[Request] Girl Next Door Part 2

GIRL NEXT DOOR

Author : elship_L

Main Cast : Bae Suzy, Kim Myungsoo

Cast : Oh Sehun, Jung Soojung, Xi Luhan, Park Chanyeol, Kang Jiyoung, Choi Sulli

Genre : School life, romance, friendship

Rating : PG-13

Type : Short Chaptered

Sorry For Typo~

Image

“Anak-anak, hari ini saem akan membagi kelompok untuk tugas berikutnya…tiap kelompok terdiri dari dua orang” Ucap Jung Saem di depan kelas, para siswi yeoja menjadi ricuh saat mendengar itu mereka semua berdoa dalam hati semoga menjadi teman sekelompok Myungsoo ataupun murid baru yang beberapa hari lalu baru masuk.

“cah, saem sudah memilihnya secara acak dan dengarkan nama kalian baik-baik ne” Lanjut Jung saem, semua siswa terdiam seraya memasang kuping merek baik-baik.

“pertama, Park Jinyoung dan Park Minji…kedua Choi Sulli dan Kang Jiyoung…Ketiga Oh Sehun dan…” Jung saem sedikit memberi jeda dalam ucapannya membuat para siswi yeoja yang namanya tadi belum disebutkan memandangnya was-was, “Oh Sehun dan Bae Suzy” Lanjut Jung saem.

Semua yeoja yang ada di kelas itu mengeluh tak percaya kecuali Suzy yang memekik sendiri dalam hati, tanpa sadar mata tajam dari Myungsoo memperhatikan perubahan raut wajah Suzy saat mendengar dirinya satu kelompok dengan Sehun itu.

“ya! aku tidak percaya kalau aku akan sekelompok dengan Sehun” Ucap Suzy senang saat Jung saem sudah mengakhiri pelajarannya.

“kau sesenang itu eoh? Jangan sampai masuk perangkapnya Suzy-ah” Ucap Jiyoung memperingati Suzy, “maksudmu? perangkap apaan…” Tanya Suzy bingung.

“bukankah sudah ku bilang dia itu seorang player? Nanti kau malah dijadikan korbannya dan dicampakkan begitu saja”

“eyyy, kau terlalu banyak berhayal Jiyoung-ah, tenang saja….aku yakin dia bukan namja seperti itu” Ucap Suzy mengelak ucapan Jiyoung.

“Bae Suzy?” Namja yang sedari tadi dibicarakan oleh dua yeoja ini tiba-tiba saja muncul dari belakang membuat Suzy menoleh sedikit.

“eo..eoh Sehun-ssi” Ucap Suzy menghadap Sehun ,”bukannya kau yeoja yang menabarakku itu?” Sehun menunjuk wajah Suzy dengan alis berkerut.

“ah ne…waktu itu jeongmal jwesonghamnida…aku benar-benar tidak melihatmu” Ucap Suzy membungkukan sedikit tubuhnya, Sehun terkekeh pelan “haha, gwenchana, tidak perlu merasa bersalah seperti itu…saat itu aku sedang dalam mood jelek saja jadinya marah padamu…” Ucap Sehun di sela tawanya membuat Suzy menatapnya dengan berbinar.

“hey…kau jangan melamun begitu…aku tau aku tampan” Sehun menghentikan tawanya dan menjentikkan jarinya di depan wajah Suzy yang melongo menatapnya itu.

“ah…aniya, aku tidak melamun” Elak Suzy dengan tersenyum bodoh.

“cih, dia sudah melancarkan aksinya…semoga Suzy baik-baik saja” Gumam Jiyoung pelan melihat Sehun.

“geure…hahah, tapi aku melihat kau melamun tadi…ya sudah lupakan saja, sekarang kita bicarakan tentang tugas kita nanti” Ucap Sehun mengubah topik pembicaraan utama “ah, itu…bagaimana kalau kau mencari bahannya dan aku saja yang buat slidenya?” Usul Suzy, mereka memang diberikan tugas untuk membuat presentasi tentang keragaman jenis tumbuhan yang ada di sekitar kita.

“aku punya ide yang lebih bagus, bagaimana kalau kita mengerjakannya sama-sama. mencari bahan bersama dan membuat slide bersama…agar nanti kalau presentasi kita bisa sama-sama mengerti, otthae?” Balas Sehun setelah beberapa detik berpikir.

“begitukah? Kalau begitu kita pakai caramu saja…kita mulai mengerjakannya besok ne” Ucap Suzy mengangguk, “Eoh…kita kerja di rumahmu saja…kalau di rumahku tidak bisa”

“ah, geure? Baiklah…sepulang sekolah kita bisa langsung ke rumahku”

“ok, baiklah…sampai ketemu besok ne…aku duluan” Sehun melambaikan tangannya seraya keluar dari kelas, sementara Suzy hanya memandang sisa bayangan Sehun yang masih menempel di sekita pintu kelas dengan takjub.

“ya ya…dia benar-benar tampan…baik lagi” Suzy langsung kembali duduk di bangkunya dan tersenyum bahagia mengingat wajah Sehun yang tadi terus tersenyum padanya.

“aisshh…baru beberapa menit yang lalu aku peringati dia sudah terjebak…ckck” Decak Jiyoung kesal.

___

Suzy pov

Akhirnya bel pulang sekolah berbunyi juga, sejak kemarin aku selalu menunggu waktu ini tiba. Bagaimana tidak, aku akan pulang bersama Sehun…kalau membayangkan kita naik bis bersama dan jalan bersama menuju rumahku dari halte bis benar-benar membuatku mabuk kepayang.

Ottokhae? Kalau dia memegang tanganku sambil berjalan? Apa harus aku membalasnya atau menepisnya? Aigoo memikirkannya saja sudah membuatku malu…

“ya! apa kau sudah gila senyum-senyum sendiri eoh?” Aish, namja ini selalu saja menggangguku. Aku mengangkat kepalaku ke atas dan menatapnya sengit.

“wae? Apa urusanmu!” Sungutku padanya, kulihat bibirnya mencibir tapi tak tau apa yang di cibirnya “sudahlah aku malas bertengkar denganmu kajja kita pulang” Ucapnya dengan wajah malasnya itu, cih, bisakah dia mengajakku pulang dengan cara yang lebih baik.

“mian Myungsoo-ah, kau pulang duluan saja…aku ingin pergi bersama Sehun” Kulihat wajahnya yang tadi malas tiba-tiba berubah kesal. Waeyo? apa ada yang salah dengan ucapanku?

“Suzy-ssi, kajja kita pergi…” Sahut Sehun, aku mengangguk dan beranjak dari tempat dudukku.

“kalau eomma mencariku katakan aku sedang mencari bahan untuk tugas…awas kau lupa, aku pergi annyeong” Ucapku sebelum meninggalkannya bisa kudengar gerutuannya di belakang. Cih, kebiasaan.

___

Sekarang aku dan Sehun sudah berada di sebuah rumah kaca yang isinya terdapat berbagai macam tumbuhan mulai dari yang kecil hingga yang sudah besar.

“wah…darimana kau tahu tempat seperti ini Sehun-ssi?” Tanyaku padanya yang sedang melihat-lihat tanaman yang tidak kutau namanya itu di sebuah pot-pot kecil yang berjejer di dekat jendela.

“seseorang…dia sangat suka bertanam, dan selama pulang dari Amerika dia selalu berkunjung di sini setiap minggu, jadi aku tau tempat ini” Jawab Sehun, geure? Apa seseorang itu namja, jarang ada namja yang suka bertanam.

“jinjja? pasti dia itu sangat suka dengan tanaman kan?”

“eoh…benar-benar menyukainya…” Jawabnya dengan senyum mengembang di wajahnya, mwoya? Kenapa senyumnya bisa merekah begitu. Dia terlihat semakin tampan.

