The Color Of Lovers CHAPTER 16

THE COLOR OF LOVERS
Author : elship_L
Cast : Bae Suzy, Kim Myungsoo, Jung Soojung, Oh Sehun
Other Cast : Kim Jiwon, Kang Minhyuk, Choi Minho
Genre : Romance, Friendship, Sad
Rating : PG-19
Type : Chapter

CHAPTER 16

The Color Of Lovers (2)
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Suzy berjalan dengan cepat menghampiri gadis yang terlihat sudah menunggunya itu, dia tersenyum kecil saat kedua mata mereka saling bertemu. Gadis tersebut terlonjak dari tempatnya saat menyadari kedatangan Suzy, dia menatap penampilan Suzy dengan seksama dan disaat Suzy berada dihadapannya dia segera meraihnya untuk dipeluk.

“eonni, gwechana?” Jiwon bertanya dengan penuh simpati, setelah berhari-hari tidak bertemu akhirnya Suzy mengajaknya untuk bertemu hari ini dan melihat secara langsung penampilan Suzy membuatnya merasa sedih. Dia begitu kurus, berbeda dengan hari terakhir saat mereka bertemu.

“aku tidak apa-apa Jiwon-ah, bagaimana denganmu?” Jawab Suzy dengan senyum kecilnya, Jiwon menyadari senyuman Suzy sepenuhnya tidak terlihat tulus, meskipun hanya sedikit tapi Jiwon bisa melihatnya bahwa Suzy memaksakan senyumnya.

“kenapa kau bisa kurus seperti ini eonni?” Tanya Jiwon mengajak Suzy untuk duduk dimejanya, kemudian memanggil pelayan untuk memesan makanan untuk dirinya dan Suzy.

“kau tau Jiwon, orang patah hati terkadang tidak berselera untuk menelan makanan” Jawaban Suzy itu membuat Jiwon terdiam menatapnya, tangannya terulur untuk meraih tangan Suzy dan mengelusnya dengan lembut.

“jangan memaksakan dirimu eonni, jika kau masih ingin menangis lakukanlah. Kau semakin menyakiti dirimu jika memaksa diri seperti ini” Ujar Jiwon, Suzy menatap Jiwon terpekur dia kemudian terkekeh pelan.

“apakah begitu kentara?” Tanya Suzy setengah berbisik, Jiwon meringis dan menganggukan kepalanya, “aku pikir aku sudah melakukan yang terbaik” Desah Suzy membuat Jiwon tertawa akannya.

“aku tau, tidak gampang menyembuhkan penyakit hati eonni. Setidaknya sampai kau bisa bertemu dengannya. Aku benarkan?” Suzy langsung mengangguk mendengar pertanyaan Jiwon, “oh ya, orang tuaku ingin bertemu denganmu” Sambung Jiwon lagi membuat Suzy terkejut medengarnya.

“kedua orang tuamu? Kenapa bisa?”

“kau tau mereka mencari oppa, dan aku tidak mungkin terus-terusan berbohong pada mereka. Jadi terpaksa aku berkata jujur” Ucap Jiwon sedikit menyesal karena harus menceritakan masalah Suzy dan Myungsoo kepada kedua orang tuanya.

“apa mereka begitu marah? Mereka tidak menyukaiku?” Tanya Suzy hati-hati, takut jika reaksi yang diberikan oleh kedua orang tua Jiwon tidak sesuai dengan apa yang dibayangkannya. Sementara Jiwon sudah terbahak ditempatnya, dia menatap Suzy dengan pandangan geli.

“astaga! jangan berpikir orang tuaku adalah orang yang kolot. Mereka bahkan belum bertemu denganmu, bagaimana bisa mereka tidak menyukaimu?” Seru Jiwon membuat Suzy menatapnya ragu.

“jangan khawatir, mereka hanya ingin bertemu dengan gadis yang telah berhasil meluluhkan hati kakakku. Kau maukan ikut bersamaku?”

“tapi— kau tau a—ku sangat merasa bersalah kepada orang tuamu Jiwon-ah” Lirih Suzy, Jiwon tersenyum pada gadis itu dan mengangguk pelan.

“aku mengerti, maka dari itu temui mereka dan hilangkan rasa bersalahmu itu. Aku menyukaimu eonni, aku tidak ingin kejadian di masa lalu membuat hubungan kita semua jadi buruk” Ucapnya dengan bijak, sekali lagi Suzy menatap Jiwon dengan mata yang berkaca-kaca, tidak menyangka bahwa gadis itu memiliki hati yang begitu baik. Bahkan tanpa mau menerima penjelasan apapun darinya, Jiwon sama sekali tidak menyalahkannya.

“Jiwon-ah, gomawo—”

“eonni dengar, kalau memang Myungsoo oppa tidak ingin bergerak untuk menyelesaikan masalah kalian kenapa bukan kau saja yang memulainya? Aku sangat mendukung hubungan kalian dan aku benar-benar berharap kaulah pendamping kakakku untuk saat ini dan di masa depan nanti” Ucap Jiwon dengan tulus, memandang Suzy dengan penuh pengharapan disetiap kata yang diucapkannya membuat Suzy terhenyak akan keinginan gadis itu.

“a—ku tidak—“ Wajah Suzy terlihat murung, dia bahkan tidak bisa menyelesaikan kalimatnya. Segala macam pemikiran negatif tentang hubungannya dengan Myungsoo saat ini berkelana dikepalanya.

“jangan berpikiran yang macam-macam kumohon, kalian sungguh saling mencintai. Kau percaya padanya, apakah itu tidak cukup?” Suzy menggeleng pelan mendengarkan pertanyaan Jiwon, dia sadar bahwa perasaan cintanya pada Myungsoo tidaklah cukup untuk memperbaiki semua ini, dia sangat merasa bersalah pada Myungsoo dan meragukan dirinya apakah pantas untuk bersama Myungsoo setelah apa yang dilakukannya 4 tahun lalu atau tidak.

“semuanya tidak semudah yang dikatakan Jiwon-ah. Kau bisa berkata lupakan semuanya, itu hanya terjadi di masa lalu tapi—kau tidak mengalaminya jadi kau tidak benar-benar merasakan apa yang aku dan apa yang kakakmu rasakan saat ini” Ucap Suzy dengan helaan nafas panjang, mencoba memberi pengertian pada Jiwon. Dia sudah pernah mendengar perkataan yang nyaris sama keluar dari bibir Soojung, dia bahkan seolah sedang memarahi Suzy karena harus bersikap bodoh atas apa yang terjadi di masa lalu. Yang lalu biarlah berlalu dan sekarang hanya fokus apa yang akan kau lakukan di masa depanmu—begitulah ceramah Soojung padanya, namun meskipun puluhan kali mencoba untuk menerapkan kalimat itu untuk dirinya sendiri, tetap tidak berlaku. Rasa bersalah itu tetap menyangkut dihatinya, mengingat bagaimana sedihnya Myungsoo saat menceritakan mengenai kecelakaan yang dialaminya membuatnya semakin dirundung perasaan bersalah. Dan melupakan semua itu tidaklah semudah membalikan telapak tangan, sudah bertahun-tahun Suzy mencoba untuk menghilangkan perasaan itu namun tetap tidak bisa ditambah saat mengetahui salah satu korbannya adalah orang yang dicintainya saat ini membuat perasaan itu semakin merekat dengan erat di hati dan pikirannya.

“aku memang tidak mengetahuinya dengan pasti seberapa besar perasaan bersalahmu itu, seberapa besar rasa sakitnya saat mengetahui Myungsoo oppa salah satu korbannya tapi bisakah kau mau mencoba? Demi Myungsoo oppa, demi aku? Dan demi dirimu sendiri, bisakah?” Jiwon berkata dengan pelan dan penuh permohonan, dia jelas tau apa yang sedang berkecamuk di kepala Suzy saat ini dan apapun itu dia tidak ingin Suzy mengembangkan pemikirannya sehingga membuat masalah ini semakin rumit.

“aku sudah mencobanya—bahkan semakin keras aku mencoba semakin besar perasaan itu datang padaku” Jawab Suzy lirih, Jiwon menghela nafasnya panjang. Tidak ada gunanya memperdebatkan masalah rasa bersalah Suzy saat ini, karena apapun yang dikatakannya perasaan itu tidak akan hilang begitu saja dari Suzy.

“baiklah aku mengerti, aku rasa kau memang perlu untuk bertemu dengan Myungsoo oppa. Selesaikan masalah kalian dan keputusan ada di tangan kalian, aku hanya berharap yang terbaik” Ucap Jiwon menyerah. Hanya menunggu kemunculan Myungsoo dan masalah ini akan selesai, entah mereka akan berpisah atau tetap menjalin hubungan seperti sebelumnya, hanya tuhan dan kedua manusia itu yang tau.

“aku menelponnya semalam” Gumam Suzy ragu dengan suara pelan namun Jiwon sanggup mendengarnya karena saat ini dia sedang menatap Suzy yang menunduk dengan mata terbelalak kaget.

“ka—kau serius?” Tanya Jiwon tidak percaya, Suzy meliriknya dan mengangguk kecil.

“teleponnya tersambung tapi dia tidak mengangkatnya” Ucap Suzy lagi, Jiwon mendesah keras kemudian mengusap wajahnya setengah frustasi, setelah lebih dari seminggu dia mencoba untuk menghubungi kakaknya tapi setiap panggilan yang dilakukannya selalu teralihkan ke pesan suara dan setiap pesat teks yang dikirimkannya tidak satupun ada yang dibaca, dan saat ini Suzy mengatakan bahwa dia menghubungi Myungsoo namun pria itu tidak mengangkatnya! Sialan. Terkutuk kau Kim Myungsoo!

“lalu kau tidak mencoba untuk menelponnya kembali?” Jiwon menggeram pelan, hari ini kepalanya terasa berat. Setelah mendengar cerita miris dari ayahnya sekarang dia harus dihadapkan pada Suzy yang sejujurnya keadaannya tidak benar-benar baik.

“tidak. Aku yakin dia melihat panggilanku dan dia tidak mengangkatnya, itu berarti dia tidak ingin berbicara padaku” Jawab Suzy cepat.

“bagaimana jika tidak? bagaimana jika saat kau menelpon dia tidak berada di dekat ponselnya dan saat ingin mengangkatnya sambungannya tiba-tiba mati?” Tanya Jiwon memberi spekulasi yang sedikit masuk akal namun Suzy malah tertawa kecil mendengarnya membuat Jiwon menatapnya bingung.

“jika yang kau katakan benar sudah pasti Myungsoo akan menelponku balik tapi sepanjang malam itu aku menunggunya dan sama sekali tidak ada panggilan ataupun pesan darinya. Apa itu jelas Jiwon-ah?” Ujar Suzy, kini tawa gelinya berubah menjadi tawa miris membuat Jiwon menarik nafasnya panjang.

“dia benar-benar brengsek!” Bisik Jiwon dengan raut wajah kesal, meskipun samar Suzy mendengarkan umpatan Jiwon dan dia mengangguk dalam hati menyetujui perkataan Jiwon yang mengatakan Myungsoo adalah seorang yang brengsek.

“eonni, berhenti membahas kakakku. Sekarang kepalaku sudah mau pecah hanya dengan memikirkan di mana dia saat ini, kita bisa membicarakan masalahnya nanti. Setelah kau bertemu dengan orang tuaku, oke?” Jiwon mendesis sembari memijat pelipisnya, Myungsoo benar-benar membawa petaka untuknya saat ini. Suzy tersenyum kecil dan hanya bisa mengangguk mendengar permintaan Jiwon, lagipula dia juga tidak dalam keadaan yang baik untuk larut dalam pembicaraan mengenai Myungsoo saat ini.

“Kapan aku bisa bertemu orang tuamu?”

“besok? Aku akan menjemputmu” Ucap Jiwon dengan wajah antusias, Suzy menaikkan alisnya menatap Jiwon curiga.

“kau menjemputku? Menggunakan apa?”

“mobil tentu saja! kau tidak mungkin mau naik motor, lagipula aku tidak bisa mengendarai motor” Seru Jiwon menatap Suzy seolah dia adalah orang terkonyol dengan melemparkan pertanyaan bodoh itu.

“kau bisa menyetir?” Tanya Suzy setengah histeris, Jiwon memutar bola matanya merasa kesal. Ini akibatnya jika Myungsoo terlalu protektif padanya. Kemampuan menyetirnya jadi tidak berguna meskipun telah mendapatkan surat izin mengemudi dua tahun yang lalu.

“aku bukan hanya bisa, tapi aku mahir melakukannya”

“kau serius? Tapi kau mengatakan kau tidak bisa—”

“semua karena Myungsoo oppa, dia melarangku menyetir sendiri dan lebih memilih mengantar jemputku ke kampus atau menggunakan supir kantor. Heh, dia benar-benar otoriter! Kejam! Aku bahkan harus menutupi kemampuan menyetirku dari orang tuaku, Myungsoo oppa benar-benar menyebalkan!” Seru Jiwon menekuk wajahnya kesal mengingat bagaimana Myungsoo marah-marah saat dia mencoba untuk mencuri mobil ayahnya dan mengendarainya ke kampus tahun lalu. Myungsoo bahkan menghukumnya dengan mengurangi uang saku miliknya, hell! Tunggu sampai aku mengadu pada ayah dan ibu tentang kelakukan menyebalkannya itu.

“selama dia pergi aku menggunakan kesempatan untuk menyetir kembali dan puji tuhan aku masih mengetahui tekniknya” Sambung Jiwon lagi dengan wajah merekah.

“apa itu aman?” Tanya Suzy hati-hati, meskipun dia percaya bahwa Jiwon lihai menyetir tapi tetap saja rasa traumanya masih ada.

“apa kau masih belum terbiasa eonni?” Tanya Jiwon balik, Suzy tersenyum kecut dan menganggukan kepalanya, “kalau begitu cobalah untuk terbiasa! Anggap itu sebagai latihan untuk menyembuhkan rasa takutmu, oke? Kita bisa memulainya besok dan kedepannya aku akan membantumu, bagaimana?” Usul Jiwon yang dihadiahi tatapan ragu oleh Suzy.

“aku sudah pernah mencobanya, tapi tetap saja tidak berhasil” Gumam Suzy.

