uri Sehunie akan ternoda” Lirih Krystal dan Kai yang mendengar itu hanya melemparkan tatapan sinisnya ke Krystal.

“wae wae? Aku memang benarkan?” Tanya Krystal ketus, namun Kai hanya diam tak berniat menjawab perkataan Kai “cih…oh ya, Suzy, Myungsoo oppa ke mana?” Dengus Krystal sebentar lalu memutar tubuhnya menghadap Suzy yang ada dibelakangnya.

“Myungsoo oppa? Dia ada dirumahnya, karena jarak rumahnya dengna kampus lebih dekat daripada rumah ini jadi dia sementara berada di sana dulu” Jelas Suzy.

“untuk apa?” Tanya Sulli.

“paboya? Tentu saja untuk menenangkan dirinya agar lebih fokus belajar untuk sidang akhirnya nanti. Lagipula dia selalu pulang balik kampus jadi lebih efektif kalau tinggal dirumah kami” Sahut Kai yang masih asik dengan Psnya tanpa menoleh ke arah yeoja-yeoja itu.

“aishh, kenapa harus di sana? Kalau masalah jarakkan oppa bisa berangkat lebih pagi” Celetuk Soojung dan dibuahi satu lemparan halus dari bantal kepala milik Kai.

“kalian benar-benar pabo. Kalau hyung tetap tinggal di sini, dia tidak akan fokus belajar dan hanya akan fokus dengan istrinya itu” Jelas Kai lagi sambil menunjuk kearah Suzy.

“ah, majayo..aigoo, kenapa kau pabo sekali Krystal-ah” Ucap Krystal merutuki dirinya sendiri, sementara Suzy dan lainnya hanya tertawa melihat tingkah Krystal.

___

Sudah seminggu lebih beberapa hari Myungsoo tinggal di rumahnya, dan meninggalkan Suzy sendiri di rumah mereka. Myungsoo awalnya sudah menyuruh Suzy untuk tinggal bersama ommanya dulu, tapi Suzy menolak katanya tidak ingin mengganggu ommanya.

“huh, Myungsoo oppa sudah seminggu tidak datang ke rumah ini. Walaupun sibuk setidaknya kan dia harus mengunjungi istrinya ini..huh nappeun” Suzy yang sedang menuangkan susu ke dalam gelasnya itu bergerutu ria mengingat Myungsoo yang tidak pernah datang untuk mengunjunginya.

“aish, nappeun! Nappeun! nappeun!” Suzy meneguk habis susunya dan menghentakkan gelasnya di atas meja dengan kasar.

“siapa yang kau bilangi nappeun eoh?”  Tangan kekar yang memeluk pinggang Suzy dari belakang membuat dirinya tersentak kaget, perlahan Suzy menolehkan kepalanya sedikit dan mendapati wajah Myungsoo yang sedang tersenyum ke arahnya.

“oppa!” Pekik Suzy, dia melepaskan pelukan Myungsoo dan berbalik menghadap Myungsoo.

“nappeun? Kau mengataiku nappeun eoh?” Tanya Myungsoo memicingkan matanya ke arah Suzy.

“ne. Kau nappeun oppa, seminggu ini kau tidak pernah mengunjungiku di sini, aku kesepian” Ucap Suzy sabil mempoutkan bibirnya.

“aigoo, kau taukan aku sibuk belajar. Banyak sekali yang harus aku hapalkan” Jelas Myungsoo mencubit pelan pipi Suzy yang digembungkan.

“tapi tetap saja!” Dumel Suzy.

“ara ara, mian…kau tidak merindukanku eoh?” Ucap Myungsoo menarik Suzy ke dalam dekapannya.

“bogoshipo oppa” Ucap Suzy pelan membenamkan kepalanya di dada Myungsoo dan melepas kerinduannya selama ini yang menjalar di tubuhnya.

“ah, oppa kenapa kau kemari? Bukankah sidangnya besok?” Suzy mendongakkan kepalanya memasang wajah yang bingung.