“ah, kita hanya perlu mengambil 5 sample saja dan mendeskripsikannya” Lanjutnya membuyarkan lamunanku atas senyumannya, aku kemudian mengerjapkan mataku berkali-kali dan membalas ucapannya.

“baiklah, aku rasa juga 5 itu sudah cukup…tapi apa kita harus membeli tanamannya dulu? Kan tidak mungkin kita menulis deskripsinya di sini” Tanyaku, kulihat dia tertanya renyah. Apa ada yang lucu dengan pertanyaanku?

“tentu saja tidak Suzy-ssi, kita hanya perlu memotretnya dan nanti kita bisa mengerjakannya di rumahmu” Jawabnya, ah Bae Suzy neo jeongmal pabo! Kenapa aku tidak kepikiran itu, siapa orang bodoh yang mau membeli tanaman sebanyak itu hanya untuk sebuah presentasi kelas. Ckck, pantas saja dia menertawaiku.

“ah, geu..geure…hehe, aku tidak berpikiran seperti itu…kalau begitu kau pilih saja tanamannya dan aku yang akan memotretnya ne” Ucapku dia tersenyum dan mengangguk. Aku mengikutinya berjalan di belakang, kepalanya diputar kanan kiri dan matanya yang terus meneliti setiap lekuk dari tanaman yang dilewatinya.

“ini…dan ini” Dia menunjuk tanaman kelima, sekarang waktuku untuk memotretnya.

“aku akan meminta izin pada pemiliknya dulu, kau tunggu di sini” Ucapnya lalu mencari sang pemilik, setelah beberapa lama dia kembali dan segera menyuruhku untuk memotretnya.

“selesai…sekarang kita tinggal pulang dan mengerjakannya…” Ucapku senang, aku memasukan kamera digitalku yang memang selalu ku bawa ke mana-mana ini ke dalam tasku.

Kami berjalan beriringan keluar rumah kaca dan menuju ke halte bis. Selama perjalanan Sehun selalu membuka pembicaraan duluan, entah dia menanyai tentangku atau dia bercerita tentang sekolahnya di Amerika, dan itu membuatku sadar bahwa namja ini adalah namja yang benar-benar menyenangkan. Aku tidak salah menyukainya.

___

Author pov

“eomma aku pulang” Sahut Suzy memasuki rumahnya yang diikuti oleh Sehun di belakangnya, “eoh..kenapa sepi?” Gumam Suzy berjalan masuk melewati ruang tamunya.

Matanya memicing saat melihat layar tv yang diruang tengahnya menyala dan menyembull tiga kepala namja dari depan sofa.

“ya…eommaku di mana?” Tanya Suzy mengetahui siapa pemilik kepala itu, siapa lagi kalau bukan ketiga sahabatnya.

“dia pergi arisan…katanya kalau kau sudah pulang segera makan siang” Jawab Luhan tanpa mengalihkan perhatiannya dari tv.

“terus apa yang kalian lakukan di sini eoh?” Tanya Suzy melipat kedua tangannya, “kami menjaga rumahmu ini…kan kosong…kalau ada maling bagaimana?” Jawab Chanyeol dengan wajah polosnya.

“cih…kan pintu rumahnya bisa dikunci…eissh…ini lagi, kalian menghabiskan semua snackku!” Pekik Suzy melihat bungkusan sncak terhambur di atas meja.

“ya…kau berisik sekali sih..mentang-mentang sudah punya teman baru kau malah mau mengasingkan kita eoh!” Pekik Myungsoo yang sedari tadi menahan emosinya.

“mwoya? Teman baru?” Tanya Chanyeol bingung, Suzy sontak teringat dengan Sehun dan dia menoleh ke tempat Sehun beridiri sekarang.

“ah Sehun-ssi, mian…duduklah…” Ucap Suzy saat sadar Sehun sedari tadi hanya berdiri diam saja.

“ne, gwenchana” Balas Sehun tersenyum lalu duduk di sofa.

“jadi ini teman baru yang kau ceritakan itu Suzy-ah?” Tanya Luhan sedikit menuntut, “aniyo…bukankah sudah ku bilang temanku itu yeoja…dia ini murid baru di kelasku…kenalkan…Oh Sehun” Jawab Suzy.

“annyeong, choneun Oh Sehun imnida” Sehun membungkukan sedikit badannya lalu menyapa ketiga namja itu, ah tidak tapatnya dua namja, karena salah satunya sudah dia sapa saat pertama kali masuk sekolah.

“Sehun-ssi, ini kenalkan mereka semua sahabatku. Park Chanyeol dan Xi Luhan, mereka dari kelas 3-C, dan ini kau tau sudah mengenalnya Kim Myungsoo” Ucap Suzy memperkenalkan satu-satu namja itu, Sehun menyaksikannya lalu melempar senyum ramahnya pada namja-namja itu namun tidak pada Myungsoo, dia masih agak sedikit kesal dengan Myungsoo yang mempermalukannya beberapa hari lalu di kantin saat kejadian Suzy tidak sengaja menabraknya.

“hum…jadi kau yang bernam Oh Sehun?” Gumam Chanyeol memperhatikan Sehun dari ujung kaki sampai ujung kepalanya, “jadi, apa yang kau lakukan di sini?” Tanya Luhan sedikit menekankan kalimatnya.

“ya…kalian kenapa seperti hakim yang sedang menuntut terdakwanya eoh…bicaranya tidak usah ditekan seperti itu…dia kemari karena ingin mengerjakan tugas bersamaku…sebaiknya kalian jangan mengganggu pergi sana” Sahut Suzy kesal melihat tatapan ketiga namja itu yang seolah mengintimidasi Sehun.

“cih…kami hanya bertanya, tak usah marah begitu…” Dengus Luhan pelan sedetik kemudian dia beranjak dari sofa dan mengajak Chanyeol dan Myungsoo untuk ikut bersamanya.

“ya eoddiga?” Seru Suzy melihat ketiga namja itu berjalan menuju tangga rumahnya, “menyapa game playermu seperti biasa…” Sahut Luhan tanpa mengalihkan perhatiannya.

“ya…” Pekikan Suzy terhenti saat punggung ketiga namja itu sudah menghilang di balik tangga, “cih…selalu saja seenaknya” Dumel Suzy pelan.

“hum…kalian terlihat sangat dekat ya?” Tanya Sehun, Suzy menoleh pada Sehun kemudian duduk di sofa bekas tempat duduk tiga namja itu.

“ya bisa di bilang begitu…sejak kecil kita selalu bermain bersama jadi hubungan kami begitu dekat” Jawab Suzy.

“geure? tapi sepertinya mereka tidak menyukaiku…apalagi Myungsoo, dia selalu saja menatapku tajam”

“haha, tak usah kau pikirkan…mereka memang seperti itu kalau ada namja yang dekat denganku, kalau masalah Myungsoo yah bukan cuma kau yang ditatapnya seperti itu, tapi semua orang termasuk aku juga….jadi itu sudah biasa” Ucap Suzy sambil terkekeh.

“benarkah…haha, baguslah kalau begitu…aku pikir dia akan menerkamku dengan tatapannya itu” Sehun sedikit bergidik kala mengingat tatapan Myungsoo.

“aniyo…dia tidak sebrutal itu kok…ah, kita tidak usah bahas tentang mereka…kita mulai mengerjakannya saja” Ucap Suzy sembari mengeluarkan kamera digitalnya.

“maja…kita mengerjakannya di laptopku saja ne” Ucap Sehun smebari mengeluarkan laptopnya kemudian menyalakannya.

“ok” Jawab Suzy, sedetik kemudian dia berkutat dengan beberapa foto yang ada di dalam kamera Suzy semnetara Sehun fokus pada layar di depannya untuk membuat kata pengantar tugas mereka.

___

Tak terasa siang sudah berganti malam, namun keadaan di dalam rumah keluarga Bae masih belum berubah. Suzy masih sibuk dengan cakaran di depannya yang berisi tentang deskripsi beberapa tanaman yang tadi di ambilnya.