“untuk menghilangkan perasaan traumatik akan sesuatu dibutuhkan kemauan besar dari diri si penderita, jika kau hanya setengah-tengah ingin melakukan penyembuhan itu tentu saja tidak akan berhasil tapi jika niat dan tekadmu kuat untuk melakukannya aku yakin kau bisa dan akan melewatinya dengan mudah. Bagaimana?” Jiwon menatap Suzy dengan serius berharap perkataannya bisa menggugah hatinya dan berniat untuk melakukan penyembuhan bersamanya.

“baiklah, aku percaya padamu. Kita akan melakukannya” Ucap Suzy setelah beberapa lama terdiam untuk memikirkan keputusannya, Jiwon tersenyum lebar pada Suzy dan menggumamkan rasa terima kasihnya karena Suzy mau mencoba sarannya. Dan dia tidak sabar untuk menantikan hari esok, di mana Suzy akan duduk dikursi penumpang sementara dirinya di belakang kemudian dan menjalankan salah satu mobil kesayangan kakaknya! Beruntunglah karena Myungsoo lari dari rumah saat ini. Jiwon terkikik akan pemikirannya itu.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

“ahbeoji—”

Sehun beranjak dari sofa saat melihat ayah Suzy keluar dari kamarnya dengan menggunakan tongkat untuk membantunya berjalan, pria itu segera menghampirinya dan memapahnya untuk berjalan ke sofa. Mendudukan ayah Suzy dan menatapnya dengan perasaan yang berkecamuk.

“bagaimana keadaan Suzy?” Tanya tuan Bae pada Sehun, dia tersenyum kecil melihat raut keresahan di wajah pria muda itu.

“kata Soojung dia baik-baik saja, sekarang dia sedang bertemu dengan Jiwon” Jawab Sehun membuat tuan Bae menatapnya bingung, “ah Kim Jiwon, adik perempuan Myungsoo” Jelas Sehun saat mengetahui arti pandangan Jinhyuk kepadanya, pria itu menganggukan kepalanya mengerti.

“lalu kau sudah bertemu dengannya?” Tanya tuan Bae lagi, Sehun tersenyum kecut dan menggelengkan kepala dengan wajah yang muram.

“dia bahkan tidak ingin mendengar suaraku” Gumamnya pelan, Jinhyuk menatap Sehun iba. Dia tau semua yang terjadi pada Suzy saat ini, karena dia juga turut andil dalam menyimpan rahasia yang terjadi 4 tahun yang lalu tapi dia benar-benar tidak mengetahui bahwa anak muda yang selamat dalam kecelakaan tersebut adalah Myungsoo karena dia tidak sempat menemui pria itu.

“aku hanya tidak percaya kau bisa menyimpan kebenaran ini sendiri, kenapa tidak mengatakannya padaku?” Ucap Jinhyuk menatap Sehun yang masih berwajah muram, pria itu jelas merasa sangat bersalah saat ini mengingat bagaimana Suzy menolak untuk melihat wajahnya sampai saat ini membuatnya semakin dirundung perasaan resah.

“aku hanya tidak ingin merusak apa yang telah terjalin, ahbeoji tau Suzy mencintai Myungsoo”

“tapi kau bahkan punya waktu lebih dari cukup sebelum mereka bertemu untuk memberitahukan masalah ini padaku” Ujar Jinhyuk membuat Sehun menatapnya dengan pandangan nanar, dia tersenyum miris dan menggelengkan kepalanya seolah masih tidak percaya dengan apa yang terjadi saat ini.

“aku bahkan tidak tau jika hal ini akan terjadi, semua diluar pemikiranku. Aku hanya berpikir bahwa Suzy dan Myungsoo akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk saling mengenal tapi aku tidak menyangka bahwa mereka bisa melakukannya dalam kurung waktu kurang dari satu bulan” Jelas Sehun, semua tidak sesuai dengan perkiraannya. Meninggalkan Suzy dan membiarkannya bersama Myungsoo dipikirnya adalah langkah yang tepat namun saat dia kembali ke Korea saat itu dia sadar bahwa apa yang dilakukannya adalah langkah yang salah, karena kedua orang itu sudah terlanjur jatuh dalam pesona masing-masing dan yang bisa dilakukannya hanya tetap diam.

“tidak ada gunanya menyesali semua yang telah terjadi, sekarang berpikirlah bagaimana caranya agar Suzy mau bertemu denganmu lagi”

“aku rasa itu cukup sulit. Suzy benar-benar membenciku” Gumam Sehun lirih, dia mengusap wajahnya merasa lelah. Dijauhi oleh Suzy selama ini membuatnya tidak bisa tidur dengan tenang, demi apapun Suzy adalah sebagian dari hidupnya dan diabaikan oleh gadis itu seolah membuat semangat hidupnya runtuh. Seperti tidak bernyawa.

“aku yakin dia hanya kesal, dia tidak mungkin membencimu Sehun-ah. Semua orang tau Suzy menyayangimu dan kau hanya perlu usaha lebih keras untuk meredam kekesalannya saat ini” Sehun tersenyum pada Jinhyuk, pria itu sudah seperti ayahnya. Memberikan solusi disaat dia dirundung masalah, entah masalah besar ataupun kecil. Tidak usah dipertanyakan mengapa Sehun lebih sering datang pada Jinhyuk untuk mengadu tentang masalah hidupnya dibandingkan datang pada ayah kandungnya sendiri, karena Jinhyuk akan memberikannya petuah-petuah yang akan menyelesaikan masalahnya perlahan-lahan hingga tuntas berbeda dengan ayahnya yang hanya menyuruhnya untuk berhenti menjadi seorang idol dan membantunya diperusahaan. Setiap hari hanya itu yang dikatakannya pada Sehun, tapi dia menyayangi ayahna karena meskipun setiap hari mendapat omelan yang sama, ayahnya tidak pernah memakasanya untuk benar-benar berhenti dengan pekerjaannya saat ini.

“mungkin setelah bertemu dengan Jiwon aku akan menemuinya, aku berharap dia mau mendengarkanku kali ini” Ucap Sehun penuh pengharapan, Jinhyuk mengaminkan dan menatap Sehun seakan memberikan semangat pada pria itu.

“ah, lalu bagaimana dengan orang tua Myungsoo?” Tanya Jinhyuk tiba-tiba membuat Sehun menatapnya terkejut.

“mereka sudah berada di Korea sejak beberapa hari yang lalu, ada apa dengan orang tua Myungsoo?” Tanya Sehun waspada, perasaannya tidak enak saat ini. Dia tau ada sesuatu yang tidak diketahuinya namun Jinhyuk mengetahuinya saat ini.

“tentu aku harus menemui mereka, atas nama mendiang istriku. Aku sudah mencari tau tentang mereka selama ini” Jelas Jinhyuk membuat Sehun melebarkan matanya semakin terkejut.

“eo—eomonim? Ada apa?” Sehun sedikit tercekat saat bertanya hal itu, dia ingat apa yang dilakukan ibu Suzy di rumah sakit saat itu tapi tidak tau dengan jelas apa yang dilakukannya di dalam kamar rawat Myungsoo. Yang diketauhinya 15 menit setelah memasuki ruangan itu, tubuhnya dibawa dengan paksa oleh seorang pria yang baru-baru ini diketahuinya sebagai ayah Myungsoo dan membiarkan ibu Suzy berteriak histeris di depan ruangan anaknya, untung dia memilih untuk menunggu hingga ibu Suzy selesai dengan urusannya jadi dia bisa langsung membopong tubuhnya yang hampir saja limbung dan membawanya kembali ke ruangan Suzy. Dia bahkan tidak sempat menanyakan apa yang terjadi karena wanita itu sudah lebih dulu tidak sadarkan diri.

“kau pasti tau apa yang dilakukannya pada keluarga Myungsoo dulu, aku benar-benar merasa bersalah atas itu. Dan saat ini aku sudah mengetahui identitas mereka, aku hanya ingin meminta maaf atas nama ibunya Suzy” Jelas Jinhyuk dengan wajah sendunya.

“ahbeoji, ka—kau tau?”

“tentu, istriku yang menceritakan semuanya kepadaku. Dia mengaku melakukan kejahatan pada keluarga Myungsoo dan merasa dia telah berdosa karena melakukan hal itu, dia memintaku untuk mengantarnya ke ruangan Myungsoo saat itu untuk meminta maaf atas perlakuannya yang benar-benar buruk tapi saat itu kami hanya melihat ruangannya kosong dan bersih. Sehari sebelumnya Myungsoo sudah check out dari rumah sakit dan meminta pihak rumah sakit untuk tidak memberitahukan apapun informasi tentangnya” Sehun tercekat mendengar penjelasan Jinhyuk, dia juga tau saat Myungsoo tiba-tiba saja menghilang dari rumah sakit. Dia berpikir bahwa Myungsoo memang telah pulih jadi memilih untuk keluar dari rumah sakit tapi ternyata ada alasan dibalik semua itu.

“apa yang dilakukan eomonim memangnya?” Tanya Sehun waspada, Jinhyuk tersenyum kecil lalu membuka suaranya mengalirkan semua yang diceritakan oleh istrinya 4 tahun silam dan semua yang didengar oleh Sehun membuat kepalanya terasa pening. Ini benar-benar rumit dan jika Suzy mengetahui tentang perbuatan ibunya, entah apa yang akan terjadi pada gadis itu.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Gadis itu menggeram pelan saat baru saja tangannya ingin menurunkan rem tangan mobilnya, sebuah tangan lain malah menahannya dengan memegang pergelangan tangannya erat. Dia menoleh kesamping dengan alis yang tertaut dan air muka yang begitu kesal.

“astaga eonni! kita sudah lebih dari 10 menit di sini, lepaskan tanganku” Jerit Jiwon dengan frustasi, pasalnya sejak masuk ke dalam mobilnya, Suzy terus saja berbuat sesuatu yang aneh untuk menahan Jiwon agar tidak menjalankan mobilnya. Alhasil mereka hanya berdiam di depan gedung apartemen Suzy, dan itu sudah terlalu lama untuk Jiwon menahan kesabarannya.

“tunggu, sebentar lagi oke?” Bisik Suzy sembari bergidik, entah mengapa saat mengetahui Jiwon yang akan menyetir untuknya membuat perasaan takutnya semakin bertambah, sangat berbeda saat pertama kali waktu Myungsoo yang menyetir untuknya.

“percaya padaku, tidak akan terjadi apapun. Jika kau seperti ini terus aku bisa pastikan kita tidak akan sampai di rumahku sebelum matahari terbenam!” Desis Jiwon, kali ini dia tidak tanggung-tanggung mengomeli Suzy, sungguh kesabarannya habis melihat tingkah laku gadis itu. Demi tuhan! Dia sudah mendapatkan surat izin mengemudi dan telah mengemudikan mobil ini selama lebih dari sepuluh hari dan sama sekali tidak ada lecet sedikitpun yang tertera pada mobil ini. Kendaraan ini masih mulus seperti pertama kali dia curi dari garasi rumahnya.

“Jiwon—” Gadis itu mencibir, sekarang Suzy merengek seolah anak berumur 5 tahun yang tidak ingin berangkat kesekolah bersama ibunya. What the—.

“singkirkan tanganmu atau aku akan menjalankan paksa mobil ini dan membuat kita mati karena menabrak pembatas jalan” Ucap Jiwon dengan nada mengerikan membuat Suzy perlahan mengangkat tangannya, ancamannya benar-benar berhasil. Suzy saat ini duduk manis ditempatnya namun jantungnya berdegup dengan kencang. Dia masih takut! Dan demi tuhan, Jiwon saat ini sedang menyeringai padanya seakan mengejek Suzy karena rasa takutnya itu.

“tenanglah, semua akan baik-baik saja. Hanya duduk tenang di sana dan jangan menggangguku” Sahut Jiwon dengan nada geli, matanya memancarkan sinar kemenangan saat berhasil menjalankan mobilnya perlahan membawanya untuk keluar dari area apartemen Suzy.

“Jiwon, hati-hati” Bisik Suzy pelan saat ban mobil mulai berbelok dan menuju ke jalan utama, keringatnya sudah keluar saat ini dan kedua tangannya menggapai apapun yang bisa dia jadikan sebagai pijakan.

“aku selalu berhati-hati eonni, jangan khawatir” Seru Jiwon dia menaikkan lajunya sedikit membuat Suzy tersentak dan menoleh tajam ke Jiwon.

“pelankan lajunya Kim Jiwon!” Sentaknya membuat Jiwon bergidik dan meratapi nasib telinga kanannya yang harus menjadi sasaran empuk dari teriakan Suzy itu.

“kalau kita berjalan pelan dijalan ini sudah kupastikan kita akan terlindas mobil besar” Gumam Jiwon santai tanpa menyadari ekspresi panik Suzy saat ini, bukannya tidak menyadari tapi gadis itu hanya berpura-pura tidak mengetahuinya.

“Jiwon, jangan mengatakan hal yang tidak-tidak. Demi tuhan kita sedang di jalanan!” Ucap Suzy histeris, Jiwon terkikik pelan. Benar-benar tidak menyangka bahwa Suzy akan bereaksi seperti ini.

“aku hanya bercanda, lagipula orang bodoh mana yang mau memelankan lajunya saat di jalan tol” Ucap Jiwon berwajah datar membuat Suzy mencebikkan bibirnya kesal. Karena merasa tidak berguna menegur segala tindak-tanduk Jiwon dalam menyetir dia lebih memilih bersandar di jok berusaha menyamankan dirinya dan berkomat-kamit memanjatkan doa berharap semoga mereka sampai dengan selamat ditujuan.

“nah diam begitu kan enak, aku jadi bisa bawa mobilnya dengan santai” Sahut Jiwon saat melirik Suzy yang duduk tenang di tempatnya namun tidak dapat menutupi wajahnya yang terlihat kusut dan cemas. Jiwon terkikik lagi lalu tangannya terulur untuk menyalakan radio dan dia tersentak kaget saat tiba-tiba saja Suzy menahan tangannya.

“jangan! Jangan menyalakan musik!” Teriak Suzy sembari menggelengkan kepalanya, Jiwon kembali memutar bola matanya kesal.