“tentu saja karena aku merindukanmu jadi aku ke sini. Majayo besok sidangnya dan seminggu ini aku lelah sekali, jadi sekarang aku butuh charger” Jelas Myungsoo.

“mwo? Char…hmmppp” Ucapan Suzy terhenti ketika Myungsoo langsung mendaratkan bibirnya di atas bibir Suzy, tangan Myungsoo perlahan naik ke atas tengkuk Suzy dan menekannya untuk memperdalam ciumannya, Suzy yang awalnya hanya diam karena kaget perlahan dia memejamkan matanya dan merasakan ciuman Myungsoo yang dalam untuknya. Setelah 5 menit bibir mereka bertautan, Myungsoo melepaskannya sejenak “kita lanjutkan di atas chagiya” Kata-kata Myungsoo itu sukses membuat wajah Suzy memerah, namun sebelum membalas ucapan Myungsoo, dia kemudian melumat kembali bibir Suzy sambil menggendongnya menuju ke kamar mereka

BRAAK~ bunyi keras yang ditimbulkan pintu kamar mereka akibat tendangan kaki Myungsoo menggema di seluruh ruangan di rumah itu, setelaah bunyi keras itu tak ada lagi suara yang terdengar, yang ada hanya desahan pelan Suzy dan decitan kecil yang ditimbulkan bibir Myungsoo yang menciumi Suzy.

“Chagiya…” Gumam Myungsoo pelan sambil mengeratkan pelukannya di pinggang Suzy.

“hmm?” Suzy hanya bergumam pelan tanpa ada niat membuka matanya, dikarenakan Suzy sudah sangat lelah malam itu.

“kau sudah tidur?” Tanya Myungsoo lagi.

“wae?”

“kau sudah hamil?” Pertanyaan yang terlontar dari bibir Myungsoo itu berhasil membuat mata Suzy yang tadinya terpejam terbuka membulat sempurna.

“mwo? Hamil?” Tanya Suzy meyakinkan.

“ne, bukankah kita sudah sering melakukannya. Masa kau belum hamil juga”

“molla…belum saatnya mungkin”

“jinjja? Aigoo berarti aku harus lebih berusaha lagi”

“berusaha untuk apa oppa?”

“pabo! Untuk membuat anak denganmu lah, masa biar begitu saja kau tidak tau, ckck”

“aishh, sudahlah aku mau tidur oppa, aku lelah. Kau tidurlah juga besok kau tidak boleh terlambat”

“arasseo….jalja chagiya”

“neodo jalja oppa”

___

“uweek…uweekk” Suara-suara bising yang berasal dari kamar mandi membuat Myungsoo terbangun dari tidurnya yang nyenyak. Dia duduk di atas tempat tidurnya dan menatap sekitarnya, disampingnya sudah tidak ada istrinya.

“uwweek…” Suara itu terdengar lagi, “Suzy?” Gumam Myungsoo pelan dia kemudian turun dari tempat tidur, tidak lupa dia mengambil pakaiannya yang berserakan dilantai akibat semalam dan memakainya, dia berjalan menuju kamar mandi.

“Chagiya…gwenchana?” Myungsoo yang melihat Suzy muntah-muntah di wastefel yang berada di kamar mandi segera menghampirinya dan menepuk pelan punggung Suzy.

“mm, gwenchana oppa” Ucap Suzy, sekarang dia sudha tidak mual lagi dan telah membersihkan mulutnya.

“Kita ke rumah sakit ne…” Tanya Myungsoo.

“aniyo oppa, mungkin aku hanya masuk angin saja”

“jinjja?”

“ne jinjjayo oppa, palli kau harus mandi dan sarapan, kau tidak mau telat di hari pentingmu ini kan?”

“ne ne arasseo”

Setelah mandi, Myungsoo langsung turun ke dapur untuk sarapan, di sana sudha ada Suzy yang lagi menyiapkan makanan mereka di atas meja.