Namun sekarang dia sudah tak bersama Sehun lagi, sejam yang lalu Sehun berpamitan pulang dan mengatakan akan melanjutkan tugas mereka besok di jam yang sama. Selepas kepergian Sehun, Suzy yang masih ingin mengerjakan tugasnya pun kembali bergelut dengan kamera digitalnya.

“huh…setelah berjam-jam baru selesai dua tanaman…ternyata mendeskripsikannya benar-benar membutuhkan waktu yang banyak” Gumam Suzy menatap tulisan tangannya.

“namja itu ke mana?” Myungsoo yang entah darimana muncul begitu saja di samping Suzy membuat yeoja itu terperanjat kaget.

“ya! kau mengagetkanku pabo!” Pekik Suyz keras membuat gendang telinga Myungsoo sedikit berdengung.

“hehe, mian…aku tidak tau…mana pangeranmu itu? sudah pulang eoh?” Tanya Myungsoo lagi, Suzy hanya menganggukan kepalanya malas tanpa berniat membuka suaranya.

“geure…sepertinya kau bahagia sekali ne bisa sekelompok dengannya” Ucap Myungsoo asal, Suzy lagi-lagi menganggukan kepalanya pasti.

“kau benar-benar menyukainya?” Tanya Myungsoo, kini Suzy tak menganggukan kepalanya namun dia menolehkan kepalanya kepada Myungsoo.

“wae? Apa urusannya denganmu kalau aku menyukainya?” Tanya Suzy, Myungsoo hanya menggelengkan kepalanya kemudian tersenyum hambar.

“eobso…aku hanya ingin memastikannya” Jawab Myungsoo datar, Suzy menautkan alisnya tanda bingung.

“eyyy…jangan dipikirkan…kau akan cepat keriput kalau selalu berpikir keras” Ucap Myungsoo sembari meregangkan kedua alis Suzy yang bertautan tadi.

“mwoya…” Dumel Suzy pelan sembari mempoutkan bibirnya.

“keke, kyeopda…” Gumam Myungsoo mengacak pelan rambut Suzy sementara Suzy semakin mempoutkan bibirnya kesal.

___

“Bae Suzy!!!” Pekikan tiga namja dari luar pagar rumah Suzy itu membuat telinga yang ada di dalam rumah itu terasa pengang.

Suzy yang kini sedang menyantap sarapannya merasa terganggu dengan pekikan tiga namja itu, “Suzy-ah….” Suzy mendengus kesal, dia dengan cepat menghabiskan sarapannya dan meneguk sekali susu putihnya.

“eomma aku berangkat ne…” Sahut Suzy, “kenapa cepat sekali chagiya…makananmu belum habis…” Jawab eommanya menghampiri Suzy.

“sudah habis kok…aku harus cepat-cepat sebelum tiga iblis itu merusak pagar kita….aku pergi annyeong” Setelah mengecup pipi eommanya Suzy langsung melongos keluar dari rumahnya menghampiri tiga iblis yang dimaksudnya tadi.

“ckck, mereka tak berubah daridulu” Gumam eomma Suzy memandang pintu yang baru saja di tutup oleh anaknya.

“ya! tak bisakah kalian membuat pagiku tenang eoh?” Pekik Suzy seraya keluar dari pagarnya, tiga namja yang tadinya mengganggu ketenangan Suzy itu hanya memamerkan gigi putih mereka di hadapan Suzy.

“aigoo…kau seperti anak kecil saja…makananmu masih berantakan begini” Ucap Luhan menyeka ujung bibir Suzy menggunakan lengan kemejanya.

“siapa suruh kalian menggangguku…baru saja aku sarapan kalian sudah berkoar-koar di depan sini…” Dumel Suzy sembari berjalan menuju halte bis.

“ya Suzy-ah tunggu kami…” Pekik Chanyeol lalu berlari mengejar Suzy, “hey, cantikmu akan hilang kalau terus mengomel nona…” Goda Chanyeol berjalan di samping Suzy, namun yang digoda sama sekali tak bereaksi dan semakin menekuk wajahnya.

“ini masih pagi Suzy-ah, seharusnya kau menyambut kami dengan senyumanmu bukan dengan wajah seperti ini” Sahut Myungsoo sembari mencubit kedua pipi Suzy yang tembem.

“ya…lepaskan…appo tau!” Suzy menarik wajahnya kebelakang sehingga kedua tangan Myungsoo terlepas dari pipinya.

“kalian menyebalkan, setiap pagi selalu mengangguku…huh” Dumel Suzy, ketiga namja itu hanya terkekeh.

“itu artinya kami menyayangimu pabo” Celetuk Luhan mengetuk pelan dahi Suzy, Suzy menaikkan alisnya menatap namja itu, “sayang? Cih, kalau kalian sayang padaku pasti kalian tidak akan menggangguku. Kalian pasti akan memanjakanku” Ucap Suzy mendelik sebal.

“ya…kami ini sahabatmu bukan pacarmu yang harus memanjakanmu, kalau kau ingin bermanja-manja carilah pacar segera” Seru Chanyeol membuat Suzy semakin mendengus, dimana dia akan mendapatkan pacar? Heh, namja yang dekat dengan dia saja hanya tiga orang ini bagaimana caranya menadapat pacar.

“menyayangimu bukan harus selalu memanjakanmu Suzy-ah…kau tau, setiap pagi kami mengganggumu itu adalah bentuk kasih sayang dari kami” Ucap Myungsoo, Suzy tiba-tiba menatap jijik Myungsoo yang berada di sampingnya, seumur-umur baru sekali ini dia mendengar Myungsoo berkata romantis seperti ini dengan wajah dinginnya.

“kau benar-benar tak cocok dengan kata-kata itu Kim Myungsoo” Ucap Suzy, “cih, aku sudah berusaha bersikap manis padamu kau malah mengejekku…sudahlah aku tidak sanggup melakukannya padamu” Dumel Myungsoo berjalan lebih dulu meninggalkan Suzy dan yang lainnya di belakang.

“haha, ya Kim Myungsoo! Aku juga tak berharap kau bersikap manis padaku…aku lebih suka kau dengan sikap cuekmu!” Seru Suzy lalu diakhiri dengan kekehan pelannya bersama Chanyeol dan Luhan.

Tanpa sadar dari arah depan Myungsoo menarik kedua sudur bibirnya sehingga membentuk sebuah lengkungan ke atas di wajahnya, pemandangan yang benar-benar jarang terlihat. Senyuman yang tak pernah dikeluarkannya tiba-tiba saja muncul saat mendengar ucapan Suzy barusan.

___

“ya…kenapa kau lelet sekali sih, aku ingin berangkat ke sekolah…” Dumel seorang yeoja yang kini tengah menatap jengah namja yang sedang menyantap sarapan paginya dengan hikmat.

“arasseo, arasseo akan kuhabiskan segera” Namja itu dengan lahap menghabiskan sarapannya setelah itu meneguk susu putihnya.

“heh, kenapa eomma bisa membiarkanku tinggal dengan namja sepertimu? Benar-benar tak bisa di percaya” Gerutu yeoja itu kesal, namja yang dimaksudnya hanya memamerkan deretan gigi putihnya yang basah karena susu.

“itu karena omonim sudah mempercayaiku untuk menjaga putrinya” Ucap namja itu bangga, yeoja tadi hanya mendengus sebal lalu berjalan keluar dari rumah.

“palli! Kalau sampai aku telat kau akan tanggung akibatnya” Pekiknya, namja itu kemudian menyambar tasnya dan mengejar yeoja itu keluar.

“ya Jung Soojung tunggu aku!” Pekik namja itu keluar dari gerbang rumah mereka dan menyamakan langkah kakinya dengan Soojung.