“radionya tidak akan terlepas dan terjatuh dari tempatnya eonni” Sindir Jiwon, dia sudah tau jalan cerita bagaimana bisa Suzy menyebabkan kecelakaan beruntun 4 tahun silam dan dia hanya bisa merutuki ipod milik Suzy yang memilih untuk terjatuh disaat yang tidak tepat.

“jangan bermain-main Kim Jiwon!” Desis Suzy marah, Jiwon tidak menanggapi dan malah menyalakan radio saat Suzy tidak menyadari gerakan tangannya.

“see! Tidak akan terjadi apapun” Seru Jiwon, dia masih asik mengamati jalan didepannya saat Suzy kembali menyandarkan punggungnya dan menggerutu dengan suara tertahan. Hari ini Jiwon benar-benar membuatnya kesal dan tinggal tunggu beberapa hari kedepan wajahnya akan berubah menjadi 10 tahun lebih tua karena ulah Jiwon yang membuat wajahnya terus berkerut karena kesal.

xxx

“kau bilang jam berapa mereka akan tiba?” Ny. Kim mengeluarkan brownies yang baru saja matang dari dalam microwave, dia tersenyum puas saat melihat hasil karyanya jadi tanpa ada kekurangan sedikitpun.

“mereka sudah dalam perjalanan, jika tidak macet sekitar setengah jam lagi mereka sudah tiba di sini” Jawab suaminya yang sedang duduk di meja pantri memperhatikan istrinya yang begitu cekatan mengurus cakenya. Diar tersenyum kecil, jika mereka berada di Jepang sudah dipastikan dia tidak akan punya waktu untuk mengamati kelakuan istrinya di dalam dapur, dia hanya disibukkan oleh urusan kantor dan sebuah pilihan tepat untuk mengambil liburan beberapa hari dan kembali ke korea. Dia duduk bersantai dan terus memperhatikan istrinya melakukan kegiatan di rumah ini tanpa bosan.

“benarkah? menurutmu bagaimana Suzy, yeobo?” Tanya Ny. Kim, dia kini ikut duduk di hadapan suaminya dan memulai untuk memotong browniesnya menjadi beberapa bagian.

“entahlah, aku hanya bisa menerka kalau dia gadis yang cantik” Ucapnya asal membuat ny.Kim langsung menatapnya dengan alis tertaut.

“begitukah—kau bahkan belum bertemu dengannya”

“aku tau putraku pasti akan memilih gadis yang cantik” Ucapannya membuat ny.Kim tersedak dan kemudian terbahak mendengar ucapan tidak masuk akal suaminya.

“ckck, ayah dan anak sama saja! sukanya dengan perempuan yang cantik! Cantik wajah belum tentu cantik hati yeobo” Ucapnya dengan suara mendesis pelan, dia memutar bola matanya saat menyadari suaminya hanya tertawa kecil mendengar teguran darinya.

“anakku tidak akan mungkin mau menjalin hubungan dengan gadis yang hatinya tidak secantik wajahnya yeobo” Ny. Kim mendelik, pria itu selalu saja melemparkan perkataannya tidak pernah mau mengalah jika mereka dalam keadaan berdebat seperti ini.

Ting tong~

Sepasang suami istri itu saling menatap saat mendengar bunyi bel, mereka berpandangan dengan wajah yang bingung dan penuh antisipasi, memikirkan siapa yang bertamu ke rumah mereka. Apakah Jiwon? Tetapi gadis itu baru saja mengatakan bahwa mereka akan tiba setengah jam lagi, lalu siapa?

“kau menunggu seseorang?” Ny. Kim bertanya dengan alis tertaut, suaminya menggelengkan kepalanya memasang raut wajah yang sama dengan dirinya. Kembali lagi suara bel rumah mereka terdengar, dengan cekatan Ny. Kim beranjak dari kursinya dan berjalan waspada ke pintu depan.

“aku akan membuka pintunya yeobo” Sahutnya saat melirik suaminya hanya duduk di tempatnya semula, tangan nakalnya kini bahkan sudah menjalar untuk meraih sepotong brownies yang dibuatnya khusus untuk Suzy nanti.

“sia—oh, Sehun-ah. Aku pikir siapa” Ny. Kim tersenyum lebar saat melihat sosok Sehun berdiri di depan pintu rumahnya, semenjak menjemput mereka di bandara dan mengantar langsung ke rumahnya, mereka tidak pernah bertemu lagi. Ini kali kedua dia bertemu dengan Sehun.

“bibi, maaf aku mengganggu” Ucap Sehun tersenyum kecil, Ny.Kim menggelengkan kepalanya maklum kemudian matanya beralih menatap pria paruh baya yang berdiri disamping Sehun. Dia mengangkat alisnya lalu menatap Sehun penuh tanda tanya.

“oh, dia—perkenalkan bi, Bae Jinhyuk. Ahbeoji, ini ibunya Myungsoo” Ucap Sehun mengenalkan mereaka berdua, Ny. Kim masih sedikit terlihat kebingungan saat membungkukan badannya untuk menyapa tuan Bae, sampai tuan Bae membuka suaranya membuat wanita itu tersenyum kaku.

“aku suami dari Bae Inyoung, apa anda masih mengingatnya?” Mata Ny. Kim bersinar waspada saat melepaskan senyumannya, dia terus menatap tuan Bae sampai suara suaminya dari arah belakang membuatnya mengalihkan pandangan.

“siapa yang datang?”

“oh, Sehun—dan ini—” Ny. Kim berdehem pelan saat melirik tuan Bae, tidak tau harus mengenalkan pria itu sebagai siapa dan apa kepada suaminya.

“Sehun-ssi? Oh, masuklah—kenapa berdiri di luar” Tuan Kim tersenyum ramah menyambut kedatangan Sehun, setelah melirik sekilas pada tuan Bae dan melemparkan senyumnya sebagai sebuah sapaan dia membawa mereka berdua untuk masuk ke dalam rumahnya.

Ketiga pria itu sudah duduk di atas sofa saling berhadapan, sementara Ny.Kim berpamitan ke dapur membuatkan minuman untuk tamunya dengan perasaan was-was.

“ada apa kemari? Kebetulan sekali istriku sedang membuat cake” Tanya tuan Kim masih melemparkan senyumannya. Sehun berdehem lalu melirik ragu pada ayah Suzy yang duduk disamping kanannya.

“ehm, begini paman. Aku kemari sebenarnya atas permintaan ahbeoji” Ucap Sehun sedikit ragu, tuan Kim menautkan alisnya dengan bingung lalu menatap tuan Bae dengan pandangan terkejut.

“ah, ayahmu? Maafkan aku—perkenalkan Kim Minsu” Ucapnya memperkenalkan diri, Sehun meringis pelan lalu menggelengkan kepalanya membuat tuan Kim semakin terlihat kebingungan.

“aku Bae Jinhyuk, bukan ayah Sehun tapi ayah Suzy” Ucapnya membuat Minsu terdiam dengan mata yang membelalak. Selang beberapa detik terdengar langkah kaki dari arah dapur membuat tuan Kim mengerjapkan matanya lalu menatap istrinya.

Ny. Kim mengabaikan pandangan itu lalu mengangsurkan gelas teh untuk Sehun dan Jinhyuk, setelahnya dia kemudian duduk disamping tuan Kim menatap Jinhyuk dengan perasaan yang campur aduk.

“ada keperluan apa anda kemari?” Tanya Ny. Kim membuka suaranya saat menyadari bahwa ketiga pria itu masih asik hanyut dalam keterdiamannya.

“saya kemari ingin meminta maaf kepada anda berdua—” Ucap Jinhyuk to the point, membuat mereka kembali terdiam, Jinhyuk tersenyum kecil kemudian berdehem pelan untuk membersihkan tenggorokannya, “atas perlakuan yang diberikan istriku kepada kalian” Sambungnya lagi.

Terlihat Ny.Kim menajamkan matanya, dia sungguh masih mengingat apa yang dilakukan oleh istri Jinyoung saat itu. Merendahkan status keluarga mereka dan mencaci putra mereka yang sebenarnya keadaan psikisnya masih sedikit terguncang saat itu akibat kecelakaan yang dialaminya itu.

“apa karena saat ini anak anda memiliki hubungan dengan putra kami?” Tanya Ny.Kim mengabaikan teguran kecil yang dilakukan suaminya, dia tidak akan menahan dirinya saat ini, sudah cukup keluarganya mendapatkan penghinaan saat dulu. Dan jika Jinhyuk datang ke rumah mereka untuk menentang apapun yang dilakukan oleh anak mereka, dia jelas akan menentangnya juga.

“tidak, maafkan saya sebelumnya. Tapi sungguh, saat itu istri saya telah menyesali perbuatannya. Dia bercerita padaku apa yang telah dia lakukan terhadap keluarga anda, setelah itu saya mencari kalian di kamar rawat Myungsoo namun hasilnya nihil. Dia sudah keluar dari rumah sakit dan pihak rumah sakit bahkan tidak memberitakan sedikitpun informasi tentang keluarga kalian, jadi saya sedikit kesulitan untuk mencari dan meminta maaf kepada kalian secara langsung” Jelas Jinhyuk panjang lebar.

“beberapa hari yang lalu setelah aku memberitahu tentang masalah Suzy, ahbeoji langsung meminta untuk bertemu dengan paman dan bibi. Maka dariitu aku mengantarnya sekarang” Tambah Sehun menatap sepasang suami istri dihadapannya dengan pandangan menyesal.

“kenapa harus anda yang datang kemari? Yang merendahkan keluarga kami adalah istri anda, seharusnya dia yang datang dan meminta maaf kepada anakku” Ucap tuan Kim dengan sedikit tuntutan membuat Jinhyuk tersenyum miris.

“saya kemari mewakili istriku yang sudah pergi, aku yakin dia tidak akan tenang hidup di atas sana jika permintaan maafnya belum saya sampaikan kepada kalian” Ucapnya membuat tuan Kim serta istrinya tercengang ditempat mereka menatap Jinhyuk dengan mata yang terkejut.

“is—istri anda telah meninggal?” Tanya Ny.Kim tercekat setengah tidak percaya, Jinhyuk mengangguk pelan.

“ya, setahun setelah kejadian itu dia meninggal karena sebuah kecelakaan kecil”

“maaf—kami turut berduka tuan” Jinhyuk tersenyum dan menggelengkan kepalanya.

“saya hanya ingin meminta maaf atas nama istriku. Jelas apa yang dilakukannya saat itu adalah sebuah kesalahan yang besar dan dia telat menyadari perbuatannya itu. Terlepas dari itu semua, saya sama sekali tidak pernah menentang apapun mengenai hubungan anak-anak kita. Semua ini adalah pilihan mereka, biarkan mereka yang menentukan jalan mereka sendiri. Saya hanya akan mendukung keputusan anak saya” Ucap Jinhyuk dengan bijak, dia memang telah memberikan semua keputusannya kepada Suzy, entah anaknya itu mau melanjutkan hubungannya dengan Myungsoo ataupun tidak dia tetap akan mendukungnya.

“sebenarnya perbuatan istri anda tidak terlalu melukai kami, tapi yang terluka saat itu adalah Myungsoo. Tapi aku tau anak kami bukanlah seorang yang pendendam, dia pasti akan memaafkan istri anda” Ucap tuan Kim membalas, Jinhyuk tersenyum dengan senang. Setidaknya beban yang ditinggalkan istrinya untuk dirinya itu telah terlepas sekarang. Dia sudah bertemu dengan keluarga Myungsoo dan dengan jelas meminta permohonan maaf mereka.

“oh, sebentar lagi anak anda akan kemari. Kenapa tidak sekalian menunggunya saja dan kita bisa berbincang-bincang sebentar” Sahut Ny.Kim teringat dengan undangannya kepada Suzy membuat Sehun serta Jinhyuk menatapnya kaku.

“Suzy akan kemari bibi?” Tanya Sehun terkejut, wajahnya berubah cemas saat itu. Begitupula wajah Jinhyuk, mereka pasti belum siap jika harus membeberkan masalah ini kepada Suzy, urusannya dengan Myungsoo bahkan belum selesai dan dia harus mengetahui tentang perbuatan buruk ibunya di masa lalu, Sehun yakin Suzy akan semakin marah jika mengetahui ini.

“iya, sekarang mereka sedang di jalan, Jiwon menjemputnya” Jelas tuan Kim menatap bingung Sehun dan Jinhyuk yang memberikan raut waspada mereka. Sehun berpikir tinggal lebih lama lagi di sini akan membawa petaka untuk dirinya dan Jinhyuk, Suzy pasti akan menuntut penjelasan mengapa mereka berdua bisa berada di rumah ini dan Sehun sama sekali tidak memiliki alasan yang paling masuk akal selain mengatakan yang sebenarnya kepada gadis itu.

“appa!” Seruan itu membuat Sehun menarik nafasnya tajam, baru saja dia berencana ingin segera membawa Jinhyuk keluar dari rumah itu tapi apa yang ditakutkannya terjadi. Mereka berempat serempak menoleh dan menemukan Suzy berdiri tak jauh dari pintu depan rumah ini bersamaan dengan Jiwon yang juga memasang wajah bingungnya.

“oh, Sehun oppa? Kau kemari?” Jiwon bersuara dengan binar kebingungan di matanya, dia mengerjap saat melihat kedua orang tuanya dan satu lagi pria yang tidak dikenalnya.

Sementara Suzy sudah memicingkan matanya menatap ayahnya serta Sehun bergantian, memikirkan kemungkinan-kemungkinan apa yang membuat kedua pria itu berada di dalam rumah ini bahkan bertemu dengan kedua orang tua Jiwon tanpa sepengetahuannya.

“eh kalian sudah sampai—kemarilah, Sehun datang ke sini bersama dengan tuan Bae” Ucap Ny.Kim tersenyum lebar pada Jiwon kemudian melirik Suzy yang berdiri mematung disamping anak gadisnya.

“kau pasti Suzy kan? Jiwon sudah bercerita banyak tentangmu, ayo masuk” Entah sejak kapan wanita itu sudah berdiri di depan Jiwon dan Suzy, namun tanpa gadis itu sadari Ny.Kim sudah menyentuh lengannya dan memintanya untuk ikut bergabung di sofa bersama para pria.

Jiwon mengambil tempat duduk disamping ayahnya sementara Suzy yang masih terlihat kebingungan itu mengambil tempat disamping ayahnya juga, dia kemudian menatap ayahnya dengan pandangan menuntut.