“eoh, oppa kau sudah selesai?” Tanya Suzy yang melihat Myungsoo baru saja duduk di kursi.

“mm,ya…mukamu kenapa pucat? Appo?” Myungsoo memperhatikan wajah Suzy yang sedang pucat.

“eissh, aniyo oppa..aku tidak memakai lipbalm jadi keliatan pucat begini. Makanlah” Elak Suzy dan segera memberikan Myungsoo sumpit dan sendok agar segera memakannya.

“arasseo” Jawab Myungsoo kemudian melahap makanannya. “engg, oppa…kau berangkat sendiri saja ne” Ucap Suzy tiba-tiba saat mereka sudah selesai makan.

“waeyo? Kau mau pergi? Nanti aku yang antar”

“aniyo, keunyang…omma akan ke sini sebentar jadi aku menunggunya dulu lalu ke kampus”

“ah, geure? Baiklah”

“kau hati-hatilah oppa, dna semoga sidangmu hari ini lancar ne” Suzy mengantar Myungsoo sampai ke depan pintu dan tak lupa memberikan semangat untuknya.

“ne gomawo chagiya” Ucap Myungsoo lembut lalu beranjak pergi dari tempatnya, namun baru tiga langkah Myungsoo berbalik kembali dan menarik pinggang Suzy CUP~ bibir Myungsoo kembali mendarat mulus di bibir Suzy, perlahan Myungsoo melumatnya dengan lembut PLETAAK~ jitakan halus berhasil di jatuhkan ke kepala Myungsoo “oppa, palli..nanti kau terlambat” Pekik Suzy..

“appo…” Ringis Myungsoo mengusap kepalanya “siapa suruh kau keenakan, palli pergi sana” Ucap Suzy, “ara ara…annyyeong” Ucap Myungsoo mengecup singkat bibi Suzy dan kemudian berlari menuju mobilnya. “oppa!” Pekik Suzy, namun Myungsoo hanya terkekeh melihat Suzy sebal.

Suzy sedang bersantai di sofa selagi menunggu kedatangan ommanya, beberap amenit kemudian bel pintu rumahnya berbunyi “pasti omma” Suzy beranjak dari tempat duduknya dan membukakan pintu untuk pmmanya.

“Suzy-ah, wae? Gwenchana? Eodi appo?” Saat pintu terbuka omma Suzy langsung menyerbu ny dengan ribuan pertanyaan.

“gwenchana omma…keunde…” Balas Suzy ragu-ragu.

“keunde wae?” Alis omma Suzy berkerut menandakan kebingungannya.

“sepertinya aku….”

___

“eishh, Bae Suzy itu..disaat seperti ini masih saja telat” Gerutu Krystal memainkan kuku jarinya sesekali melirik gelisah ke arah pintu besar yang ada dihadapannya itu .

“huh, sebentar lagi sidangnya akan selesai. Apa dia tidak akan datang eoh?” Lanjut Sulli menekuk wajahnya sambil berjalan mondar mandir di depan pintu yang di lirik Krystal tadi.

“ya, kalian tidak usah gelisah begitu, Myungsoo hyung saja daritadi tidak mempermasalahkannya” Gerutu Sehun melihat kedua yeoja itu tidak ada yang tenang.

“mi..mian…aku telat” Suzy tiba-tiba berada disamping mereka dengana nafas yang tersenggal-senggal.

“huh, kau darimana saja?” Sungut Krystal memicingkan matanya kearah Suzy.

“mian, tadi aku habis ke rumah sakit dengan omma” Jelas Suzy.

“rumah sakit? Kau sakit?” Tanya Kai “aniyo, Cuma memeriksakan sesuatu. Ah, apa Myungsoo oppa sudah selesai?” Ucap Suzy berusaha mengalihkan pembicaraan mereka, “aniyo, seharusnya daritadi mereka keluar hu” Gerutu Sehun.