“mulai besok berikan aku uang untuk naik bis” Ucap Soojung.

“waeyo? biar aku saja yang memegangnya kau tak perlu takut”

“ck, Oh Sehun-ssi aku bukannya takut uang yang kau pegang hilang atau kau habiskan sendiri, aku hanya ingin berangkat sekolah sendiri tanpa harus setiap hari menunggumu yang lelet itu” Ucap Soojung sarkastik, Sehun menggaruk tengkuknya dan tersenyum kaku.

“jadi kau tidak ingin lagi berangkat bersamaku eoh?” Tanya Sehun, Soojung menganggukan kepalanya pasti.

“berikan padaku setelah pulang sekolah nanti, jangan sampai kau lupa” Ucap Soojung sebelum masuk ke dalam bus yang berhenti di depan mereka.

“heh…bagaimana caranya menjinakkanmu Soojung-ah?” Lirih Sehun saat menyadari pintu bisnya akan tertutup dengan cepat dia meloncat masuk ke dalam bis dan duduk di samping Soojung.

___

Suzy dan Myungsoo masuk bersamaan dalam kelas mereka, seketika semua siswa menghentikan aktifitasnya dan menatap Myungsoo yang merangkul bebas bahu Suzy. Suzy bisa mendengar bisikan-bisikan para yeoja yang menyudutkan dirinya, seperti biasa bisikan yang sudah tiga tahun terakhir selalu didengarnya saat bersama ketiga sahabatnya itu.

“heh, selalunya begini…” Gumam Suzy kesal, “biarkan saja…itu tandanya mereka cemburu sayang….” Goda Myungsoo, Suzy menolehkan kepalanya dan menatap sinis Myungsoo yang melampirkan senyuman tanpa dosanya.

“cih, kau sangat menjijikkan” Desis Suzy menghempaskan tangan Myungsoo lalu beranjak ke bangkunya.

“kalian semakin hari semakin mesra saja eoh…” Ucap Jiyoung menghadap ke arah Suzy, “mesra apanya…huh, dia malah semakin menyebalkan” Dumel Suzy, Sulli dan Jiyoung hanya terkekeh mendengarnya.

“ah Suzy-ah bagaimana kemarin? Apa Sehun baik padamu?” Tanya Sulli antusias, Suzy menghadapkan dirinya ke samping ke arah Sulli dan menatapnya berbinar.

“sangat….huaa, dia benar-benar namja ideal…aku tak percaya bahwa dia adalah seorang playboy, karena sifatnya seperti seorang lelaki sejati” Ucap Suzy dengan wajah bahagianya.

“ya, itu hanya taktiknya agar kau bisa jatuh kejebakannya Suzy-ah…kemarin aku mendengar lagi cerita tentangnya dari teman smpku…” Sahut Jiyoung, Suzy dan Sulli tiba-tiba menoleh pada Jiyoung dengan tatapan ingin tahu.

“mereka mengatakan selama bersekolah di Amerika, Sehun setiap minggunya selalu mengganti teman kencannya. Yeoja-yeoja yang dikencaninya pun bukan yeoja sembarang, banyak yeoja dari kalangan atas bahkan juga kebanyakan yang dikencaninya adalah seorang noona” Jelas Jiyoung, kedua temannya itu membulatkan matanya tak percaya.

“jinjja? huaa….dia benar-benar populer ne…” Pekik Sulli tertahan, Suzy menganggukan kepalanya dengan senyum lebarnya.

“aku ingin menjadi yeojachingunya…” Ucap Suzy, Jiyoung mengetuk pelan dahi Suzy agar temannya yang satu itu tersadar dari lamunannya.

“ya! kau gila? Kenapa kau malah ingin menjadi yeojachingu playboy itu eoh?” Gerutu Jiyoung.

“tentu saja…namja sekeren dia siapapun pasti ingin jadi yeojachingunya” Seru Suzy, Jiyoung menggelengkan kepalanya pelan.

“maja Jiyoung-ah, aku juga ingin jadi yeojachingunya…ya Suzy-ah kita bertarung secara sportif ne, siapapun yang dipilih kita harus berlapang dada arasseo!” Sahut Sulli, Suzy menganggukan kepalanya lalu bersalaman dengan Sulli.

“omo! Sesange!” Pekik Jiyoung tercekat melihat tingkah dua orang tersebut, daripada melihat kelakuan mereka yang aneh lebih baik dia fokus membaca buku pelajarannya.

___

Bel istirahat berbunyi, Sulli dan Jiyoung dengan segera menarik Suzy untuk segera ke kantin karena sedari tadi perut mereka sudah berbunyi tak karuan.

“ya Suzy-ah eodiga?” Pekik Myungsoo yang baru saja ingin menghampiri Suzy namun dia kalah cepat dnegan kedua yeoja itu. Suzy sudah meninggalkan kelas sebelum dirinya berhasil menarik Suzy.

“cih, jinjja….” Gerutu Myungsoo lalu menyusul tiga yeoja itu ke kantin.

“Ya! kenapa kau meninggalkanku eoh!” Sungut Myungsoo duduk di samping Suzy, dia menatap horor Jiyoung dan Sulli yang membuat Suzy meninggalkannya, sementara yang ditatap hanya cengengesan tak jelas.

“aissh, kau kayak anak kecil saja yang tak tau jalan ke kantin” Balas Suzy, Myungsoo menggerutu tak jelas lalu menghentakkan kakinya kesal berkali-kali.

“ya Kim Myungsoo! Aigoo…kau memang anak kecil eoh, berhenti bertingkah seperti itu…” Pekik Suzy, bukannya berhenti Myungsoo malah semakin menjadi-jadi.

“aisshh….arasseo, arasseo, mian…lain kali tak akan kutinggalkan puas” Ucap Suzy akhirnya, Myungsoo menghentikan aksi kekanakannya itu lalu tersenyum puas.

“puas!” Pekik Myungsoo, dia lalu mencolek lengan Suzy.

“apa lagi?” Suzy menoleh dengan malas pada Myungsoo, meninggalkan makanan yang disantapnya “aku lapar…” Jawab Myungsoo dengan tambahan aegyonya.

“ugh…myung…Myungsoo, kau tak pantas beraegyo seperti itu” Ucap Sulli meringis kecil melihat ekspresi Myungsoo, “Sulli benar…kau lebih cocok dengan tampang datarmu” Sambung Jiyoung.

Ini memang pertama kalinya mereka melihat wajah Myungsoo yang berekspresi, dan itu benar-benar membuat mereka bergidik ngeri.

“kenapa kalian malah memprotes tampangku? Bagaimanapun ekspresiku aku akan tetap tampan jadi tak akan berpengaruh” Ucap Myungsoo bangga, Sulli dan Jiyoung hanya tersenyum kikuk mendengarnya. Satu lagi yang mereka ketahui tentang Myungsoo, dia benar-benar seorang yang narsis.

“Suzy-ah, aku lapar, lapar…” Myungsoo kembali pada Suzy dan melaporkan tentang perutnya yang sudah demo ingin di beri makan.

“arasseo…huh, kau memang menyebalkan Myungsoo-ah…” Dumel Suzy lalu beranjak dari bangkunya dan seperti biasa dia memesankan makanan untuk Myungsoo.

“Myungsoo-ah…” Luhan dan Chanyeol kini menghampiri meja Myungsoo, Jiyoung dan Sulli terlihat salah tingkah saat kedua namja itu duduk di samping mereka.

“eoh nugu?” Tanya Luhan menyadari Sulli dan Jiyoung.

“mereka teman Suzy…” Jawab Myungsoo, “ah geure? annyeong choneun Luhan imnida..” Ucap Luhan mengulurkan tangannya.

“ah ne, aku tau namamu…choneun Choi Sulli” Balas Sulli menyalami tangan Luhan, “choneun Kang Jiyoung imnida” Lanjut Jiyoung.