“beri salamlah pada orang tua Myungsoo” Bisik Jinhyuk menegur Suzy yang sedari tadi mengabaikan sepasang suami-istri dihadapan mereka, mendengar teguran ayahnya Suzy terpaksa mengesampingkan segala pertanyaan-pertanyaan dibenaknya dan menoleh pada tuan dan Ny.Kim.

“anyeonghaseyo, paman, bibi—aku Bae Suzy, maaf karena tidak segera memberi salam” Ucap Suzy tersenyum canggung pada mereka berdua, tuan Kim menganggukan kepalanya maklum dan membalas senyuman Suzy.

“appa, otthae? Suzy eonni cantikkan?” Tanya Jiwon menggaet lengan ayahnya membuat Suzy merutuk Jiwon dalam hati, haruskah dia bertanya seperti itu disaat keadaan sedang tidak dalam kondisi baik saat ini.

“tentu saja, dugaanku benar. Kakakmu mendapatkan gadis yang cantik” Jawab tuan Kim, semuanya hanya bungkam mendengar kalimat itu. Mereka jelas mengetahui pemasalahan yang terjadi antara Suzy dan Myungsoo dan sampai sekarang belum ada penyelesaian dari kedua pihak jadi saat mengangkat topik mengenai hubungan keduanya sudah pasti akan timbul perasaan yang canggung dan aneh, apalagi sekarang salah satu dari pihak yang bersangkutan berada di ruangan ini.

“ehm, terima kasih paman” Ucap Suzy setelah berdehem pelan, dia kemudian menoleh pada ayahnya. Sekarang waktunya menuntut jawaban.

“apa yang appa lakukan di sini? Dan—” Suzy menyipit menatap ayahnya lalu melemparkan pandangannya pada Sehun yang sedari tadi hanya diam, dia menghela nafas. Dia bukan membenci Sehun, hanya masih belum ingin berbicara pada pria itu. Bagaimanapun juga dia sudah tega menyembunyikan kebenaran yang begitu penting darinya jadi dia masih merasa bahwa Sehun harus mendapatkan balasan darinya.

“appa kemari ingin bertemu dengan kedua orang tua Myungsoo” Jawab Jinhyuk yang telah lama berdiam diri, Sehun menarik nafasnya sementara Suzy menatap tuan dan Ny.Kim bergantian dengan ayahnya.

“untuk apa?” Tanya Suzy ragu, dia melirik Jiwon yang kini sudah menundukan wajahnya seolah mengerti apa yang sedang terjadi saat ini dan lagi menatap wajah ayahnya yang terlihat begitu menyesal. Dia menyesali apa? Apa yang sebenarnya terjadi?

“apa yang tidak kuketahui lagi? Masih adakah rahasia yang belum aku tau? Kenapa membuatku seperti orang bodoh begini?” Tanya Suzy mendesak, ayahnya hanya diam sementara tuan dan Ny.Kim ikut diam menatap iba pada Suzy.

“Suzy—” Sehun beranjak dari tempatnya dan menghampiri Suzy, memegang pundak gadis itu meminta pengertian. Tetapi Suzy seolah tidak peduli, dia menepis tangan Sehun dan menatap sengit pria itu.

“apalagi yang kau sembunyikan dariku?” Ucapnya dengan ketus membuat Sehun memejamkan matanya merasa tersakiti oleh kata-kata Suzy.

“dengarkan dulu, biar aku yang mengatakannya padamu” Ucap Sehun akhirnya, Jinhyuk menatap pria itu dengan pandangan tidak setuju.

“jangan memperburuk posisimu, biar ahbeoji yang mengatakannya” Sahut Jinhyuk, Suzy menoleh pada ayahnya setelah mendengarkan itu.

“tidak ahbeoji, biar aku saja” Bantah Sehun lagi dan Suzy kembali menoleh pada pria itu.

“Suzy, ini tentang ibumu—” Seruan itu membuat Suzy meninggalkan pandangannya kepada Sehun dan menatap gadis yang duduk disamping tuan Kim itu, dia menatap Jiwon dengan alis yang bertaut. Apa yang terjadi dengan ibunya? Dan mengapa masalah ibunya harus sampai dibahas di tempat ini.

“ada apa dengan eomma?” Tanya Suzy yang masih belum tau keadaannya itu, Sehun dan Jinhyuk memilih diam. Kedua pria itu benar-benar tidak sanggup jika harus mengatakan secara langsung permasalahan ini pada Suzy jadi mereka membiarkan Jiwon yang menuturkan segalanya, menceritakan pada Suzy apa yang telah ibunya lakukan pada Myungsoo dan keluarganya 4 tahun silam.

“tidak mungkin—” Lirih Suzy tercekat, kedua tangannya sudah terangkat untuk menutup mulutnya karena tidak mempercayai semua perkataan Jiwon, “kau berbohong” Tuduh Suzy menatap Jiwon dengan mata berkaca-kaca, gadis itu hanya menggelengkan kepalanya menatap Suzy seolah berkata semua yang dikatakannya adalah kebenaran.

Suzy melemparkan pandangannya pada tuan Kim dan istrinya yang sedang menatapnya dengan tatapan nanar membuat Suzy berhasil meloloskan air matanya itu, dia menggelengkan kepalanya tidak mempercayai tindakan yang dilakukan ibunya saat dirinya masih dalam kondisi koma itu. Perasaannya sesak saat membayangkan bagaimana perasaan Myungsoo saat mendapatkan perkataan yang begitu menyakitkan dari ibunya.

“Suzy—” Suzy menepis tangan Sehun yang sudah melingkar dibahunya, dia menggeleng menjauhi pria itu. Dia kemudian beranjak dari tempatnya duduk dan melangkah untuk mendekati ibu Myungsoo.

“maaf—maafkan aku, maafkan aku—sungguh aku minta maaf bibi—” Lirih Suzy saat kakinya meluruh kelantai sehingga membuatnya bersimpuh tepat disamping Ny.Kim, melihat itu Sehun langsung mendekati Suzy dan menarik gadis itu agar mau berdiri.

“Suzy, jangan seperti ini—ayo berdiri” Bisik Sehun namun Suzy menggelengkan kepalanya, dia memegang kedua tangan Ny.Kim dan menundukan kepalanya sembari menggumamkan kata maaf berkali-kali. Jinhyuk tidak sanggup melihat anaknya seperti itu dan sama sekali tidak bisa melakukan apapun, dia tau jika dia menarik Suzy agar mau berdiri dari tempatnya saat ini bisa dipastikan anaknya akan hidup dengan penuh rasa bersalah selamanya, jadi dia akan membiarkan Suzy meminta maaf pada kedua orang tua Myungsoo dengan caranya sendiri agar beban yang diterima oleh anak gadisnya itu bisa berkurang. Meskipun semua itu bukan salah Suzy, tapi dia sangat mengenal anaknya. Suzy akan merasa bahwa dirinya lah penyebab semua kekacauan ini terjadi, penyebab mengapa ibunya harus melakukan hal buruk kepada keluarga Myungsoo dimasa lalu.

“Suzy, tidak perlu seperti ini nak. Kau tidak bersalah” Ucap Ny.Kim memegang kedua pundak Suzy, dia turun dari sofa dan ikut duduk bersimpuh dihadapan gadis itu. Dia mengusap wajah Suzy yang berlinangan air mata dan menarik tubuhnya yang bergetar kedalam pelukannya.

“jangan meminta maaf karena kau sama sekali tidak bersalah nak, ayahmu sudah meluruskan semuanya, kami tidak menyalahkan ibumu atas tindakannya pada Myungsoo. Wajar dia melakukannya mengingat saat itu kondisimu sedang tidak baik. Jangan menangis” Ucap ny.Kim lagi menenangkan Suzy, tangannya bergerak dengan lembut untuk mengusap punggung Suzy yang bergetar hebat, gadis itu menangis dalam pelukannya hingga dia bisa merasakan baju yang dipakainya basah karena linangan air mata gadis itu.

“maafkan aku—”

“sayang, semuanya sudah terjadi tidak perlu merasa bersalah. Semuanya kecelakaan dan apa yang dilakukan ibumu hanya sebuah kesalahan kecil. Ibumu sudah tenang di atas sana, semua kesalahpahaman telah selesai jadi jangan menangis lagi ya?”

Jiwon terisak pelan melihat ibunya yang mencoba untuk menenangkan Suzy, dia sudah memeluk lengan ayahnya dan sesekali mengusap matanya yang meneteskan air mata. Dia benar-benar tidak sanggup melihat Suzy terpuruk seperti ini dihadapan kedua orang tuanya, dia sangat menyayangi Suzy. Menganggap gadis itu adalah kakak perempuan yang selama ini diinginkannya, membayangkan Suzy harus mendapatkan cobaan yang begitu berat dihidupnya membuatnya merasa sesak. Bagaimana mungkin Myungsoo bisa setega itu meninggalkan Suzy dan harus membiarkan gadis itu menghadapi masalahnya sendiri? Bukankah seharusnya dia berada disamping Suzy, apalagi saat ini gadis itu benar-benar membutuhkan penopang agar bisa bangkit dari masa lalunya. Kau benar-benar brengsek Kim Myungsoo! Batin Jiwon berteriak histeris menyumpahi kakaknya yang saat ini tidak diketahui keberadaannya.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

“ayolah, berhenti mencampuri urusanku”

“aku tidak akan mencampuri urusanmu kalau apa yang kau lakukan itu tidak menghambat pekerjaanku Kim Myungsoo!!!”

Myungsoo meringis saat teriakan itu menghantam gendang telinganya, meskipun mendengarnya melalui perantara tetapi tetap saja telinganya terasa sakit.

“Jiyeon-ah—”

berhenti mengeluh seperti bayi besar! Kau benar-benar pecundang! Apa yang kau dapatkan selama pelarianmu itu hah? Sudah banyak klien yang protes karena sulit untuk bertemu denganmu, dan itu membuatku gila kau tau!”

“maafkan aku, kumohon, ini yang terakhir kalinya aku merepotkanmu. Sekarang belum waktunya aku kembali”

“sampai kapan? Apa kau mau menunggu sampai kau mati di tempat itu? Atau sampai Suzy mendapatkan pria lain yang tidak pengecut sepertimu baru kau mau kembali? Kau benar-benar bodoh! Ini bukan masalah kau merepotkanku atau tidak, tapi ini masalah tanggung jawab Kim Myungsoo! Kau adalah pria bukan wanita yang dengan gampangnya merajuk dan melarikan diri seperti ini!”

Myungsoo memejamkan matanya sejenak, perkataan Jiyeon sangat menghantamnya. Benar-benar telak di dalam hatinya, dia sudah menyangka bahwa Jiyeon akan memberikannya makian seperti ini, tapi tidak menyangka kalau kata-kata itu benar-benar tepat sasaran.

“oke, maafkan aku. Tapi tidak bisakah kau menunggu sebentar lagi? Ak—u sedang menunggu di sini—”

“apalagi yang kau tunggu? Suzy tidak akan mungkin mendatangimu di sana! Jangan membuang-buang waktu dan segera angkat kakimu untuk kembali ke Seoul sekarang juga!”

“besok—hanya sampai besok Jiyeon-ah, kumohon” Lirih Myungsoo pelan, entah hari ini sudah hari keberapa sejak pelariannya karena dia sama sekali tidak menghitungnya, tapi dia masih ingin percaya sedikit saja kalau harapannya tidak akan sia-sia. Terdengar helaan nafas diseberang membuat Myungsoo tersenyum kecil, dia tau Jiyeon adalah gadis yang baik.

“hanya sampai besok. Demi tuhan Myungsoo, jika kau tidak menampakkan wajahmu di kantor besok! Surat pengunduran diriku akan berada di hadapan ayahmu saat itu juga dan pertemanan kita akan putus!”

Myungsoo tersenyum kecil, gadis itu benar-benar galak tapi dia tau bahwa Jiyeon tidak akan mampu meninggalkannya untuk mengurus perusahaan sendiri, itu hanya ancaman. Bagaimanapun 3 tahun lebih mereka habiskan untuk bekerja ditempat yang sama dan tidak mungkin jika Jiyeon akan meninggalkan posisinya saat ini hanya karena kebodohan yang dilakukan oleh dirinya.

Myungsoo meletakkan ponselnya di atas nakas, kakinya melangkah untuk mendekati balkon dan menatap langit diluar sana, hari ini mendung tidak secerah hari-hari kemarin. Apa karena perasaannya sedang tidak baik makanya langit seolah mewakili hatinya saat ini? Tidak bisa dipungkiri jika Myungsoo benar-benar menderita selama ditempat ini, bukannya menenangkan hati dan pikirannya dia malah selalu merasa gelisah setiap malam. Mimpi-mimpi buruk selalu menghampirinya dan itu terjadi hampir setiap saat dia memejamkan matanya di tempat ini, tapi dia begitu bodoh untuk melangkah keluar dan menunjukan dirinya dihadapan orang-orang yang mungkin saat ini sedang kelimpungan mencarinya—atau tidak mencarinya sama sekali—sehingga dia hanya mampu menahan dirinya ditempat ini dan menyiksa diri.

“apa yang menahanmu di sana?” Gumam Myungsoo dengan pandangan mata yang menerawang ke depan, senyumnya terukir namun tidak menandakan bahwa senyuman yang tercipta tersebut adalah senyuman kebahagiaan malah terlihat seperti senyuman miris.

“menyedihkan—”

Saat hendak kembali ke dalam kamarnya, mata tajamnya menangkap amplop cokelat yang dibawanya dari Seoul kemari, kembali dia tersenyum miris. Myungsoo sangat ingat mendapatkan paket yang berisi amplop itu tepat sehari sebelum acara pembukaan hotel Suzy dilaksanakan, sebuah surat yang berisi keterangan sang pengirim dan isi dari amplop tersebut ikut serta dalam paket itu. Myungsoo mengambil secarik kertas yang berada di atas tumpukan isi amplop tersebut dan menyeringai samar.

“usahamu berhasil membuatku menjauh dari Suzy” Gumamnya skeptis kemudian meremas kertas tersebut kemudian melemparnya dengan asal. Saat kakinya kembali melangkah, tubuhnya tersentak saat mendengar suara ketukan di pintu depan.