Tak lama kemudian pintu besar dihadapan kelima orang yang daritadi setia menunggu akhirnya terbuka, dan menampilkan dua sosok namja dan sesosok yeoja yang kelihatan sangat lelah.

“oppa, otthae?” Pekik Krystal langsung saat melihat Minho keluar ruangan.

“ok” Ucap Minho santai, “jinjja? Chukkae” Krystal memekik sambil memeluk Minho dengan erat.

“noona kau bagaimana? Ok juga kan?” Tanya Sehun was was, karena sedari tadi wajah Jiyoung murung.

“hmm,itu…………….ok” Ucap Jiyoung memeberikan jeda untuk kata terakhirnya, “huft, aku kira kau tidak berhasil noona, chukkae” Sehun mengelus dadanya dan memberi selamat dengan girang, “kadonya mana? Akukan sudha berhasil” Minta Jiyoung kepada Sehun menunjukkan aegyonya itu, “hadiah?mmmm….aku tidak punya noona, ah ini saja…”

CUP~ Sehun mengecup bibir Jiyoung sontak membuat Jiyoung kaget bahkan sahabat-sahabatny ayang ada di situ pun kaget, setelah kecupan 5 dtiknya itu selesai Sehun menjauhkan wajahnya dari Jiyoung “itu hadiahku noona” Ucap Sehun sambil menggaruk tengkuknya dengan kikuk”

“ya Oh Sehun…kau belajar banyak dari Kai eoh?” Sahut Krystal tak percay amelihat adegan tadi, Sehun hanya tersenyum kikuk dna menganggukan kepalanya pasti.

“apa kubilang..”Ucap Kai bangga, mereka kemudian meninggalkan tempat itu. Namun Suzy dan Myungsoo masih belum meninggalkannya.

“oppa…kau? berhasil?” Tanya Suzy bergelayut di lengan Myungsoo, “menurutmu?” Myungsoo bertanya balik ke Suzy dan membuat Suzy mempoutkana bibirnya sebal, “haha, kau jangan menggodaku chagiya….” Ucap Myungsoo menyentil pelan bibr Suzy.

“aku sama seperti mereka…lancar, bahkan sangat lancar malah” Ucap Myungsoo lantang.

“jinjja? Aigoo, tidak sia-sia seminggu ini kau meninggalkanku oppa…” Pekik Suzy girang lalu meraih leher Myungsoo dan mengecup bibirnya singkat.

“ya…itu kecepatan..aku mau lagi…” ucap Myungsoo memajukan bibirny ake arah Suzy sambil menutup matanya, “aigoo, pabo…di sini banyak orang oppa” Decak Suzy lalu menepuk bibir Myungsoo, alhasil Myungsoo membuka matanya dan hanya mendengus sebal.

“ya ya…nae sunmul…mana?” Teriak Myungsoo saat melihat Suzy sudah menjauh menyusul teman-temannya, “aku akan memebrikanmu di rumah….ya oppa palli…” Balas Suzy, kemudian dia memanggil Myungsoo agar cepat menyusulnya.

___

“yeyy….selamat atas keberhasilan kalian…cheerss” Ucap Krystal mengangkat gelas winenya ke atas. Sekarang mereka berdelapan sedang merayakan keberhasilan sidang akhir Myungsoo, Jiyoung, dan Minho di rumah Myungsoo dan Suzy.

“cheers” Balas keenam orang yang memegang gelas yang sama dengan Krystal, setelah meminumnya mereka duduk lagi dan serentak menoleh ke arah Suzy yang hanya memegang gelas yang berisi jus jeruk.

“wae?” Tanya Suzy yang merasa diperhatikan, “kenapa hanya minum jus? Bukankah kau menyukai wine?” Tanya Sehun, Suzy hanya tersenyum simpul dan menggelengkan kepalanya. Dia beranjak dari tempat duduknya dan mengambil sesuatu dari dalam lemari, semua orang yang melihat itu hanya memasang wajah bingun.