“owaah…benar kata Suzy, teman-temannya yeppo…” Seru Chanyeol membuat kedua yeoja itu tersipu malu, “annyeong choneun Chanyeol imnida…kalian tak keberatan memanggilku oppa?” Lanjutnya dengan nada sedikit menggoda, Luhan terkekeh melihatnya sementar Myungsoo hanya melemparkan tatapan datarnya.

“ah…n…ne” Jawab Jiyoung kikuk.

“ya…kalian jangan menggangu temanku” Suzy yang datang dengan nampan berisi semangkuk ramyun dan segela cappuchino dingin milik Myungsoo itu langsung mencibir pada Luhan dan Chanyeol.

“siapa yang mengganggu mereka? Kami hanya berkenalan saja” Ucap Chanyeol diangguki oleh Luhan.

“geure? terus tadi yang aku dengar apa? Oppa? Ya! jangan bercanda” Pekik Suzy, Chanyeol hanya memamerkan gigi putihnya yang panjang sembari menyembulkan tanda peace dari tangannya.

“Suzy-ah kau hanya memesankan untuk Myungsoo? Kami mana?” Taya Luhan, Suzy menggelengkan kepalanya, “kalian pesan sendiri, siapa suruh datang telat” Ucap Suzy tanpa mengalihkan perhatiannya dari makanan yang tadi sempat ditinggalkannya.

“cih…selalu saja Myungsoo, kau tak pernah bersikap baik pada kami” Cibir Chanyeol membuat Suzy menatapnya sinis.

“kalian juga tak pernah berbuat baik denganku…kenapa aku harus berbuat baik dengan kalian?” Balas Suzy.

“Myungsoo juga tak pernah berbuat baik kepadamu tapi kenapa kau selalu menuruti kemauannya?” Balas Chanyeol, Suzy terdiam seketika.

“benar juga…aku tak pernah baik padamu tapi kenapa kau tidak pernah menolak kalau ku suruh?” Tanya Myungsoo juga ikut berpikir.

“ne? Molla…aku juga tak tau…sudahlah kalian pergi pesan sana…” Ucap Suzy lalu kembali makan.

“benar juga? Myungsoo selalu saja menyebalkan tapi kenapa aku malah tak pernah menolak perintahnya? Benar-benar aneh…” Batin Suzy memasang wajah berpikirnya.

“Suzy-ah…kau lihat yeoja itu?” Jiyoung tiba-tiba menunjuk seorang yeoja yang sedang kebingungan mencari meja.

“nugu?” Suzy membalikkan badannya dan menyipitkan matanya melihat yeoja yang dimaksud Jiyoung.

“eoh, memangnya dia kenapa?” Tanya Suzy, “dia juga pindahan dari Amerika, sekolah yang sama dengan Sehun” Suzy membulatkan matanya seketika.

“jinjja?” Tanya Suzy tak percaya, “eoh…mereka bahkan pindah dihari yang sama ke sekolah ini…banyak gosip beredar kalau mereka punya hubungan yang dekat” Jelas Jiyoung.

“omo…dia dekat dengan Sehun? Ini harus dijadikan kesempatan…” Gumam Suzy, Jiyoung mendengarnya malah melongo tak percaya.

“bukan itu yang kumaksud…aigoo…” Desah Jiyoung, baru saja ingin menahannya, Suzy malah sudah menghampiri gadis itu.

“annyeong…kau murid baru yah?” Tanya Suzy menghampiri seorang yeoja.

“eoh, ne…” Jawab yeoja itu singkat, “choneun Bae Suzy imnida…namamu siapa?” Tanya Suzy lagi.

“choneun Jung Soojung, panggil Soojung” Balas Soojung, Suzy menganguk lalu menarik lengan Soojung untuk mengikutinya.

“kau sedang mencari tempat untuk makankan? Gabung dengan kami saja” Ucap Suzy, dia lalu menggiring Soojung ke arah meja mereka.

“duduklah…” Soojung dengan cepat duduk di samping Sulli tepat berhadapan dengan myungsoo yang masih asyik fokus menyantap ramyun favoritenya

“gomawo…” Ucap Soojung pelan, “ne sama-sama…ah iya kenalkan ini teman sekelasku, Choi Sulli dan Kang Jiyoung” Suzy mengenalkan Sulli dan Jiyoung kepada Soojung.

“eoh, annyeong choneun Jung Soojung imnida” Soojung membungkukan sedikit kepalanya menyapa kedua yeoja itu.

“annyeong…” Balas keduanya secara bersamaan.

“dan ini….” Suzy mengarahkan telapak tangannya pada Myungsoo, “ya…berhenti makan dulu, kenalkan dia…” Suzy menarik sumpit Myungsoo sehingga membuat kepala namja itu terhuyung mengikuti gerakan sumpitnya.

“ya aku lagi makan!” Pekik Myungsoo kesal sembari menyeka kuah ramyun yang berhamburan dimulutnya.

“kenalkan dulu ini…Jung Soojung…” Suzy mengarahkan kepala Myungsoo kesamping sehingga bisa melihat Soojung.

“Jung Soojung? Soojung? kau Soojung anak Jung saem?” Pekik Myungsoo tertahan, terlihat Soojung tersenyum kecil, “ne, annyeong…lama tak berjumpa Myungsoo-ah…” Jawab Soojung tersenyum.

“huaa….daebak! aku pikir tak akan bertemu denganmu lagi, sudah berapa tahun ya…” Decak Myungsoo, Suzy hanya memandang bingung Myungsoo.

“kalian saling mengenal?” Tanya Suzy, keduanya langsung mengangguk bersamaan.

“kau ingat saat SD dulu aku les bermain gitar? Jung saem itu appanya Soojung, jadi saat les aku sering bertemu dengannya di rumahnya” Jelas Myungsoo, Suzy ber-oh ria sembari menganggukan kepalanya.

“kapan kau pindah ke Seoul?” Tanya Myungsoo beralih ada Soojung, “hmm, baru beberapa hari yang lalu..” Jawab Soojung.

“jinjja? kenapa tak mengabariku? Padahal aku ingin bermain gitar lagi bersamamu, waktu itu kau benar-benar mahir”

“ah, aniyo, itu hanya permainan biasa. Kalau kau belajar kau juga bisa memainkannya”

“geure? kalau begitu ajari aku, aku sudah belajar memainkan lagu yang kau mainkan dulu tapi tak pernah berhasil”

“ne, dengan senang hati…aku akan mengajarmu”

Suzy mendengus kesal melihat Myungsoo begitu antusias berbicara pada Soojung, dia bahkan sudah melupakan ramyun yang dimakannya. Myungsoo juga tak menghiraukannya karena asyik sendiri dengan Soojung.

“cih, tiba ada yeoja cantik saja dia melupakanku…” Gerutu Suzy pelan, “kajja aku sudah kenyang” Suzy beranjak dari duduknya lalu mengajak Sulli dan Jiyoung untuk kembali ke kelas.

“ya kau mau kemana? Makananmu belum habis..” Cegah Myungsoo, Suzy hanya mendengus sebal.

“aku sudah kenyang…Sulli-ah, Jiyoung-ah kita kembali ke kelas” Jawab Suzy ketus lalu mengajak kedua temannya, Jiyoung dan Sulli yang merasa kebingungan hanya mengikuti Suzy.

“lanjutkan saja aktifitasmu….” Ucap Suzy ketus sebelum meninggalkan Myungsoo dan Soojung yang kebingungan.

“dia kenapa?” Tanya Myungsoo, Soojung hanya mengedikkan bahunya tak tau.

___

Hari ini adalah hari kedua Suzy dan Sehun mengerjakan tugas mereka, seperti kemarin Sehun dan Suzy pulang bersama dan langsung menuju ke rumah Suzy untuk melanjutkan tugas mereka.