Kedua alisnya bertaut bingung, selama berada di sini tidak ada seorangpun yang berniat untuk mendatangi cottagenya. Bahkan untuk membeli makananpun dia sendiri yang keluar dan mencarinya, bukan memesan makanan delivery. Lantas siapa yang sedang mengetuk pintunya saat ini? Jelas tidak mungkin Jiyeon, karena gadis itu sudah pasti akan langsung menyerobot masuk ke dalam karena tau bahwa dia tidak pernah mengunci pintu depannya kecuali saat ingin tidur saja, lagipula Jiyeon baru saja menelponnya dari kantor beberapa menit yang lalu dan sangat tidak mungkin jika gadis itu sudah berada di sini dalam waktu yang sangat singkat.

Perasaan Myungsoo berkecamuk saat dia melangkahkan kakinya untuk mendekat ke pintu depan, di dalam pikirannya sudah melayang-layang harapan yang selama ini dia tunggu-tunggu, ataukah harapannya terlalu ketinggian? Tidak mungkin jika tiba-tiba dia berada di sini seperti keinginan Myungsoo.

Tangan Myungsoo entah mengapa bergetar saat menggapai handle pintu hendak membukanya dan ketika dia mengayunkan tangannya untuk menarik daun pintu itu seketika aroma greentea menyerbu dan langsung menampar indra penciumannya. Myungsoo memejamkan matanya sembari menarik salah satu sudut bibirnya, saat dia membuka matanya dan mengangkat wajahnya betapa dia merasakan kelegaan luar biasa di dalam dadanya saat bisa menatap wajah yang sudah hampir 2 minggu terakhir dia tinggalkan itu.

Diam. Hanya itu yang dilakukannya saat ini, saat angin sore menerpa wajah keduanya mereka hanya memilih diam sambil saling menatap mata masing-masing. Seolah sedang menyampaikan seluruh perasaan yang terpendam selama ini melalui kontak mata mereka.

Myungsoo mengerjap tiba-tiba saat merasa perih di matanya, dia tersenyum samar benar-benar tidak menyangka bahwa akan menemukan gadis itu berdiri tepat dihadapannya saat ini. Seperti harapannya beberapa saat yang lalu, dengan ragu dia maju satu langkah untuk mendekat dan saat melihat buliran bening itu luruh dari mata indah gadis dihadapannya kedua tangannya secara refleks terangkat untuk melingkar di pundak gadis itu dan menariknya masuk ke dalam dekapannya.

“ke—kenapa begitu lama?” Bisik Myungsoo pelan, bahkan saking pelannya dia ragu jika gadis itu bisa mendengarkan bisikannya. Matanya terpejam menghirup aroma yang akhir-akhir ini menjadi candunya. Greentea, aroma yang cukup membuatnya tenang dan bisa merilekskan tubuhnya disaat dia tersadar dari mimpi buruknya.

Gadis itu tidak menjawabnya, dia malah semakin menekan wajahnya ke dada Myungsoo menyalurkan kerinduannya selama ini dan Myungsoo sama sekali tidak berharap jawaban apapun darinya saat ini. Cukup memeluknya saat ini, menghabiskan seluruh rasa rindu yang sudah membuncah sejak hidungnya mencium bau khas yang dimiliki oleh gadisnya ini.

Tak ada gerakan, tak ada suara. Hening. Keduanya hanya diam sambil saling berpelukan dengan erat, bahkan sang angin sore tidak sanggup untuk mengusik ketenangan mereka saat ini. Biarkan seperti ini, biarkan mereka merasakan kenyamanan yang tercipta saat ini. Biarkan mereka membagi pelukan hangat mereka sebelum menyelesaikan semuanya, sebelum memutuskan semuanya.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

-TO BE CONTINUED-

Hai, masih ingatkah dengan saya? Hahah~ maaf menghilang selama ini. Aku curhat dikit ya, sebenarnya FF ini sudah bisa diselesaikan sejak beberapa hari yang lalu tapi musibah sedang menimpa saya. Hiks, laptop kesayangan saya tiba-tiba saja rusak dan hardisk serta windowsnya error! Demi apapun di dunia ini! Aku bahkan tidak memiliki back-up datanya dan semuanya aku simpan di laptop tanpa terkecuali. Tapi keberuntungan masih berpihak padaku, karena sebelum aku bawa laptop aku ke kampus untuk di check aku sudah copy folder FF ini ke hp, karena waktu itu aku kebetulan lagi on fire untuk ketiknya dan harus terhenti karena jadwal kekampus. Dan setelah aku bawa ke kampus dan diutak atik ternyata semua data di laptop aku itu sudah habis dimakan virus, so harus di service dan sampai sekarang belum kelar sama sekali! Maaf kalau membuat kalian menunggu lama, tapi yah mau di apa kalau laptop aku udah K.O gitu hiks~ Maaf sekali lagi!

Nah sekarang aku mau tanya, semoga kalian baca ini ya sebelum kasih komentar. Masih mau berlanjut konfliknya kah atau udahan aja? Soalnya jujur ya sebenarnya disini konfliknya belum aku mau selesaikan masih mau lanjut tapi aku pikir kalau aku lanjut konfliknya takutnya kalian bakal resah dan berpikir kapan ff ini akan kelar atau kenapa gak selesai-selesai sih dan bla bla bla…Nah, maka dari itu aku tanya kalian aja mau udahan konfliknya atau gimana nih? Kalau mau lanjut konflik sudah pasti ini ff bakal lama selesainya. Seriusan! Ditambah frekuensi jam posting aku yang sudah jarang banget, dipastikan FF ini akan sangat lama namu kata ENDnya. Tapi kalau mau konfliknya udahan, mungkin beberapa part lagi akan selesai dan tamat. Paling banyak 20 part? Atau bisa Cuma sampai 18 part? Sekitaran itu lah. Jadi maunya kalian gimana?

Aku sih sarannya udahan aja konfliknya, meskipun aku masih pengen lanjut konflik tapi takutnya kalian benar-benar bosan menunggu dan gak minat lagi dengan ff ini.

Di kasih ya komentarnya. Untuk chapter selanjutnya, kalau kondisinya tidak memungkinkan lagi sepertinya passwordnya akan tetap sama seperti chapter 15 ya, jadi gak usah khawatir kalau lihat postingan chapter 17 ada tapi gak dapat email coba aja masukin password yang sama pasti terbuka. Dan kalau tidak, silahkan di cek inbox email atau spam. Mungkin emailnya lari ke spam!

Do comment ya~

Terima Kasih. Xoxo.

111 responses to “The Color Of Lovers CHAPTER 16

  1. Astagaa myung nappeun menyebalkan ngeselin .masa lari nah itu siapa yg ditemuin. Mantan pacarnya??? Ihh ninggalin sizy dlm keadaan terpuruk. Menyebalkan. Author tolong bikin myunh sadar. Menyebalkannnn
    Jgn buat konflik lg author. Kasian suzy.hik hik

    Liked by 1 person

  2. Annyeong.. akhrnya update jugaa..
    Aduh baca nya bikin deg2an.. ada ketawa juga sedihnya ..campur2 deh..
    Sedih liat keadaan suzy.. dan myungsoo bener2 deh,,mau sampai kapan kau nak buat menenangkan diri.. baguslah jiyeon ngomel2 ke myung..
    Dan aku setuju sm author nihh g usah diperpanjang lg konfliknya cukup ini saja..klo melebar malah jd g seru nantinya.. hehehe mian ..soo ditunggu next chapternya yaa.. dan turut berduka buat laptopnya.. gws yaa..😄 hwaiting

    Liked by 1 person

  3. Menurut aku thor udahan aja konfliknya..
    Kalau ditambah lg menurutku bakalan bosan..
    Jd malah kyk sinetron bgt.. hehe

    Back to ff..
    Setidaknya ayah suzy udh minta maaf ke ortu myung..
    Btw yg datengin myung..
    Suzy kah?
    berharap bgt bneran suzy yg dateng..
    Trus masalah amplop coklat itu isinya tntg suzy yg penyebab kecelakaan myung kh?
    itu amplop dikirim sama soelhyun kh?
    Dipart ini gak ada kecerewetannya sojung.. hehe
    Ditunggu next chapternya thor..
    Fighting..
    Gws buat laptopnya..

    Liked by 1 person

  4. Sedih bangt thor bayanngin gmn besarnya rasa bersalah suzy ditambah ini ttg eommanya 😭
    Q setuju sama jiwon myung bnr2 pengecut. Buln masalah siap ga siapnya tpi sikapmyung dan ga ada kemauan buat dia merenung 😔

    Itu Suzy yg datang? Kok bisa?

    Next nde thor. Q sih maunya konflik ringan kedepanya thor hehe
    Kok bisa eomma Suzy jecelakaan dan suzy merasa bersalah? Kaki suzy gmn? Dia bisa sembuhkah seperti yg minhyuk kata???

    Liked by 1 person

  5. Ada juga kemajuan pemecahan masalah mereka . Orang tua myungso tahu juga masalah mereka dan meminta suzy menemui mereka.Dan orang tua suzy juga udah tahu dan minta maaf sama keluarganya myungso.Suzy pasti sedih banget mengetahui masalah baru lagi karena perbuatan ommanya.Tapi keluarganya myungso bisa menerima permintaan maaf suzy dan appanya.tinggal myungso yang belum jelas.tapi untung nya suzy kayaknya udah bertemu Myungso.Apa dia selama ini menunggu kedatangan suzy. Moga mereka bisa menyelesaikan masalah mereka.menurut ku konfliknya udah cukup thournim.

    Liked by 1 person

  6. aigoo aku bcanya smpe nagis😥
    siapa yg datang? kyanya myung udh bakalan ada yg dteng dan tau seaeorang itu bakal dateng k dia tp siapa dia?
    NEXT PART😀

    Liked by 1 person

  7. Ohhhh jadi myungsoo nunngu suzy yg datang ke tempat dia,makanya dia gak mau kluar dari persembunyiannya itu.
    Aduh kau gak gentleman amat sih myung…..gak tau apa suzy menangis terus selama kau pergi,sambil mencoba menyelesaikan masalah kalian.

    Liked by 1 person

  8. menurut aku sih udah aja thor, kalau mau dilanjut nanti malah takutnya ngegantung dan nggak selesai2,,, udah gemesan juga sama konfliknya…
    tetap semangat author.

    Liked by 1 person

  9. Aduhh senengnya udah update nih FF
    Kalo menurutku udahan aja thor konfliknyaa.. kasian suzy ditinggal sendiri sama myung
    Yang dateng itu suzy kah?
    Soalnya myung bilang kalo kangen banget sama pemilik aroma itu, terus tadi myung juga bilang gadisnya
    Dan myung ngarep suzy yang dateng dan dia lega gegara harapannya terkabul
    Aduhh kalo bener itu suzy, aku penasaran gimana ceritanya suzy bisa tau kalo myung ada disitu..
    Pokoknya next ditunggu banget yaa thor
    Keep writing

    Liked by 1 person

  10. Eon udahan ya konfliknya gak tega eon aku kira part ini myung sama suzy udah baikkan ternyata blm…
    Sebenernya tuh amplop isinya apaan sih penasaran…terus yang dipeluk myung itu siapa ?? suzy kah ???? #penasaran
    next eon…………

    Liked by 1 person

  11. mungkin mereka gak berjodoh kali yah.. ini sulit buat sooji
           ∧∞∧
          (・w・。*)
     。☆*゚*。 。*゚UU☆。)~
     *。   ☆   *U U
     ゚*。     。*゚
      ゚*。   。*゚
        ゚*。。*゚
    ☆.。.:.*・゚☆.。.:*・゚..☆ semangat !!

    Liked by 1 person

  12. Ya ampun aku suka banget author akhirnya update seneng deh….
    mending konfliknya sampai sini aja deh. soalnya kalo nambah lagi masalahnya ntar bakalan lama dan ga kelar kelar chapter nya mending sampe sini aja dan kalo end myungsoo sama suzy udah nikah ya author hehe…. nextnya aku tunggu fighting!

    Liked by 1 person

  13. huwaaa degdegan baca nya we,, omoo aku kira sehun tau tentang apa yang d lakukan eommanya suzy.,
    tapi syukurlah masalah eomma suzy uda selasai,, lah tinggal myungzy.,
    btw itu suzy kan? eiss jiyeon kah yang kasitau d mana myungsoi berada.,
    dan juga d sini perasaan ku campur aduk lucu, sedih ,kesel.
    authornim kau benar” jahat membuat perasaan ku sperti ini huhuhu *ohabaikan
    geunda amplop itu yang kasih siapa? seolhyun kah? apa itu isi nya foto” myung dengan yeoja itu? ahh molla
    ah untuk konflik aku pilih ngga usah d perpanjang,, ho’oh kalau d perpanjang pasti ngebosenin dan gua pelupa otomatis akan lupa dengan jln cerita ff ini.
    jujur saja ff ini keren thor,, nan joah
    untuk laptop nya semoga cepat kembali seperti semula ne.,
    and next fighting thor

    Liked by 1 person

  14. Saya rasa konfliknya udah cukup thor di part ini pun sudah ada langkah penyelesaian dan sumpah demi apapun kami rindu moment myungzy, jdi biarkan mereka nyelesein konflik dan lanjutin hubungan mereka, itu sekedar saran dari Saya untuk kelanjutannya jelas author lebih berhak menentuka line storynya, klo bisa nanti moment myungzy yg buanyak ya biar bisa ngobatin rasa cemas kami saat baca bagian konflik kkkk….. Hah cukup lega di part ini problemnya makin terselesaikan, sekarang jadi jelas apa sebenarnya Isi amplop itu dan tersangka terbesarku adalah seolhyun yg pengen mgerusak hubungan myungzy.. jiwon kau bner bner menarik perhatianku di part ini…. myungzy udah ktemu tinggal kelanjutannya bagaimana??? di pikir pikir myungsoo marah n rada rada manja nunggu di jemput suzy,,, heoool masih cinta tp gengsi. di part ini emosinya benar benar terasa, Lanjut ya thor PENASARAN AKUT. semangat terusss. semoga laptopnya jg cepat sembuh dan g bakal sakit lg

    Liked by 1 person

  15. Akhirx d update jg, Aq beneran kesel ma Myung blom muncul2 jg. Masalah antara Kel.x Myung ma Suzy dah kelar dan mereka dah saling baikan. Siapa yeoja yg nemuin Myung? Apa Suzy ato yeoja lain ato malahan Seolhyun lg. Klo aq udahan aja konflikx thor bkn sakit hati aja.