“igeo, lihatlah oppa” Setelah mendapatkan selembar kertas dari lemari, Suzy kemudian memebrikannya kepada Myungsoo dan membuat keenam orang lainnya mendekat ke Myungsoo dan membaca isi kertas itu.

“Su..Suzy-ah..neo…” Suara Myungsoo tercekat membaca kertas itu.

“Suzy-ah, wae? Gwenchana? Eodi appo?” Saat pintu terbuka omma Suzy langsung menyerbu ny dengan ribuan pertanyaan.

 

“gwenchana omma…keunde…” Balas Suzy ragu-ragu.

 

“keunde wae?” Alis omma Suzy berkerut menandakan kebingungannya.

 

“sepertinya aku hamil” Ucap Suzy, “jinjjayo? Kita harus segera ke dokter Suzy-ah” Ny. Bae tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya, dia langsung mengajak Suzy ke rumah sakit untuk memeriksakannya.

 

“selamat nona, usia kandungan anda sudah menginjak minggu kedua. Dan keadaan janin anda sangat sehat” Ucapan dokter itu membuat Suzy dan ommanya tak kuasa membendung air mata mereka.

 

“omma…aku akan jadi ibu sepertimu” Ucap Suzy di sela tangisannya, “ne, kau sudah dewasa chagiya…” Balas Omma Suzy.

“ne, aku hamil oppa!” Pekik Suzy riang, Myungsoo yang duduk tadi itu sontak berdiri dan memeluk Suzy erat, “gomawo Suzy-ah, gomawo chagiya” Ucap Myungsoo tulus “mm, sama sama opaa” Balas Suzy.

“daebak..kau sudha hamil? Waahh….secepat ini? Aku tidka membayangkan sesering apa kalian melakukannya” Pekik Kai tak percaya dengan kehamolan Suzy, namun akibat ucapannya itu dia mendapatkan tujuh jitakan hangat mendarat di kepalanya.

“aisshh, appo..kalian kenapa eoh? Apa aku salah?” Ringis Kai kesakitan.

“SALAH!” Pekik tujuh orang itu lagi.

___

Mereka yang akan tetap di sini di saat seluruh dunia meninggalkanmu

_Kim Jongin_

 

Jangan pernah menanyakan seberapa banyak yang telah mereka berikan kepadamu, namun bertanyalah seberapa banyakkah yang telah kau berikan

_Jung Krystal_

 

Meraka ibarat sebuah pelangi yang akan mencerahkanmu sesaat setelah kau menghadapi badai

_Choi Sulli_

 

Tidak ada yang lebih indah dari kasih mereka, mereka akan selalu menyimpan kasih di setiap waktu dan akan selalu ada di setiap kesusahan

_Oh Sehun_

 

Hubungan itusulit untuk dijelaskan dan tidak akan pernah dipelajari di manapun. Tetapi, jika kita tidak mempelajari makna dari hubungan itu, kita tidak akan bisa mempelajari apa-apa

_Choi Minho_

 

Mereka akan tahu ketika kamu akan menangis ,maka mereka melakukan hal-hal yang konyol hanya untuk membuatmu bisa tersenyum

_Kang Jiyoung_

 

Mereka yang tahu semua kekuranganmu, namun tetap memilih bersamamu ketika orang lain meninggalkanmu

_Kim Myungsoo_

 

Mereka yang tahu apa yang mereka miliki ketika bersamamu, bukan mereka yang menyadari siapa dirimu setelah mereka kehilanganmu

_Bae Suzy_

 

I offer you peace. I offer you love. I offer you friendship. I see your beauty. I hear your need. I feel your feelings. My wisdom flows from the Highest Source. I salute that Source in you. Let us work together for unity and love.

_Mahatma Gandhi_

 

KKEUT~

Aigoo, setelah sekian lama akhirnya FF ini selesai. Mian kalau tidak sesuai keinginan kalian *bigbow bareng myungzy* dan yah untuk quotes diatas hmm kalau kalian udah pernah baca atau dengar hehe maklumi yah, author cuma copas kok gak buat sndiri tapi ada kata”ny yang di ganti.