“eomma, aku pulang” Sahut Suzy memasuki rumahnya diikuti oleh Sehun, “eoh, kau sudah pulang…ini siapa?” Eomma Suzy menghampiri Suzy diruang tamu lalu beralih pada Sehun.

“annyeonghaseyo, choneun Oh Sehun imnida, teman Suzy” Ucap Sehun memperkenalkan dirinya, “
ah geure? aku pikir kau kekasihnya…haha baru pertama kalinya Suzy membawa teman namjanya pulang ke rumah…” Ucap Eomma Suzy sambil terkekeh membuat Suzy tersipu malu.

“ah, eomma…” Suzy memukul pelan lengan eommanya dengan wajah malu.

“ah, aniyo omonim…aku ke sini karena ingin mengerjakan tugas sekolah kami…” Jawab Sehun kikuk, eomma Suzy menanggukan kepalanya.

“hehe, mian ne aku sudah menduga yang tidak-tidak…ah duduklah, omonim akan menyiapkan minuman untukmu” Ucap eomma Suzy mempersilahkan Sehun untuk duduk.

“ne gomawo omonim” Sehun membungkukan badannya sopan lalu beranjak ke sofa.

“Sehun-ah, aku ganti pakaian dulu ne kau tunggu disini” Pamit Suzy, Sehun menganggukan kepalanya lalu membiarkan Suzy berjalan menuju kamarnya.

“eo, kau ke sini lagi?” Luhan yang baru saja memasuki rumah Suzy langsung tertuju pada Sehun yang duduk di ruang tamu sendiri.

“ne, kami ingin mengerjakana tugas lagi” Jawab Sehun.

“cah, Sehun-ah…ini minummu…dan di makan kuenya ne” Eomma Suzy muncul dari dapur sembari membawa dua gelas jus jeruk dan dua piring kue untuk Sehun dan Suzy.

“omonim untukku mana?” Tanya Luhan, eomma Suzy sedikit terkejut menyadari keberadaan Luhan dia mengelus dadanya pelan.

“kau mengagetkan omonim…kajja, kau makan di dapur saja…masih banyak sisanya” Ajak eomma Suzy, Luhan memekik girang lalu menggandeng eomma Suzy berjalan ke dapur. Sehun yang melihatnya hanya terkekeh pelan.

Setelah beberapa menit menunggu, akhirnya Suzy turun dengan baju rumahnya. “mian Sehun-ah membuatmu menunggu” Ucap Suzy duduk di samping Sehun.

“ah gwenchana…sekarang buka kameramu…kita melanjutkan lagi yang kemarin” Ucap Sehun, dengan cepat Suzy menyalakan laptop Sehun dan memberikan pada Sehun kameranya.

Suzy dan Sehun kini sibuk dengan laptop dan beberapa kertas yang berisi deskripsi tanaman yang ada dihadapan mereka, sesekali Suzy bertanya pada Sehun mengenai deskripsinya dan mereka juga bergantian untuk membuat slide power point mereka.

“hua…tinggal satu tanaman lagi, kita melanjutkannya atau besok saja?” Ucap Suzy meregangkan tangannya yang agak kaku.

“besok saja lagi ne…aku harus segera pulang ini sudah hampir malam” Ucap Sehun, “geure? orang rumahmu pasti mencarimu…baiklah besok pulang sekolah kita kerja lagi..” Ucap Suzy beranjak membereskan meja.

“ne, tapi besok aku tidak bisa pulang sekolah…bagaimana kalau sore saja? kan tinggal satu tanaman juga, otthae?” Tawar Sehun, Suzy tersenyum lalu menganggukan kepalanya.

“ok call…” Ucap Suzy.

“aku berpamitan sama eommamu dulu…” Ucap Sehun, Suzy kemudian ke dalam untuk memanggil eommanya.

“eomma Sehun sudah mau pulang” Teriak Suzy, eommanya menyembulkan diri dari dapur dengan keadaan yang belepotan.

“kau sudah mau pulang? Kenapa tka makan malam di sini saja?” Tanya eomma Suzy, “aniyo omonim…aku harus pulang sebelum makan…kamsahamnida untuk minum dan kuenya” Ucap Sehun.

“ah ne, lain kali main lagi ke sini ne…” Sahut eomma Suzy.

“ne omonim…aku permisi dulu”

“hati-hati di jalan ya” Sehun membungkukan badannya lalu berjalan menuju pintu.

“aku pulang dulu Suzy-ah…” Pamit Sehun pada Suzy, “eoh…gomawo ne…” Balas Suzy.

“haha, untuk apa..bukannya kita mengerjakannya bersama…” Ucap Sehun sambil tertawa membuat Suzy juga ikut tertawa, “ya sudah aku duluan ne…sampai bertemu besok” Sehun melambaikan tangannya pada Suzy lalu berjalan menuju halte bis.

Suzy terus menatap punggung Sehun yang berjalan menjauhinya, seiring dengan belokan kompleks sosok Sehun kini mulai menghilang dari penglihatannya.

“matamu bisa keluar kalau terus menatapnya seperti itu” Suzy terlonjak kaget saat mendengar suara Myungsoo tepat di telinganya.

“ya! kapjagi!” Pekik Suzy kesal, “siapa suruh kau terlalu fokus dengan pangeranmu sampai-sampai kau tidak menyadariku” Ucap Myungsoo enteng, Suzy mendengus sebal.

“siapa yang tidak menyadari siapa? Bukannya tadi kau juga mengacuhkanku” Batin Suzy menggerutu, dia menatap sinis Myungsoo lalu masuk ke dalam rumahnya.

“ya kenapa kau main masuk saja? tunggu aku…” Pekik Myungsoo menyusul Suzy.

“Suzy-ah, kemari nak…Luhan dan eomma habis membuat cake cokelat” Seru eomma Suzy saat melihat Suzy berjalan menaiki tangga, namun Suzy seakan tak mendengarnya dia terus berjalan dengan kaki disentakkan.

“ya Bae Suzy!” teriak Myungsoo memasuki rumah Suzy.

“aigoo…kalian pasti bertengkar lagi eoh? Pantas saja dia tak menyahut saat omonim memanggil” Eomma Suzy menghampiri Myungsoo dengan gelengan kepalanya.

“ne omonim…anak omonim itu hobinya marah-marah terus, aku sampai lelah menghadapinya” Gerutu Myungsoo, eomma Suzy hanya tersenyum lalu menarik Myungsoo bersamanya.

“lebih baik kau cicipi cake buatan omonim dan Luhan…pasti sangat enak” Ucap eomma Suzy, “Luhan? Aniyo…aku tak ingin perutku bemasalah lagi omonim” Ucap Myungsoo menolak, terakhir kali saat dia mencoba kue buatan Luhan dan Chanyeol itu membuat dirinya harus bolak balik ke kamar mandi seharian penuh tanpa jeda.

“tidak akan…omonim yakin kali ini hasilnya akan baik”

“ani…geunde….” Terlambat, Myungsoo baru ingin melepaskan tangannya kini sudah berdiri di depan meja pantri yang di atasnya terdapat sebuah cake cokelat yang dari penampilannya cukup menggoda tapi tak tau dengan rasanya.

“cobalah Myung…cake ini berbeda dengan yang terakhir kali…aaa~ haebwa….” Ucap Luhan menyodorkan sepotong ke arah mulut Myungsoo.

“mmm…” Myungsoo mengatupkan bibirnya rapat-rapat sembari menggelengkan kepalanya.

“cobalah, tidak akan terjadi apa-apa dengan perutmu” Desak Luhan dia sudah menempelkan kue tersebut di bibir Myungsoo, namun Myungsoo masih bersiteguh untuk menutup rapat mulutnya.

“omonim…” Luhan mengedipkan matanya pada eomma Suzy yang masih memegangi Myungsoo, eomma Suzy membalas dengan kedipan mata sedetik kemudian dia mencubit kecil perut Myungsoo.