    Liked by 1 person

  16. Ahhh lama sekali sweet moment mereka , nunggu dari kemarin gak muncul2.
    Author bikin galau 😭😭
    Semangat thor, semangat biki sweer moment mereka

    Liked by 1 person

  17. Aku sih ikut authornim aja…kalo authornim ngerasain dah cukup ya udah kayaknya dah kelamaan juga…masih penasaran ama amplop yang ada sama myung itu apa sih…niga yang ketemu ama myung itu suzy…kasihan amat myungzy harus tersiksa terus…mogaadalah cepet selesai…ngomong 2 soo jung kok ngak keliatan…moga masalah authornim juga cepet selesai..n moga dapet laptop baru…yang sabar ya..

    Liked by 1 person

  18. penasaran apa isi amplop yg myungsoo bawa itu apaa , terus maksud myungsoo usahan dia jauhin suzy siapa orng itu penasaran apa seolyun ? untung orangtua myungsoo mau nerima suzy dan maafin kesalahan yang di perbuat eomma suzy di masalalu semoga aja myungsoo juga maafin kesalahan eomma suzy dan menyelesaikan masalah mereka semoga myungzy cepat bisa nyeselesaikan masalah mereka dan hidup bahagia gak mengingat masa lalu mereka dan semoga suzy gak kesal lagi ama sehun kasihan sehun nya ditungguyaaa thor next partnya fighting thor🙂

    Liked by 1 person

  19. pertama. hai thor!!!! akhirnya apdet lagi. turut berduka untuk laptopnya😦 *emangnya apa duka cita? dasar
    kedua. emm… thor diksi/? “kamu”-nya gak bisa diganti “kau” aja ya thor? soalnya udah enakan baca “kau” kalau di FF. dan aku rasa itu sudah mendarah daging di dunia FF. hehe
    kalo orific Indonesia emang banyakan pake aku-kamu lo-gue lu-gua sih.. atau authornya kebawa ya karna sering baca novel di watty? *eh sok tau atuh😀
    ketiga. tentang pertanyaan konflik lanjut atau enggak. hmmm.. kalo authornya udah nyaranin udahan ya ngikut aja sih yang penting enggak digantung aja gitu kayak lagunya mba melly😀
    keempat. kenapa sih myungsoo masih uring-uringan gitu? betewe itu ceweknya Sooji kan?😮
    terakhir. semangat terus ya thor!! ^_^)9

    Liked by 1 person

    • Hahha maapin ya, tpi yg kamu blg bener, aku nulisnya krena terkontaminasi sama novel yg aku baca makanya jdinya gitu whaha aku aja gak sadar loh! Nanti aku perbaiki yaa~ makasih sarannya~

      Like

  20. akhirnya udah nunggu lama udah ada jg chingu
    gomawo ^_^

    ngk nyangka bakal kyk gni jdinya bngun mau comment apa perasaannya nyampur semua.
    tpi kesel bngt sma myungsoo nappen bngtlah ngebiarin suzy ngadepin masalah itu sendirian jdi ikut sedih ngeliat suzy kyk gtu hiks😦

    aku setunya sma beberapa yg comment leb h baik konfliknya udah aja nntinya bakal jdi monoton, d tnggu chapter berikutnya chingu. ^_^
    hwating meksipun laptopnya rusak semoga cepet bnr lgi. aamiin

    Liked by 1 person

  21. kak ogi kyaknya bhasanya agk beda yaa dri biasanya..
    trus itu kmaren myung sms ke suzy yaa nyruh dia dtng ??? wuaahhh assa, mnding udhan aja kak konfliknya, kngen sma sweet moment nya myungzy😥
    laptop kkak blom smbuh yaa ckckck kasihuuunnnnn hihi V
    ya udh dh kak ak sgtu aja yaa comment nya hehe,.
    hwaiting buat next ff ^^

    Liked by 1 person

  22. Jadi galon juga nih gw pilih yg mana. Pengennya sih tetep lanjut konfliknya dan biar gak cepet end, tapi bakalan lama banget updatenya. Huuaaahhh
    Ya udah deh thor, konfliknya sampai di sini aja,🙂
    Tapi aku berharap semoga bisa sampai 20 chapter. Heheeee
    Cz kayaknya lom rela nih ff cepet2 end.🙂

    Btw, kok gw ngerasa Myungsoo kayak pecundang n pengecut yah? Harusnya kan dia yg nyamperin Suzy. Ini malah dia nunggu Suzy yg nyamperin dia? Myungsoo itu kan namja, masa yeoja yg harus ngalah n berkorban duluan? Trus Suzy juga yg duluan nelpon dia kmaren.
    Si Myungsoo payah. Gak gentle… Lol
    Gw tadi malah berharap kalau Suzy pergi ke luar negeri kek ninggalin Myungsoo biar Myungsoo tau rasa. Hemeeehhh

    Btw, lega dah karena orang tua Myungsoo gak menyalahkan Suzy atas sikap eomma Suzy dulu dan apa yg menimpa mereka semua. Satu masalah selesai, tinggal gemana hubungan Suzy dan Myungsoo selanjutnya. Putus atau tetap berlanjut?
    Gw berharap Suzy mutusin Myungsoo dengan alasan merasa bersalah atau apa kek gitu, biar Myungsoo kena shock jantuk. Hohoooo
    #tertawa setan#🙂
    Next part ditunggu thor dan semoga laptopnya cepet sembuh seperti semula. Hihiiii

    Liked by 1 person

  23. Banyak yg minta udahan konfliknya ya thor? Aku kok masih pengen lanjut ya? Hehe
    Kalo ff ini kelar cepet , tkutnya gabisa move on dr ff ini,, hehe
    Sebenernya apa isi amplop coklatnya thor? Dan siapa yg ngirimin?

    Liked by 1 person

  24. ya ampuun sbenernya apa sih yg buat myung nunggu, kenapa myung harus begitu nungguin suzy dlu yg nyamperin..
    aku jadi kesian sama suzy, terlalu bnyak kebohongan yg ditutupin dari suzy..
    sebenernya aku mau aja diterusin konfliknya thor, asal dibuat happy dlu myungzy nya :p baru deh tambahin konflik2 ringan, hehe
    aku ganti email thor, tapi uname aku ttep ko. lanjut thor, next chapt aku tunggu🙂 jangan lupa ff romeo nd rosaline thor, hehe

    Liked by 1 person

  25. suzy udah tau tentang kelakuan ibunya sama kel kim tapi dia sama appanya udah minta maaf…
    udah lega karena masalah sama keluarga kim udah selesai tinggal hubungannya myungzy yg mau dijelasin…
    Amplop yg ada sama myung isinya tentang kecelakaan itu bukan ? supaya dia mau ngejauhin suzy.. yg kirim siapa ? sehun ?
    kok berasa myungsoonya nggak gantle semuanya suzy yg lakuin duluan…
    itu yg datang suzy kan ? harapannya sih gitu…
    konfliknya samapi disini aja thor…
    semoga myungzy hubungannya tetap lanjut….

    Like

  26. Aigoo akhirnya author nongol juga.. Gws buat laptopnya ya thor.. Hehehe… Astaga myung pengen minta di cekik tau rasanya.. Neo namja myung… Aigoo udah lari dari masalah, ga pulang2, nunggu suzy yg nyamperin dia, ngebiarin suzy ngadepin masalhnya sendiri.. Ck untung orangtua myung ga nyalahin suzy and appa suzy tau semuanya dan minta maaf sama ortu myung… Apa suzy tau myung dari jiyeon?secara dia doang yg tau di mana myung gegara tugas kantor.

    End akhirnya mereka ketemu juga walau yeojanya yg harus nemuin namjanya duluan.. Emm konfliknya udahin ajalah thor.. Kasian suzynya kalo kebanyakan konflik. Semoga masalahnya cepet selaai dan mereka balikan lagi. Sama suzy maafin sehun juga, kasian tuh anak kayak ga punya gairah hidup wkwkwk… Keep writing thor… Fighting!!

    Liked by 1 person

  27. sedih bgt kisahnya
    tapi semoga mereka berdua saling pengertian
    aku selalu menunggu kelanjutan kisah haru biru ini
    kalo aku mau sampe 18 atao 20 kalo ceritanya menarik sih tetep suka dan tetep nunggu ceritanya
    yg penting alurnya enak buat dinikmatin
    soalnya uda sering juga baca ff sampe 20 chapter
    semangat eonni

    Liked by 1 person

  28. Bahasa Ogi beda dr biasanya.
    Pke kamu biasanya kau..

    Aku nangis loh baca pas Suzy nangis minta maaf.. T.T
    Ogi jahat ah.. aku gak tega suzy nangis trus2an.. aku mau panjang, tp gk ad konflik.. kkkk..

    Amplop coklat itu isinya apa?
    Pensaran..
    Itu suzy kn yg dtg? Myung nunggu suzy yg nyamperin? Wae??

    Liked by 1 person

  29. Sbnernya apa isi amplop cokelat itu??
    Hmm apa bner yg dateng itu suzy?
    Darimana suzy tau klo myungsoo ada dsana?
    Heol~ myungsoo knapa hrus nungguin suzy dtg nyamperin dia? Kirain suzy ngga knapa2 jga apa?
    Okehh mreka sma2 terpuruk tp myungsoo sbg namja harusnya bsa lebih tegas nyelesain masalah..
    bkan malah harus nungguin suzy dtg in diaa.
    Btw ttg konflik,itu terserah author deh mau digimanain..
    tp emng kyaknya diselesain aja thor, kn ksian suzy huhu

    Liked by 1 person

  30. Ternyata Myungsoo selama ini masih betah berada di tempat pengasingannya karena menunggu Suzy……..
    kalau soal konflik aku sih terserah Author aja…..
    sebenernya rada dilema….kalau Konfliknya berakhir otomatis ff ini cepetan End (ga rela)….tapi kalau ditambah konflik lagi aku kasihan sama Myungzy-nya…..
    aku malah ga bakal bosen kalaupun nih ff bakal berakhir lama…….kekeke
    Sepertinya gaya bahasa Author udah berbeda ya….setiap ada kata “KAMU” aku selalu baca dengan “KAU” mungkin karena udah terbiasa kali ya….aku masih rada aneh/canggung dengan kata “kamu” kalau baca ff….kekeke
    tapi secara keseluruhan ga mempengaruhi isi cerita kok….tetep Daebak…….
    ditunggu banget lanjutannya….
    ga sabar…..

    Liked by 1 person

  31. Crying out! Loud??? Butuh bukti tissue??? 😭 Emosiku sungguh dipermainkan! Jinjja!!!! 😈

    Aku kesel!!!! tbc nya pas bgt bikin kesel!
    (speachless-no long comment!)

    Aku ga tau konflik spt apa yg ingin elship_L ssi suguhkan selanjutx atau mau disegerakan END.. Hanya ingin konfirmasi *amplop cokelat itu siapa yg memberikan pd myungsoo? (lupa-apa sdh disampaikan part sblmx?)

    SEMANGAT!!!!

    Liked by 1 person

  32. uuuuuu ku senang akhirnya setelah 2 mingguan nunggu akhirnya ada chap baruuuu… kasian kasian kasian banget suzy dia banyak menderita kayanya, ih myungsoo bikin gregetannnn kesel banget ngumpet aja gak tau apa semuanya yang terjadi saat dia kabur. ih aku kok masih gak tau di amplop itu isi apa sama dari siapa? trus yang dateng siapa? suzy apa jiwon? yang di terakhir tiba tiba kecepetan gitu ku jadi bingung thor. eheheheh mau sih konfliknya lanjut dikit biar miris dikit bikin sedih duluuu siapa lagi sakit atau kecelakaan gitu antara myungsoo atau suzy gitu thor. ehehhehehe usul dikit tapi apapun ceritanya ku tetep suka kok semnagat author semoga laptopnya cepet sembuh

    Liked by 1 person

  33. Wah eonni… kau berhasil membuatku meneteskan air mata…
    Sedih banget waktu suzy tau semuanya…
    Sapa yg dtg ke cottagenya myungsoo ya
    Wkakaka
    Nice story sis.. love you deh :*
    Thank you

    Liked by 1 person

  34. aku baca ff ini sambil nangis.. sedih banget pas suzy minta maaf.. huhuhu.. myungsoo kapan baliknya sih,,kan kasian suzy nya.. itu yg dateng ke cottagenya myungsoo siapa ya,,semoga suzy biar cepet kelar masalahnya.. please authornim jangan dilanjutin lagi conflict nya,,udah cukup kayanya.. kasian suzy nya.. lagian ntar kaya sinetron kalo kepanjangan conflictnya.. sekarang tinggal happy endingnya aja thor.. hehe ditunggu next chap nya ;D

    Liked by 1 person

  35. Ksin suzy ny brjuang sndri..
    Myung ny gx gentle ahh…
    Msa hrus prmpuan yg dluan nymper…
    Huuu payah…

    Klo kta ku oenn mnding udh ajj oenn knflk ny.. jjr ak mlh lbh rtrik sma romeo n roseline..
    Tp itu kmbli pda pnlis.. ak smngatin oenn aj…
    Faighting…

    Liked by 1 person

  36. Itu yg di peluk Myung siapa? Suzy kah?
    Terus amplop yg bikin Myung makin jauh apa? Dr siapa?
    Suzy kasihan banget yaa, ampe mengaung ngaung meminta maaf ke ortu Myung.. Seperti nya pihak Dr kedua keluarga semua dikembalikan ke suzy n Myung Masing2..
    Myung kok kabur nya lama bgt..
    Konflik nya jangan di tambah ya author perasaan kasihan bgt tiap baca part nya yg sedih..
    Semoga laptop nya cpt sembuh, dan pny waktu byk terusin ff nya.. Semangat ya..