Mian kalo end.nya kepanjangan…soalnya ide author gak putus-putus jadi keterusan. Mohon maaf atas segala kekurangan yang ada di FF ini, author berjanji akan berusaha membuat yang lebih baik lagi.

Gomawo kepada semua readers yang masih setia untuk membaca FF gaje ini. Salam perpisahan untuk FF pertama author L

FF selanjutny menunggu, semoga kalian menyukainya. Gomawo ^^

88 responses to “My Girl #12B FINAL

  1. Wooowwwwwwww…. daebakkk!!!!!
    Aku puas banget baca part ini thor. Akhirnya mereka bahagia.
    Hubungan persahabatan n cinta yg mengesankan. Luar biasa.🙂
    Oia, adegan hotnya myungzy kreeeeeennnn!!!! hihiiiiii
    Good job thor, FF pertamamu sukses!!!!
    I Like it.🙂

    Like

  2. gomawo udah dicomment…..aythor gak nyangka kalian bakl suka sama endingnya🙂 author terharu baca comment” kalian :’)
    sekali lgi gomawo buat yg udah setia baca ff ni dari awal sampe akhir….huaaaa author seneng banget….

    Like

  3. Woaa suji hamil Kkk~ kai kocak xD
    Happy ending~ daebak thor! Ga kpanjangan kok, enak bacanya ga ngebosenin thor~
    Next2 Ff-nya Fighting^^/

    Like

  4. Mian baru nongol di comment lagi authornim :p
    aakkkkkk daebakk aku suka akhirnya, happy ending, semuanya bahagia🙂🙂
    bikin sequelnya dong authornim, yg suzy ngelahirin trus tmen2’a pada nikah wahh pasti lebih seru lagii..

    Like

  5. seharian baca ff ini dari chap 1-12 gak siasia/? kkk~😄
    ternyata happy ending! suka banget bagian terakhirnya sampe senyum2 sendiri😄 Daebak!

    Keep writing thor!😉😀 (y)

    Like

  6. Ahh author ffnya daebak bgt, aku suka bgt bgt bgt bgt bgt bgt! Jjanggg, persahabatannya, percintaannya, kekeluargaannya, semuanya berasa bgt disini

    Like

  7. Uwaaaaaahh.. daebak..
    Myungzy ny so hot..kekek
    Joha joha🙂
    Aaaa, ga tau mau komentar apalagi..
    Kereeeen (^, ^d)

    Like

  8. oksip aku suka bngt quotenya. smpe menitikan air mata ._. pdhal cerita diatasnya mereka lagi seneng2…

    hmm myung kau ternyata….. wwkwk sehunnya polos bngt sih ><

    Like

  9. >_< ga tw ngomong apa? pokonya suka pake BGT BGT sama ni FF😀 Gomawo ya ff'a ok😉

    Like

  10. Eonnniiii jjjanggggg…. eonnnniiiii daebbbbaakkk…
    Next ff baru ditunggu maaf sblmnya… fighting

    Like

  11. aigooo,, eonni aku mau kehidupan kaya suzy itu , pinya sahabat cowok yg ngejagain kita banget dan punya namjachingu yg bikin jantung copot . eonni daebak , the best eonni🙂

    Like

  12. Huahh daebak thor ffnya😀 aku suka sma kekeluargaanya,percintaannya,dan yg pasti persahabatannya dapet bnget di ff ini.. Fighting thor (y) semangat buat ff barunya thor😀

    Like

  13. huuaaa…. Daeebbaaakkkkkk….. author jjang…
    myungzy jjang… sumpah keren banget….. happy ending…. joahh…

    Like

  14. daebak!!! keren banget thor
    kata2 terakhir dari mereka juga keren!
    sedih baca endingnya persahabatan mereka patut dicontoh
    akhirnya myungzy dapet anak juga
    keep writing thor!