“arrgghhh….hmppp….” Sukses, Luhan memasukkan kuenya ke dalam mulut Myungsoo lalu dengan cepat meyumbat mulutnya.

“kunyah dan telan” Titah Luhan, Myungsoo meronta untuk melepaskan mulutnya namun Luhan terlalu kuat untuk menahannya. Dengan sangat terpaksa Myungsoo mengunyah cake yang ada dalam mulutnya kemudian menelannya dengan berat.

“anak baik…” Ucap Luhan memandang puas Myungsoo.

“otthae? Enakkan?” Tanya eomma Suzy, Myungsoo hanya diam memasang wajah datarnya sedetik kemudian…

“ueeekkkk….” Myungsoo menutupi mulutnya yang ingin mengeluarkan sesuatu.

“waeyo?” Tanya Luhan panik, “molla….kau…ueekkkk….” Myungsoo tak melanjutkan kalimatnya langsung berlari ke kamar mandi untuk mengeluarkan isi perutnya.

“apa yang salah dengan cakenya omonim?” Tanya Luhan bingung, eomma Suzy juga sama bingungnya. Sedetik kemudian dia terbelalak kaget.

“omo! Susunya…coba berikan omonim kaleng susu yang tadi kita pakai” Seru eomma Suzy, Luhan kemudian mengambil kaleng susu kosong yang tadi mereka pakai.

“tuh kan…ini sudah kadaluarsa…pantas saja Myungsoo muntah, perutnya kan sangat sensitif” Gumam eomma Suzy, Luhan terbelalak kaget mendengarnya. Tanpa sadar Myungsoo sudah kembali dari kamar mandi dan mendengar ucapan eomma Suzy.

“XI LUHAN!!!”

TBC

Haha, seperti yang author katakan di part 1, ff ini akan lama kelanjutannya. Author ngetiknya kalau memang benar-benar lagi ada waktu kosong seharian dan ide VIL bener-bener gak ada.

Kebetulan kemaren author libur kuliah, dan saat melanjutkan part VIL author nemu jalan buntu di tengah-tengah, jadi author iseng buka file ff ini dan dengan sendirinya author ngetik…haha, lancar abis…so author posting deh J

Gimana? Feelnya dapat gak? Jujur aja entah mengapa author sekarang agak kurang sreg buat ff yang genrenya school life. Mungkin pengaruh umur yah? author udah dua tahun ninggalin SMA jadi wajar kan yah kalau author udah agak sedikit lupa gimana suasana di sekolah dulu dan sampe kebawa ke ff…

Haha, tapi author berusaha membuatnya agar kalian semua pada senang. Kan gak enak juga kalo tiap ff author genrenya selalu married life atau worklife terus. Monoton…wkwkw😀

Ok, silahkan kalian komen ne…kemaren yang komen dikit…mungkin gak tertarik kali ya dengan ff ini, hehe…amutdeun yang udah komen gomawo ne ^^

NB : VIL nanti yah kalo ide author muncul lagi😉 sabar yah nunggu keke.

134 responses to “[Request] Girl Next Door Part 2

  1. Kasihan Banget sih Myungsoo

    aigoo Dari tadi juga dia sudah punya firsat yang tidak baik😄

    next thor

    Like

  2. Hhahhaa…gokil2 banget sih suzy dkk…semoga myung tidak berpindah hati ke soojung deh..suzy dah keliatan mulai jealous…kerennn…next part thor..

    Like

  3. crtanya ringan thor…jgn sampe dibikin ribet aja ntar buat konfliknya..soalnya diawal udh asik😉

    Like

  4. suzy belum sadar ama perasaannya..
    pdahal kan dia sukanya ama myung.
    eommanya suzy ama luhan bnr” kocak. . kkk~ kasian myung..
    Ditunggu next part thor

    Like

  5. ceritanya gokil banget, seru lagi…
    suzy belum sadar ya sama perasaannya, padahalkan suzy suka sama myung…
    sehun sama soojung aja…

    next thor….

    Like

  6. Aigooo…itu myungsoo n suzy sudah saling cemburu…
    Tapi ga ada yaang sadar sama perasaan mereka masing masing….

    Seru banget nih ff….
    next part thor ditunggu….

    Vampire in love part 6 nya…juga ditunggu lho thor…

    Like

  7. myungsoo cemburu itu sama sehun hahahaha wkwkwkwk
    saling suka tpi pada gak sadar aja haduhhh biyung
    ditunggu part selanjutnya🙂

    Like

  8. hahaha ngakak baca pas terakhirnya!!
    jeongmal pabo,,bikin kue gak lihat dulu tgl kadaluarsanya.
    kasian si myung
    fighting ya

    Like

  9. Hahahahha ksian bgt myung jdi korban kue basi,myungzy sling cemburu satu sm lain nie,,next part dtunggu ya thor,fighting

    Like

  10. Hahahahha ksian bgt myung jdi korban kue basi,myungzy sling cemburu satu sm lain nie,next part dtunggu ya thor,fighting

    Like

  11. Huhahaha myungzy sling cembukur n lucu bnget luhan bikib cak eh…. Suzy yg dipaki kadaluarsa. Ksihan myung udah kna prangkap kue bkinan luhan 2x

    Like

  12. huaaaaaa suzy ternyata cemburu juga sama myungsoo kirain bener bener gak punya perassan apa apa sama myungsoo. aaa myungsoo kasian bisa bisa masuk rumah sakit itu, biar suzy khawatir gapapa kali thor

    Like

  13. Ahaaaa… Suzy kayaknya suka sama myungsoo yah? Buktinya dia kesel liat myungsoo ngobrol akrab dngan si soojung. Trus gmana dngan myungsoo? Apa dia juga sebenarnya suka ma suzy? Aahhh… Moga aja deh.🙂
    Oia, ffnya menarik kok thor. Gpp school life kan biar genrenya bervariasi gitu.🙂
    Ditunggu next partnya dan VIL part 6 juga.🙂

    Like

  14. hahaha luhan prah bngt msa msukin susu kadaluarsa k.kueny..
    aigooo myung ksian…

    hmm suzy kya ny cmbru tuh liat myung dket ma soojung

    Like

  15. haha luhan luhann.. tingkahmu benar2.. kayanya tanpa sadar suzy cemburu tuhh haha.. di tunggu kelanjutannya ya thor..

    Like

  16. Suzy nya udah mulai cemburu tuh liat myung deket sama soojung kkk suka, kagum sama cinta itu beda loh suz, mending kamu pikirin dulu bner2 apa yg kamu rasain sebenarnya sbelum terlambat. Gomawo udh dipost thor, fighting^^

    Like

  17. Wkwk…. luhan….
    Poor myung xD…
    suzy itu suka sama myung tp gk nyadar… xD udah… suzy..sama myung aja… wkwk…
    Chanyeol tebar pesona -_-“… entah kenapa.. chanyeol.. lebih cocok jd orang yg kena bully dr pada jd namja yg tebar pesona wkwk…
    daebak thor.. di tunggu next part nya

    Like

  18. haha keren tor ketawa pas baca moment myungsoo sama luhan, aku penasaraan sama hubungan sehun sama soojung?? Aku tunggu part selanjutnya

    Like

  19. aigoo myungsoo demen banget ngejailin suzy kekekek qw pikir myungsoo memiliki perasaan lebih dr sekedar sahabat buat suzy😀
    Tapi suzy naksir sehun😦
    myungsoo knl soojung😦
    next thor

    Like

  20. waahh..suzy mlai cmbru saat myung lbh asik ngbrol dg soo jung…
    gmn klo sehun jg d situ y? reaksiny kira” bete sprti suzy g y?
    lnjut thor…