    Liked by 1 person

  37. Annyeong wah akhir x bsa bca kelnjutan x jga

    Ya ampuun ksian suzy aq kra stelah it suzy dah baik2 aj tau x mkin memprihatikn , mna dy dah tau tntang eomma x , heh myung jga g mncul2 , bnar kta jiwon myung nappeun brengsek , lri dri mslah . lcu wktu suzy ma jiwon naik mobil heeheheee suzy bkin jiwon mrah , itu psti yg dtang suzy soal na kthuan dr kata2 myung. bgaimna klnjutan hbungan mrka , apakh suzy mlih brpisah dr myung krna mrsa brslah ? aduh bkin pnsran next d tnggu .

    Liked by 1 person

  38. Huaaaa eonni, aku sedih banget pas adegan suzy tau kalo ibunya udah berbuat hal yg salah
    Dan myung pengecut banget, jadi selama ini dia sembunyi supaya suzy yg menemukannya
    Yaaaa!!! Myungsoo itu laki2 atau bukan sih
    Aku tau kalo posisi dia yg sebenernya korban disini
    Tp suzy juga bukan sosok pelaku, dia juga korban
    Menurut aku konfliknya udahan aja eon, suzy sudah terlalu terpuruk
    Dan kasihan sehun dicuekin sampe segitunya 😢
    Makasih eonni
    Keep fighting!! 💕💕

    Liked by 1 person

  39. Aduuhhh kasian suzy, krain stelah itu suzy udah baik2 aja tp ternyata makin memprihatikn.
    Myungsoo’a juga kenapa pengecut banget sih, emang apa isi dari aplop coklat itu sebenernya….

    Liked by 1 person

  40. Yeahhhhhh baru baca,hihihihihihi
    Kasian liat Suzy sampe bingung ak mau koment ap…
    Sebenarny agak kesel ma suzy knpa dy begitu banget marahny ma sehun tp yaudah gpp
    Author udahan aj konflik ny y ud kangen ma myungzy mommentny loh…
    Eh tuh suzy toh yg datang ke tmpt persembunyian myung?
    Lah suzy tw dr mn?
    Wait wait buat next chaterny….

    Liked by 1 person

  41. Aaaaaa akhirnya bsa lg ff oenni telah kmrin gk pny kuota haha yeee akhirnya kbneranya terungkap juga udah galau sma asumsi2 sendri yg gk jlas tpi untg gak terjadi,,haha cieee akhrny ktmu stlah full episode kmren gk ktmu lgi kangen kangenan kyaknya hehe

    Liked by 1 person

  42. Entah kenapa aku salut ke jiwon… dia dewasa banget 😄. Dan disini kayanya yg menderita bkn hanya myungzy tapi sehun juga.. kasihan sehunpa.
    Ehh itu yg datang ke myung, suzy kan? Trus sebenernya apa yg dia tunggu? Trus orng yg bikin dia jauh dari suzy siapa? Amplopnya isinya apa? Trus klw misalnya yg dateng itu bener suzy, brti dari awal dia udah tau klw myung ada disana? Soalnya myung bilang ” kenapa begitu lama?” Aduh aku makin pusing… dan tambah penasaran.
    Trus masalah konflik udah ajh eonn aku ga tega sama myungzy, tpi klw crita ini udahan pasti kangen banget huaaa… tpi itu sih terserah eonn ajh.. sbg pembaca aku slalu mendukung apa pun yg jdi keputusan eonn.. FIGHTING!!

    Liked by 1 person

  43. Wahh suzy nambah beban tuh pas tau apa yg pernah ibu’y lakukan terhadap myung. Semoga gak drop dan gak memperburuk keadaan suzy. Kasihan suzy. Btw suzy kan selalu mikirin perasaan myung . Dia mikirin gimana perasaan myung saat kecelakaan itu tanpa memikirkan perasaan’y sendiri yg juga terpuruk. Nah si myung nih pernah mikirin perasaan suzy gk ya ? Gmana rasa menyesal’y suzy karena kecelakaan itu. Dan kira-kira isi amplop itu apa dan dari siapa ? Sehun or mantan pcr’y ? Terus yg ditemui myung siapa ? Kaya’y gk mungkin jiwon deh. Mungkin suzy atau gak mantan pcr’y. Tapi kalo mantan pcr’y kenapa myung seneng bgt pas gadis itu dateng. Oh ya tentang konflik, menurutku gak usah diperpanjang thor . Ya karena mungkin author’y ge sibuk jadi update’y lama. Takut’y nanti pada kagak ngefeel lagi karena lupa jalan cerita’y. Lanjutkan🙂

    Liked by 1 person

  44. omg authoor tanggung jawab, tissue bertebaran dimana manaaa..
    asli part ini bikin baper banget, mulai dari suzy yg minta maaf ama eommanya myung.. smpe di ending2 part ini..sediiiih
    myung nappeun bgt lah dia malah nunggu suzy nyamperin, untung suzynya akhirnya nyamperin..
    syukurlah mereka masih bisa peluk2 mesra, kirain myung bakal tetep marah.. gatahan juga dia ternytaaa..
    udahan pls konfliknya, kmren2 konfliknya udah berat bgt, kasian myungzy eon..
    ditunggu banget part lanjutannya.. tbc nya greget banget iihhhhhhhhhh

    Liked by 1 person

  45. Seriusan. Part ini itu bikin sedih sekaligus ngakak. Ngakaknya pas suzy naek mobil bareng si jiwon.. haahaa.. seriusan.. itu kocak banget..

    Dan akhirmya suzy tau kenyataan tentang ibunyam untung ayahnya udah minta maap duluan. Jadi Orang tua si myung bisa menyambut suzy dengan suka cita. Gak bisa bayangin kalo bapaknya belom minta maap.

    Dan akhirnya suzy dateng ke si myung… ya ampun.. bener bener terhura hayati/? .. gak sabar nunggu next part nya.. hihihi

    Hmm.. aku mah terserah eonni aja maunya di udahin apa di panjangin lagi ceritanya. hahaaha.. tapi kalo bisa di panjangin dikit.. hahahaha ..

    Sekalian turut berduka cita atas leptonya ya eon.. semoga dia lekas sembuh..

    Keep writting and fightingggggg (〜^∇^)〜(〜^∇^)〜(〜^∇^)〜

    Liked by 1 person

  46. Endingnya part ini bener2 bikin sedih dan terharu bgt myungzy pelukan dlm diem itu bneer2 feel nya bikin nyesek..jgn ditambahin konfliknya thor ,ini saja sdh bikin mata sembab lihat mereka berduaa heehee..ditunggu nextnya thor..

    Liked by 1 person

  47. Kalau menurutku konfliknya cukup sampe sini aja deh.. takutnya nanti ceritanya jadi aneh..
    Ngomong-ngomong penasaran sama amplop coklat itu.. kira2 dari siapa ya?
    Ditunggu next postnya..

    Liked by 1 person

  48. nanggiis bacanya nyesekkk kasiihann suzy belum selesaii masalahhh ma myung tambahh lagii rasa bersalahnya krn eommanya…
    keluarga myung jjang bisa ngertiin keadaann…
    gakk kyakk myung lariii gitu ajahh … nenangiin diriii sihh pi trlalu lama…
    .. amplop itu apa darii seolhyun kahh???
    .. berharapp suzy yg datengg ituu .. hehe
    udahan aj torr konfliknyaa kasihan mrkk nntii jadii berlarut larut ky streping indonesiia n indiia .. kkkkk… ..

    Liked by 1 person

  49. Ampuuun deh thor,,
    Udahan ajalah,,
    Klu author ada mau nambah konflik,,
    Mending konfliknya itu dibikin ff baru aja thor,,

    Tahan napas aku bacanya thor,,
    Sedih bnget dah,,

    Next chapt bkalan ditunggu kok thor,,,

    Liked by 1 person

  50. Itu perempuan yang di ending kira kira siapa ya?
    Seolhyun atau suzy?
    Suzy sih kayaknya yaaa
    Tapi kok bisa???
    Ckck jiyeon ada ada aja deh masak mau mutisin pertemanan
    Yaaa gak mungkin bangetlah
    Lucu banget yaa ngancemnya

    Liked by 1 person

  51. Part yang nyentuh dan bikin aku pengen meluk suzy. Dia pasti terpukul, udah cukup dia tahu dia yang nyebabin kecelakaan myung eh sekarang dia tau ibunya juga sempet ngelakuin hal kaya gitu ke myung. Sebenernya aku dilema penasaran kalo ada konflik baru, konfliknya kaya apa tapi di satu sisi ngerasa takut kalo konflik ngelebar malah mengurangi poin ff ini yang menurutku udah kece. Great story as always author-nim. Fighting!

    Like

  52. Kasian banget deh sama suzy.. pasti sedih banget deh, udah masalahnya sama myung aja belum kelar, eh udah dapat masalah baru yg dibuat oemmanya lagi..
    Apalagi myung yg blom mo keluar dari tempat persembunyiannya,, pengecut banget deh kayaknya..
    Itu amplop coklat isinya apaan sih? Mank siapa yg ngirim?
    Siapa tu yg ngunjungin myungsoo ? Suzy kah?

    Liked by 1 person

  53. Mendingan konfliknya cukup sampai dini thor!

    Gak kebayang seberapa menderitanya seorang suzy, menghadapi semua masalahnya sendirian. Tapi untungnya eommanya myung baik banget, mau menerima semuanya dengan lapang dada. Tapi anaknya malah melarikan diri.
    Jadi myung nungguin suzy buat datengin dia, bener” ini myung. Bukannya dia yg datengin suzy malah berharap suzy yg datengin dia. *untungnya lu ganteng myung*
    Tapi sedih si… pasti lagi baca moment mereka berdua malah bersambung ^^
    Next di tunggu thor… fighting❤

    Liked by 1 person

  54. emang konflik nya bakal spt apa lagi nih? itu di amplop coklat apa sih sbnrnya isinya.. bikin penasaran..
    yg dtg kunjungi myungsoo siapa? suzy?? ditunggu klanjutannya..

    Liked by 1 person

  55. hehh ,, awal buka part ini itu deg deg’an bnget ,, mikir x pasti myung bakal nxelesain masalah ini ,, tp ternxata dia msih smbunxi2 aja …
    di part ini itu nxesek bnget smpe buat aku nangis lagi ,, apa lagi wktu suzy mnta maaf pda orng tua x myungsoo , ga tahan banget buat ga ngeluarin air mata …
    itu ynk datang suzy kan ,, orng ynk 2 minggu ga dia temui ,, smoga bneran suzy , biar msalah mreka berdua cepet slesai ….
    eonni ,, kalau x boleh jujur mnding ff ini jngan di lanjutin lagi deh konflik x ,, ynk ini aja tiap bca itu slalu deg deg’an dan juga nxesek nxa itu ngga ketulungan ,, smpe buat aku mewek trus tiap kali bca ff ini ….
    di tunggu part slanjut x ,, figtiingg.

    Liked by 1 person

  56. klo mnrt q sich udahan ja thor..g tega lihtna..yg penting semua konflik yg udah trjadi diselesaikan dlu..jgn ditambahin lgi..sama masalah amplop coklat tu jg tuch yg masih bkin psnran,siapa yg ngirim dan isi na pa..aq baru sadar slma melarikan diri,myung berharap bgt suzy nyusulin dy kstu..part ni pnuh ma air mata semoga part depan bisa senyum lebar..

    Liked by 1 person

  57. Hmmm 20 part aja unnie😉 hehehe
    Kaya ff unnie yang biasanya aja cukup ga panjang panjang dan pas kkkkkk

    Btw semoga laptop unnie cepet sembuh!!! Hwaiting!
    Oh iya, btw ini permasalahannya menurut aku udah cukup dan solusinya juga udah ada satu per satu, cuma tinggal suzy aja baikan sama sehun😦 kasian sehun, masa suzy sampe segitunya sama sahabat sehidup semati😦

    Terus kasih aku alasan dong unn, itu kenapa ya si myung malah nunggu suzy yang dateng?? Aku ga ngerti yang part itu, terus klo misalkan suzy bisa nemuin myung disitu, kenapa ga dari awal aja?
    Terus itu yang ngasih tau myung ada di cottage siapa? Jiyeon?

    Liked by 1 person

  58. Konfliknya cukup sampai disini aja deh,,,, kebanyakan konflik malah jadi sinetron dengan panjang episode Чá♌ƍ tak terhingga😀
    Ugh… Agak nyesek pas sesi permintaan maaf,,, ugh,,,,,dapet ѣa̐ŋĝ℮†̥ feelnya .̸∕̴Ɩκ̣̇υ̲̣̥ ngerasa sesak ѣa̐ŋĝ℮†̥ huhuhu….😥
    Si gadis itu suzykan????? Semoga saja setelah ini myungzy kembali bersatu (´ʃƪ`)

    Liked by 1 person

  59. Heol mo sampai kapan si myung itu bertapaa..
    Uda jelas2 bertapanya gag dapet hasil apa2 juga.
    Itu beneran suzy nyamperin myung?
    Kok bisa tau myung bertapa?
    Gimana ya ..q pengennya ff ini jangan abis2 tp kl konflik terus juga gag tegaa😢q baca part ini aja nangis sesunggukan..

    Liked by 1 person

  60. suzy udah tau tentang kelakuan ibunya sama kel kim tapi dia sama appanya udah minta maaf…
    udah lega karena masalah sama keluarga kim udah selesai tinggal hubungannya myungzy yg mau dijelasin…
    Amplop yg ada sama myung isinya tentang kecelakaan itu bukan ? supaya dia mau ngejauhin suzy.. yg kirim siapa ? sehun ?
    kok berasa myungsoonya nggak gantle semuanya suzy yg lakuin duluan…
    itu yg datang suzy kan ? harapannya sih gitu…
    konfliknya samapi disini aja thor…
    semoga myungzy hubungannya tetap lanjut

    Liked by 1 person

  61. Huaaa,,,myung pgn ditendang kaya nya..
    Bener kata jiwon ama jiyeon kl dy pengecut

    Kasian suzy bebannya besar banget
    Dan yg dtg siapa??smoga suzy yaaa..jgn ada pihak ke 3 diantara mereka

    Kl mw tmbh konflik yg ringan aja thour jgn yg berat2
    Kasian suzy nya

    Liked by 1 person

  62. myung payah ga kaya suzy uni “-”
    siapa perempuan yg sekarang di tunggu myung apa suzy atau seolhyun tuh ?
    konflik.a udahin aja thor tapi bukannya bakalan bosen am ff ini cuma aku ga kuat kalo harus baca suzy sedih grgr myung -_-

    Liked by 1 person

  63. sepertinya kalau konfliknya d lanjut bakal nguras waktu author untuk berfikir dan ngetik..hhe
    20 part sudah cukup kayaknya..
    semoga lepie nya cpt sembuh ya..semangat juga belajar dan lanjut ceritanya..
    lega pas ada afegan myung dan auzy udh ktemu..sangat d nantikan next partnya..d tunggu dngn sabar..