    Like

  15. fiiinnallyyy!! happy ending!!
    Kehamilan suzy merupakan hadiah tersendiri buat myungsoo😀
    Aigoo chukkae chukkae eonni, oppa…^^
    Smga yg lainnya segera menyusul kalian utk sgra menikah😀

    Like

  16. keut…
    happy ending jg
    kelar jg eonni ^O^ bsuk pgi bisa PKL dg tenang soalny uda bca ampe slesai…
    smoga prshbatanku am tmen2 isa ky gt hiks hiks #ngarep bgt
    eonni gomawo ^^

    Like

  17. aaahhhh daebak eonni cinta dan persahabatan yg indah pengen deh pny sahabat yg kayak mereka
    eonni daebakkkk
    eonni jjang!!!!!!

    Like

  18. jinjja,, neomu neomu daebak thor!! sorry di beberapa part sebelumnya lupa nulis comment, hehehe mian..😋 tapi di selanjutnya aku akan terus coba nulis comment thor!! ini aja baru bisa buka laptop lagi… ya udh deh mau baca cerita lain dulu.. annyeong authornim,, MyungZy jjang! Hwaiting nulis ff nya thor!!

    Like

  19. Akhirnya happy ending, chukae buat Myungzy yg akan punya aegi. Cerita yg bagus, tentang persahabatan dan cinta, ijin baca ff author yg lain ya, thanks^^

    Like

  20. mianhe baru komen, baca ff ini dari awal sampe akhir suka bgt. Persahabatan dan cinta menghiasi setiap partnya. Keren thor.. ditunggu karya selanjutnya , hwaiting.. ^^

    Like

  21. suka sama kata2 mereka
    akkhhh jadi pengen ketemu sahabat ku
    sayang liburan kali ini gak bisa breng…
    FF nya bagus bngt thor aku suka banget…
    di tunggu ff ff selanjutnya FIGHTING

    Like

  22. Waaaah jjang authoor!!!
    Maaf ya thor aku bacanya sekalian dari awal makanya baru comment di part terakhir. Uuu seneng deh sama karakter semuanya. Jadi pengen kayak suzy krystal sama suli punya sababat kayak kai sama sehun 😍
    Jjang thoor 👍👍

    Like

  23. Comment yg part 12nya ngerangkap jadi 1 aja ya eonni
    aku suka sama ff eonni yg pertama ini,
    persahabatan mereka ber 5 yang patut diacungi jempol
    sayangnya gak ada yg seperti itu didunia nyata
    mereka selalu ada disaat suka maupun duka
    selalu mendukung dan perhatian
    bilang salah disaat sahabat mereka salah dan memihak disaat mereka memang benar
    Untuk hubungan tiap2 pasangan mereka memiliki keunikan masing2

    Untuk hubungan rumah tangga myungzy lucuuu, myung butuh ‘isi ulang’ setelah seminggu gak ketemu kkk

    Minho-krystal aku gak terlalu dapet momennya sih tapi minho sayang banget sama krystal dan mungkin emg cuma minho yg ngerti sama sifat manjanya yg berlebihan kkk

    Kai-sulli hubungan yg tumbuh karena selalu bersama, aaahhh aku paling suka hubungan yg kayak gini. Mereka udah bener2 tau luar dalam, dan otak yadongnya kai paraahhh ngalah2in myungsoo kkkk masa ciuman di koridor kampus hahahah

    Sehun-jiyoung ckckckckck masa pasangan ini dibilang ibu dan anak ada2 aja si kai. Mungkin emg sehunnya yg terlalu polos hihihi tapi pas sehun yg mulai duluan itu jadi buat jiyoungnya spechless kkkk

    Selebihnya fighting eonni.
    ditunggu karya2 selanjutnya yaahhh lebih tepatnya the color of lovers sama japan with love kkk
    ternyata capek juga ya eon bacanya kalo meraton 13 part apalagi eonni yg buatnya ya ckckck
    semangat eonni
    kapan2 kalo nganggur aku baca yg lain lagi kkk
    mian kalo commentnya panjang bangeettt 😶😶😶