    Like

  21. myung kayaknya cemburu ke sehun ya ?
    terus suzy juga kaya cemburu ke soojung, tapi suzy kok malah ngejarnya sehun ?
    nah si sehun sukanya sama soojung ya ?
    myung suka banget sih jahilin suzy ?
    tapi suzy kalo disuruh myung nurut aja gak ngelawan😀
    next partnya ditunggu kaka😉

    Like

  22. d antara k 3 namja it cman myung yg gk akur sm suzy, tp tnpa mrk sdari mrk sling membutuhkn stu sm lain, mskpn pd blg sm2 mnyebalkan tp mrk lh yg plg bnyk brinteraksi d bnding dgn chanye0l or luhan, kkk~

    aig0o. . .myungie sakit perut. . .kasian. . .aishh. . .knapa bkin kue.y pke su2 yg kadaluarsa? n knpa myung yg slalu d jdiin kelinci perc0baan wkwk. .

    myung dkt ma s0ojung. suzy kesel , bgitupun ktka suzy dgn sehun, myung pn jg bgtu. . udhlh myungzy jdian z krna spt.y sehun s0ojung ad hubungan dh. . :3

    Like

  23. Tpi eonni msh sneng bca ff yg school life, mskpun umur udh mau 22, kekek😀

    ngiri sma suzy, di kelilingin sma flower boy ^_^

    next saeng, hwaiting😉

    Like

  24. myungzy pada cemburuan hanya pada belum sadar aja topi kyknya myungsoo sadar kl dia suka suzy hanya suzy nya aja yg belum… wah bakal gimana nih myungsoo habis makan kuenya luhan… lanjut…lanjut thor… jgn lama2 nee

    Like

  25. kkkkk, kasian banget myung jadi kelinci percobaan luhan sama eommanya suzy, suzy cemburu yah sama soojung, ihihihhi, sehuun sama soojung hubungannya apa sih *masih kepo* heumm, next nya ditunggu, VIL nya jg dtunggu, fighting!!^^

    Like

  26. feelnya dapet kok
    aq suka ff ini, cuz ada kocaknya juga
    kayaknya suzy ada sedikit rasa ma L
    tp belum sadar aja
    sampe cemburu gitu ma krystal
    next part,, ditunggu^^

    #jngn lama“ ya,, aq udah masukin ni ff dlm daftar ff yang aq suka

    fighting!!!

    Like

  27. Sehun mau jinakin soojung,emangnya soojung binatang..hehe
    myung keliatan bangt suka sama suzy lebh dari sekedar sahabat..!!!
    ditunggu kelanjutannya,VIL jga..fighting!!!

    Like

  28. Suzy cemburu niihh ma Soojung, hahaha..
    Sbnernya Sehun itu suka ma Soojung yaa?
    Dtnggu deh next partnya

    Like

  29. hahah ngakak parah luhan bikin cake gak diliat2 dulu udh kadaluarsa atau belom xD
    eys suzy cemburu liat myungsoo deket sama soojung hoho ditunggu part selanjutnya🙂

    Like

  30. Uuaa suzy gasadar klo lg cemburu :p
    Tmbah seru kok thor, ngakak gra2 luhan sma eomma nya suji yg polos gtu xD
    Next nya dulu🙂

    Like

  31. Hahahaha kasihan myungsoo makann kue luhan dngan paksaan,,,:D

    Aiiisss myungzy psti saling suka tpi tdk menyadarinya,,,hahahaha
    Sεε♍åªàπƍåªàϯ (ง`▽´)ง(ง`▽´)ง

    Like

  32. Aigoo..Suzy blm menyadari perasaannya, sbenarnya dia suka Myung kan.
    Heh..Myung kya’a dkt ma soojung u.u
    Parah tu Luhan, poor Myungsoo xD

    Like

  33. luhaaaan polos banget paraah wkwkwk
    aigoo kyeopda!!!🙂
    kayanya perasaan suzy ke sehun cuma sebatas kagum aja ya? wkwk
    habis tadi pas myung sama soojung ngobrol suzy malah ngambek wkwk
    sebenernya kenapa sehun selalu pulang sebelum malam ya? ._.

    Like

  34. sehun sama myungsoo ini pedemeternya tinggi bangettt. oh iya yang myungsoo makan cake itu ngakak banget, dari awal myung sudah punya feeling ga mau makan, eh bener kan wkwkwk😄

    Like

  35. ah iya juga si , kenapa suzy mau aja ya kalodisuruh sama myungsoo ?
    ckck ternyata myungsoo tu kalo di depan sahabt2nya bakal keluar ekspresinya ya
    haha myungsoo yg sabar ya abis makan cakenya luhan :p

    Like

  36. jiahhh… myungzy sama* gk sadar lw mereka tu memang saling menyukai… hahha… pake saling cemburu segala… hahhaha……
    nah loh/…. kasian myungpa makan kua yg campuran susu yg udh Expire.. hahhaha…

    Like

  37. oh oh suzy kenapa? kek cemburu gitu…
    wkwkk.. eonni-yya kuharap kau segera sadar akan perasaanmu itu ketika melihat myungsoo-soojung😊
    aigoo.. luhan oppa dan bae ahjumma, apa yg telah kalian perbuat kpd oppa tampanku eoh? Oppa, neo gwaenchana?
    Hahaha kasihan soo oppa😀

    Like

  38. myungsoo cemburu sm sehun dan suzy cemburu sama soojung.. ckckck.. kpn mereka mau sadar ya? omo, luhan masa pke susu kadaluarsa… daebak thor ffnya. nan joha!

    Like

  39. kl mereka ber3 sahabatan beneran lucu kali ya, luhan yg kalem, chanyeol yg hiper sm myung yg (sebenernya) 4D, myung sm suzy sbnrnya cemburu kn, aih kyeopta

    Like

  40. aniyo suzy mulai suka sma sehun bt knp dia ngk mulai ska sma myungsoo ????? hahahaaa konyol luhan buat kue gagal terus kasian myungsoo jadi bahan percobaan terus. sbr y oppa mga ngk sakit ^_^

    Like

  41. bisa bisanya eommanin sama luhan bikin kue pakek susu kadaluarsa myubg semoga kau di berkati
    ck..knapa suzy juga sensi klp myung sama soojung
    author kalo bikin story ttg friendship memang JJang

    Like

  42. Wuahh skrg suzy yg cemburu ama soojung wkwkwk. Omo! Kasian myung keracunan makanan, luhan sih bikin kue make susu basi ckckck

    Like

  43. Aigo kisah mereka makin seru nh, dengan hadir’a eomma’a suzy yg cukup meramaikan lah hehehe,wah suzy mulai merasa enggak suka nh ngeliat kedeketan myung and soojung,aigo myung jadi bahan percobaan makanan luhan and eomma’a suzy sampe muntah” kaya gtu kasian deh. Tetap semanget yah wat bikin fanfic’a
    Fighting

    Like

  44. Wkwkwkwk.. Sehun kayaknya suka ma Soojung. Soojung gak suka ma Sehun? Atau jangan2 suka Myungsoo?
    Kasian Myungsoo.. Kena sial lg gr2 Luhan.. kkkk..

    Like

  45. Wkwkwk
    Susu basi, kasian myung
    Cieee.. suzy jeles nih ceritanya
    Kalo gitu berhenti dong suka sehun, kan kasian myung ntar tambah jeles

    Liked by 1 person

  46. hahaah myungg siialll jadi kelincii percobaan .. suzy sukka sehunn benerann kahh??? pii dy jg mulai gk sukaa myung a deket soojungg. ..

    Like

  47. Ohh ternyata cewe yg ditabrak myung itu soojung toh ekwk
    Jadi myung sama soojung udah saling kenal? Wkwk
    Suzy kesel myung tuh ngacuhin dia wkwk(?)
    Hahaaa susu basii kasian myungsoon makan2an luhan dari susu basii :((
    Seruu thorr ceritaa fighting nee:)

    Like

COMMENT FOR WHAT YOU HAVE BEEN READ!!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s