    Like

  64. itu myungsoo nunggu suzy nemuin dia gitu? ko suzy bisa tau myungsoo ada disana? dan kenapa harus suzy yg nyamperin myungsoonya? itu yg dipeluk myungsoo suzy kan?
    suzy perasaan nya berkecamuk pasti sekarang ya, masalah yg itu belum selesai eh masalah lain terungkap. kalau kata aku lanjutin aja asalkan jangan ada orang ke tiga diantara mereka.

    Liked by 1 person

  65. konfliknya lanjut aja thor gakpapa lama juga, mending ff tetep lanjut walaupun lama daripada berenti, aku tau kita sama2 sibuk sama dunia nyata kita *eakk
    sedih banget waktu suzy tau kalo masalahnya gak cuma tentang tabrakan itu, tp juga soal ibunya, suzy sampe berlutut minta maaf ke ny. kim, sumpah moment mengharukan banget…
    cuman aku gak suka disini myungsoo kayak nungggu suzy ngehubungi atau nyamperin dia dulu, padahal suzy kan sama binggung juga dapet masalah tp myung ninggalin dia gitu aja,
    next thor *lanjut konflik atau nggak, semua terserah author sih, apapun itu, aku suka banget sama ff ini :)*

    Liked by 1 person

  66. aduuh myungsoo mau ngumpet berapa lama lagi siih??? kasihan tuh suzy nya.
    penasaran sama amplop itu deeh, isinya foto sama identitas siapa? terus itu siapa yg ngirim? terus siapa orang yg katanya myungsoo berusaha keras buat misahin dia sama suzy? minho kah??
    terus itu tbc nya kenapa disitu thor, bikin penasaran siapa gadis yg dateng, suzy kah??
    ditunggu kelanjutannya.🙂

    Liked by 1 person

  67. Akhirnya ketemu jg pwnya setelah ngubek2 email….baper min…nangis aku bacanya…begitu ngerasaain perasaan bersalah….kira2 apa yg akan mereka putuskan setelah mereka bertemu…next.

    Liked by 1 person

  68. hai hai sorry aku baru baca, padahl udah login dr beberapa hari yg lalu, kalo mau baca adaaja halangannya

    sumpah ya suzy kasihan banget gak tega deh apalagi pas yg dia bersimpuh gitu gak tega banget dehhh

    yuhuuuu akhirnya suzy dateng juga, jadi selama ini myungsoo nungguin suzy tohh

    dannn siapa tuh yg ngirim amplop? kok myungsoo ngomong kayak gitu deh, apa minho? kayanya enggak deh

    Liked by 1 person

  69. Sorry thor bru sempat komen d sini, karena bberapa hari yg lalu sempat bermasalah… Makin penasaran nich ma lanjutan ceritanya konflik jg satu per satu dah terselesaikan, moga2 aj sehun ma suzy cpat baikan, dan myungsoo jg jgn sembunyi trus donk…
    Klau menurut aq sih thor konfliknya udahan aj yah… Ksihan liat myungzy galau terus hehehe
    Next chapter fighting ne…

    Liked by 1 person

  70. alhamdulillah bisa komen pkek username LMA lg n gag perlu ribet log in WordPress.,,fiuh
    critanya makin seru chingu..itu Suzy kan yg dteng…?
    muga myungzy bersatu lagi…feelnya slalu dpt Kali myungzy castnya..
    mungkin karna udah terbiasa..he he
    next sangat dinanti paswordnya part 17…blum dkirim..pdhal sangat menantii…:(

    Liked by 1 person

  71. menurut aku konflikna smpe sini aja thor soalnya klo nambah-nambah konflik jadi kasian myungzy nya … kkkkk
    sedih , terharu bacanya …. untung ortu nya myung binaksana … jadi bisa nerima suzy … suka karakter jiwon disini …
    itu suzy sma myung pelukan kan ???
    aigooo makasih pw nya thor …🙂

    Liked by 1 person

  72. Haahhhh…akhirnya masalahnya selesai jga…lucu banget scene suzy jiwon naik mobil…dan akhirnya myungzy ketemu lg…langsung pelukan…kyaaaaaaa…

    Liked by 1 person

  73. Waàhhh seruuu bgt thor….
    Penasaran bgt ma lnjutannya.. yg dateng suzy kah?? Konfliknya ckup aja,,
    Hheee trnyta q yg salah thor.. trnyta yg 15 aku udh baca ya.. emailnya numpuk2 soalnya jd nggak nyadar…
    Lnjut ya thor…

    Like

  74. kalau menurutqu konfliknya udahan za tp terserah author sich krn aq cuma sebagai pembaca yg akn slalu setia menggu kelanjutan ceritanya.terharu bgt dgn tindakan yg dilakukan suzy sat meminta maaf pada ibunya myungsoi benar2 menguras emosi.yg datang tu suzy kan jd myungsoo nunggu suzy yg menemuinya trs isi sebenarnya amplop itu apa,,,,,,,??????

    Liked by 1 person

  75. haha.. bagian awalnya ketawa ketawa pas bagian sooji eonni takut banget jiwon yang nyetir mobil.. sampai jiwonnya kesel sendiri sama sooji eonni. tapi pas bagian sooji eonni tau kesalahan eommanya dan minta maaf ke ortunya myungpa.. hiks hiks,, aku jadi ikut nangis.. ikut ngrasain apa yang dirasain sama sooji eonni.. T_T author jjang banget bisa bikin ff yang ngefeel bagi pembacanya.. rasanya kayak jadi tokoh di dalem ff author.. pokoknya Top lah.. syukur deh konfliknya udah selesai.. akhirnya myungsooji ketemu juga.. menurut aku konfliknya udahan aja thor.. nggak tega juga sama myungsooji. btw, ada yang belum terungkap nih.. isi amplop yang dibawa myungpa itu apa? penasaran sama nextnya!!^_~

    Liked by 1 person

  76. aduh..udah clear ya masalah sma orang tua myungsoo..
    tinggal mereka berdua..smoga ada sedikit pencerahan..
    huaa..sedih bgt waktu suzy eonni minta maaf sma ortu nya myungsoo.
    myungsoo ayo dong pulang…ga ksihan ap sma suzy..you don’t miss her??
    tp akhirnya ketemu deh..tau dri mana myungsoo di situ??

    Liked by 1 person

  77. baru ngecek wp ini. ternyata sudah ada dua part TCOL yg di post…
    myung kenapa masih nunggu lg sih. kenapa harus suzy yang datang duluan menemuinya. padahal dia juga merindukan suzy. suzy yg harus menanggung bebanx sendirian. kasihan kan. kan setidakx myung harus ada juga biar mereka sama sama menanggung tekanan karena masa lalu itu.
    orang tua myung juga sudah memaafkan ibunya suzy walaupun perkataanx benar2 bikin kepala panas tangan gatal pengen nampol mukanya.

    Liked by 1 person

  78. akhirnya mereka ketemu juga thor..
    pasti sulit buat suzy n myungsoo yaaa…
    tp knp myungsoo malah nunggu suzy yaaa? kesannya gak gantle ajah gt..
    lanjut thor penasaran bgt sma sikap suzy n myungsoo setelah ketemu..

    Liked by 1 person

  79. Nambah konflik thor wakkakakak…
    Haduh baru sempet buka ff lagi nih thor setelah berbulan2 tenggelam dalam novel2 teenlit orizuka laxie xu dll sampai novel santi agatha krn dicekokin sama tmn aku. Bwahahaha… setelah dilihat2 kantung makin menipis krn beli novel trs walakhir balik lagi ke ff yg geretong choy… meskipun kudu nunggu sabar next chap but it’s okey. Haha… (kok saya mlh jd curhat)
    Pkoe aku langsung next aja deh dr pd bnyk cincong. Yuks…

    Liked by 1 person

  80. Hai eon… aku lama ga buka page eonni malah jd ketinggalan klo pass past 16 sm kyk 15. Makanya aku nungguin lama bgt eon. Eh malah aku yg kelewatan 😆

    Sedih bgt eon part ini, aku bahkan sm ikutan nangis, semoga mrk bs pengertian deh ya… dan semua bs balik baik lagi.. next eon ^.^ jgn lupa kirim pass nya ne. Gomawo

    Like

  81. Klo eon mau lanjut konflik sih gpp aku mah oke aja udh biasa baca ff berpuluhan chapter.. tp semua tergantung eonni. Klo misalnya eon msh ada ide yg menarik n interesting aku sih stuju…

    Liked by 1 person

  82. Waaah.. omma suzy pernaah berbuat gituu yaaa..
    Kasiaan suzy perasaan bersallahnyaa jadi berlipaat2.. 😂😂
    Masi penasaran sama pemikiran myuung.. sapaa yg ngirim amplop yang dibawa pergi ituuu.. penasaraaan bgt

    Liked by 1 person

  83. huaaa … kasiha suzy harus ngelewatin permasalahan sendiri … myung napa jg harus menghilang gak tanggung jawab bngrt sih … tp itu yang terakhir datangin myung suzy kan soalnya aroma greentea kan identik suzy … yang ngsih surat seolhyun kah ? … kalau iya jahat bnget deh . oh ya untuk msalah konfliknya aq pikir sampai sini aja kalau di perpanjang nanti jatuhnya malah bosan plus kasihan myungzy jg ….. ditunggu next chapnya …

    Liked by 1 person

  84. Huaa..kenapa masalah ny gk kelar jg sih myung ?
    Apa lagi yg kau tggu ?
    Skrg masalah ny semakin rumit aja,,mana suzy udh tw cerita sbnar ny lagi..
    Apa sih yg ada di amplop coklat itu,knapa myung ngomong ny kayak gitu ?
    Trus siapa yg dtg,kok myung terlihat senang ?
    Atw hnya khayalan myung aja ?
    Masih di terima kan thor comment ny..

    Like

  85. Finally ….. Mereka ketemu juga ….
    ” kenapa , begitu lama???” , iikkhhhhh

    Myungsoo-ah … Noe jinjja …..
    Respond orang tua myungsoo , wow… Bijaksana… Jadi ortu mmg hrs gt, no otoriter Dan menang sendiri….
    ( biarkan anak berjalan sendiri, mengawasi Dan membenarkan jika mereka salah , itu style saya JD ortu, biarkan mereka pilih jalan mereka sendiri)
    Sehun-sshi….. Anda lega bukan ?? …. Chukae …. Tidak harus sembunyi Dan berpura-pura, anda tenang Sekarang kan ( suami mu, ogi…. Jjang)

    Myungsoo – sooji , semoga masalahnya g merembet** kemana** lagi .
    Jiyeon-ah ….. Wowwoowowowoowowow……. Keren …..

    Akhirnya tinggal sooji Dan myungsoo aj nich , maunya gimana….
    Go a head or just stop it all …..

    Curious …… Ogiiii

    Liked by 1 person

  86. jadi myungsoo lagi nungguin suzy buat nyaperin dia gitu? aigoo ckck:/ kalau suzy gak datang, dia jga gak bakalan keluar dari sarangnya itu? heh….. tpi aku seneng mereka sudah bertemu, sdah bisa melepas rindu🙂 tinggal nunggu keputusan apa yg akan mereka ambil kedepannya untuk hubungan mereka? semoga keputusan yg benar -_-
    untuk pertanyaan author tentang konfliknya, aku sih sampai di sini ajah konfliknya. yg ini aja udah menguras emosi banget😦 tpi aku sebenarnya masih penasaran sama si kim seolhyun. dia kemana yah? aku sih maunya masih ada konflik setelah ini, tpi yg ringan ringan aja, yah seperti seolhyun yg masih berusaha mendekati myungsoo dan membuat dia jauh dari suzy, yg berakhir dengan dia yg malu sendiri karna rencananya gak berhasil. yah yg ringan” ajalah,,, pengen liat sikap dewasa suzy lagi buat hadapin kelakuaannya seolhyun🙂 oh iya aku hampir lupa, siapa yg mengirim amplop itu ke myungsoo? seolhyun yah?

    Liked by 1 person

  87. Akhirnya mreka ketumu juga.. ya jd myungsoo nungguin suzy nyamperin dia dlu.. ckckck gmna jd nya kalau suzy gk dtang2.. hahaha next gk sbar mau baca klanjutan nya. Oia konfliknya cukup smpai dsni aja kesian meraka berdua slalu ad msalh yg lain. Semangat trus yaa…
    Aku nunggu di kirim pw nya trima kasih..

    Like

  88. Haaaaaiii authornim.. 😍
    Akuh new reader disinih, FF pertamah yang akuh baca disinih loh ini TCOL nyaah, sukaaak banget sama line story nya.
    Apah karena akuh suka jenis FF yang panjang yah xixixi 😁
    Ehmm.. soal FF nya, selain maincast akuh paling sukak karakter nya Jiwon 😍
    Feeling akuh sih, kenapa myungsoo nya ga mau nemuin suzy duluan bukan karena pengecut ga berani ngadepin suzy atau bahkan ngebenci suzy. Tapi pasti ada sesuatu yang berkaitan sama isi amplop itu, buktinya waktu suzy nyampe ke cottage myungsoo bilang “kenapa begitu lama” artinya emang myungsoo nungguin suzy, dan dia punya alasan kuat yang bikin dia ga bisa nemuin suzy.
    Jadi buat readers lain yang bilang myungsoo pengecut, maaapp sayah engga sejalan chingu xixixi 😁😁😁

    Konflik? Nambaaaaahhh thooooorr, xixixixi
    Biar lamaaaaa FF nya 😘😘😘

    Eniwei, boleh minta password TCOL part 17?
    Akuh reader baru, pas baca udah unlocked semua jadi enggatau password part 15 nya apa 😁

    Akuh kirim email ke email authornim yaa,
    Email ku zakiyyamufida@ymail.com

    Like

COMMENT FOR WHAT YOU HAVE BEEN READ!!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s