    Like

  24. aigoo..suzy msih muda tp akhirny nikah jg.. kkk
    udah lama nemu ff ini tp krn jaringan q jd sebel mw komen gag bisa”. mupung on pc.. fighting

    Like

  25. uwwaaahhh happy ending..
    aku suka bangett ending nyaa ff ini ajarin bnyak hal dari cinta persahabatan serta keluarga.. sumpahh keren bgtt gk bisa coment lagi..
    perfect dahh.. daebakkk author jjang!! :*
    aku tunggu ff slanjutnya yaa fighting!!😉

    Like

  26. Waahhh endinggnyaa kerenn banget thorrr nan jhoaaa <3<3
    Dari awal smpai end memnag bagus bgttt huaahh karyamu keren2 lah pokoknyaa .. Semangat yaa thorr bikin ff lagi yg lebih keren
    Wkwk congrats yaa myungsoo oppaa wkwk dpat hadiah kelulusan lagi karna suzy eonie hamil
    Ahhh aku jugaa terharu banget sama kata2 puitis bagian terkhirr hampir menangis karna menghayatii huahhh pokoknya ini cerita aku suka banget ada persahabtann yang begitu unik aneh tapi itulah yang akan diinget iyaak kan (?) huahh aku jadi kangen sma sahabat2 aku :"( *curhat*
    Huahh daebaklahh gak bisaa diungkapkan dengan kata2 :')
    Lanjukan karyaa2 mu yg lainnya yaa thorr !! Fighting !😉
    Nnti klo aku gak begitu sibuk dengan banyaknya tugas menumpuk aku akan mampir kok thorr , gomawo sudah bikin ff yg buat aku terharu dan inget sma sahbat2 aku
    Fighting sekali lagi ne :")

    Like

  27. Sempet bingung awalnya kenapa appa myung yang bawa suzy ke myung bukannya appa suzy oh ternyata appa suzy udah meninggal pantes aja setiap pertemuan keluarga kim sama bae appa suzy nggak ada dikirain sibuk karna dia ceo bae corp ternyata udah meninggal toh. Hmm benerkan myung sama kai sama sama yadong kekkee. Sehun masih polos yaa yang agresif justru jiyoungnya haha akhirnya kai turun tangan deh. Persahabatan 8 orang aka 4 pasangan ini bikin iri deh ^^ chukkae bentar lagi myungzy bakalan jadi appa dan eomma nih haha. Ceritanya keren bangeet, eonni jjang ^^

    Like

  28. DAEBAAAKKKK!!!!!! Persahabatannya sungguh WOW hehhehehhe sumpah seruu banget eonni… Aku suka banget ff ini.. Lanjut terus eonni nulis ff nya… Aku menunggu ff mu yg lainnya hehhehee fighting eonni !!!!! 😁😁😁😁😁😄😄😄😄😄

    Like

  29. Waaaahhh.. aku suka endingnya.. happy.. hehehe..

    Salut ma author yg bikin ide cerita ff ini. Aku suka persabahatn mereka..

    Aku suka juga ma jalannya kisah cinta mereka..

    Nice story..🙂

    Like

  30. Woaaah daebak thor !!!!!
    Happy end kkk~
    Chukkae bentar lagi myungzy mau jadi eomma dan appa !!!
    Salut sama persahabatan mereka, Meskipun udah punya pasangan masing² tapi persahabatan mereka tetep gitu aja ga berubah !!!

    Like

  31. Bagus banget thor ni ff….banyak banget hal positif yg bisa diambil….
    Dari persahabatan yg tulus bukan pamrih…hubungan yang jujur…dan masih banyak lagi hal hal positif…..seneng banget sama ending nya…top lah buat ni ff

    Keep fighting thor

    Liked by 1 person

COMMENT FOR WHAT YOU HAVE BEEN READ!!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s